Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala Melakukan Penyuluhan Stunting

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Bener Meriah, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok XXI, 13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh mengadakan penyuluhan stunting kepada masyarakat melalui program “Isi Piringku” pada Selasa (28/06/2022) di Balai Desa Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Minggu (03/07/22)

Dalam kegiatan ini dihadiri langsung oleh Subur Kepala Desa (Reje) Panten Sinaku,Kader – Kader Kesehatan Desa beserta beberapa Aparatur Desa Pantan Sinaku serta Mahasiswa/i Kuliah Kerja Nyata XXI, 13 Universitas Syiah Kuala.

Adapun penyuluhan stunting ini dilakukan untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi dan mencegah stunting melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) XXI,13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Reje kampung Pantan Sinaku mengatakan kehadiran mahasiswa KKN XXI,13 Universitas Syiah Kuala Banda Aceh dalam rangka Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Pantan Sinaku ini sangat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kader kesehatan di desa Pantan Sinaku mengenai stunting.Katanya.

Dimana dalam mengatasi stunting, mahasiswa KKN memberikan penyuluhan mengenai definisi, penyebab serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh kejadian stunting yang terjadi pada anak dan balita di desa Pantan Sinaku.

Dalam upaya preventif terhadap stunting ini, mahasiswa KKN memberikan pengenalan program “Isi Piringku” kepada kader kesehatan di desa Pantan Sinaku, di mana program isi piringku merupakan salah satu program yang sedang digalakkan oleh kemenkes dalam rangka mencegah stunting.

“Kami dari pihak desa berharap mahasiswa KKN dapat memberikan edukasi dan kreatifitas lainnya, sehingga masyarakat di desa ini dapat menciptakan berbagai inovasi”, harap Subur.

Diakhir kata sambutan Subur Kepala Desa (Reje) Pantan Sinaku mengucapkan terimakasih atas pengabdian mahasiswa KKN di desa Pantan Sinaku, dan berharap kedepannya ada lagi mahasiswa KKN dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang hadir dengan berbagai inovasi serta kreativitas, ungkapnya.(heni derita wati)