Beranda blog Halaman 1910

Waka Polda Kepri Lepas Gerai Vaksinasi Keliling

0

DETEKSI.co – Batam, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Darmawan melepas Gerai Vaksin Presisi Keliling dari Mapolda Kepri, Rabu (7/7/2021).

“Pemerintah secara resmi telah menetapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berskala mikro dan mengoptimalkan posko penanganan covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran virus Covid-19 yang terhitung mulai tanggal 6 Juli hingga 20 Juli 2021,” kata Brigjen Pol Darmawan.

Untuk di wilayah Provinsi Kepri ada 4 Kota dan Kabupaten antara lain Batam, Tanjungpinang, Bintan dan Natuna. Menyikapi hal tersebut, Polda Kepri meluncurkan Gerai Vaksin yang akan terus berkeliling untuk mendata dan melaksanakan Vaksinasi kepada Masyarakat.

“Kegiatan ini adalah bukti bahwa Polda Kepri benar-benar serius dan berupaya dalam penanggulangan Virus Covid-19, dengan target kita adalah 2.000 orang divaksinasi dan dilaksanakan setiap hari kerja selama satu bulan ke depan dengan target perhari nya 50 sampai dengan 100 orang,” jelas Wakapolda.

Ia mengatakan, saat ini juga telah terbentuk 23 gerai Vaksin di Polda Kepri dan jajaran dengan pencapaian vaskin di gerai – gerai tersebut lebih kurang 2.508 dosis per hari.

“Tentunya harapan kita bersama adanya gerai Vaksin keliling ini dapat mencapai target 70% masyarakat di Provinsi Kepri yang divaksin dapat terwujud,” tutup Wakapolda.

Vaksinasi gerai yang dilepas Waka Polda Kepri salah satunya memberikan vaksinasi kepada warga Gesya Residence di Batam Center yang dilakukan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri bersama Biddokkes Polda Kepri. (Hendra S)

Lingkungan X Batang Beruh Sidikalang Zona Oranye, 5 Gereja Ditutup Sementara

0

Deteksi.co-Dairi, Lingkungan X Kelurahan Batang Beruh  Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi dinyatakan menjadi zona oranye penyebaran covid-19 menyusul 6 warga yang berada dalam 4 rumah di lingkungan dimaksud terkonfirmasi positif.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dairi, Rahmatsyah Munthe, melalui sambungan telepon, Kamis (8/7/2021).

“Dari 6 orang yang terpapar,  1 orang menjalani perawatan di Rumah sakit dan 5 orang lainnya menjalani isolasi mandiri” Sebut Rahmat tanpa merinci identitas  pasien dimaksud.

Dijelaskan, menyusul status zona oranye, kegiatan peribadahan pada 5 unit rumah ibadah di lingkungan X Batang Beruh untuk sementara ditutup untuk 2 minggu kedepan.

Untuk diketahui, area lingkungan X Batang Beruh berada pada jalan Sidikalang-Medan, batas  dari jembatan atau sekitar seratusan meter dari simpang salak hingga   sekitar area Makam Pahlawan Sibura-Bura.

Sementara itu, dikutip dari website resmi Pemkab Dairi, Camat Sidikalang selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Sidikalang, Robot SImanullang bersama Forkopimca telah mengundang pimpinan 5 Gereja di lingkungan X untuk membahas substansi dimaksud, juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Selanjutnya, Satgas Kecamatan dan Kelurahan akan melakukan tindakan lainnya sesuai aturan PPKM  diantaranya restoran, rumah makan dan cafe tidak diperkenankan memberi layanan makan dan minum ditempat, dan untuk memastikan hal itu, kegiatan patroli akan digiatkan. (NGL)

Olah TKP Penemuan Mayat Laki-laki di Kamar Paud Nur Qalbi Desa Suka Maju

0

DETEKSI.co – Simeulue, Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim ) Polres Simeulue olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat laki-laki di sebuah Kamar yang berada di Paud Nur Qalbi Desa Suka Maju Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue, Aceh,

Hal ini dikatakan oleh Kapolres Simeulue AKBP Agung Surya Prabowo, S.I.K melalui kasat Reskrim IPTU Sujono, S, Sos, M.Si, dijelaskan Kasat Reskrim, mayat Laki-laki tersebut (korban) diketahui bernama Alizar (81), warga Desa Suka Maju Kecamatan Simeulue Timur Kabupaten Simeulue. Kamis (8/7/2021)

Lanjutnya, pada pemeriksaan terhadap korban oleh Tim Identifikasi tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

“Dari keterangan saksi Sdr Roni Fahrizal bersama Lizarmi menjelaskan, pada saat itu Rabu tanggal 7 Juli 2021, sekira pukul 13.30 Wib, kedua saksi itu usai melaksanakan Shalat Zuhur ingin melihat kakeknya yang tidak pernah kelihatan diseputaran Kota Sinabang.

“Kemudian kedua saksi itu pergi melihat ke Paud Nur Qalbi yang ada di Desa Suka Maju, tempat sering tinggal korban selama ini,

“Sesampai ke Paud tersebut kemudian membuka pintu dan menemukan Korban sudah dalam keadaan meninggal Dunia tidak mengenakan busana dan sudah membusuk,

“Mengetahui kejadian itu, lalu Saksi langsung pergi memanggil keluarga mayat yang ditemukan dan Kepala Desa untuk melaporkan langsung ke Polsek Simeulue Timur, ” jelas Kasat

“Berdasarkan laporan tersebut, Anggota Polsek Simeulue Timur serta Tim Identifikasi Polres Simeulue langsung ke lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan identifikasi dan olah TKP”, pungkasnya.

“Selanjutnya, Sekira pukul 15.00 Wib korban di evakuasi dari tempat kejadian perkara dan langsung dibawa kerumah Sakit Umum untuk dilakukan Visum oleh Pihak rumah Sakit.

“Dari hasil Visum Mayat yang ditemukan tersebut tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan dan juga tidak ditemukannya tanda – tanda meminum racun atau hal lainnya.

“Menurut keterangan Saksi juga bahwasannya warga yang meninggal Dunia tersebut ada riwayat memiliki penyakit Komplikasi,” jelas Kasat Reskrim IPTU Sujono, S, Sos, M.Si.,
(agus)

Guna Peningkatan Hasil Panen Babinsa Bersama PPL Cek Tanaman Padi

0

DETEKSI.co – Simeulue, Dalam rangka pendampingan pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan di wilayah Koramil 01/Simeulue Timur Serma M.Ridwan,  PPL pertanian dan kepala desa situbuk turun kesawah melaksanakan kegiatan pengecekan tanaman padi milik petani di Blang situbuk Kecamatan Teupah Tengah. Kamis (8/7/2021)

Kegiatan turun kesawah yang di laksanakan Babinsa ,PPL pertanian dan kepala desa dengan maksud mengikuti perkembangan tanaman padi dan pertumbuhannya serta melakukan pendeteksian terhadap kemungkinan hama tanaman yang menyerang tanaman padi milik para petani di desa binaan Babinsa.

Di tempat terpisah Batihtuud Koramil 01/Simeulue Timur Serma Mualim mengatakan  pendampingan babinsa kepada petani di wilayah binaan harus terus dilakukan secara terus-menerus dan berkelanjutan dalam mendukung program swasembada pangan yang sudah di canangkan oleh pemerintah.

Semoga dengan upaya yang di laksanakan Babinsa bersama PPL pertanian dalam memberikan pendampingan kepada para petani mulai dari pembukaan lahan, penggarapan lahan, penyemaian, penanaman, pemupukan dan yang terakhir pasca panen dapat memberi motivasi dan semangat pada para petani dalam meningkatkan perekonomian para petani.(agus)

Kapustu Botona’ai Berbulan tidak Masuk Kantor, Masyarakat Berharap Bupati Memberi Sanksi

0

Deteksi.co – Nias Utara, Masyarakat Desa Botona’ai Kecamatan Tugala Oyo Kabupaten Nias Utara sangat kecewa atas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Pembantu ( Pustu) Desa  Botona’ai karena Berbulan-bulan Pustunya tidak pernah dibuka.

Beberapa Tokoh Masyarakat Desa Botona’ai Berharap Bupati Nias Utara memberikan sanksi kepada Kepala Ka. Pustu terkait dugaan melanggar Displin Aparat Sipil Negara (ASN).

Terungkap hal ini pada hari Kamis (08/07/2021) beberapa Tokoh Masyarakat Botona’ai menjumpai kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Utara, Namun sangat di sayangkan Kepala Dinas Yoniari Nazara SKM tidak berada dikantor sehingga harus Balek kanan dengan kesal karena tidak bertemu langsung kepada orang nomor satu di Dinas Kesehatan, kata salah seorang tokoh masyarakat inisial SG kepada deteksi.co
Tujuan tokoh masyarakat menjumpai Kadis Kesehatan Nias Utara, tidak lain hanya memberitahukan terkait ketidakaktifan Kapustu Botona’ai bahwasanya sudah berbulan-bulan tidak bekerja sebagai abdi negara, masyarakat yang membutuhkan medis karena terpaksa di Bawa ke Puskesmas Tugala Oyo dengan jarak tempuh sekitar 5 Km dari Desa Botona’ai. (Hepy Hulu/YH).

Maraknya Perjudian Di Desa Durin Simbelang Pancur Batu, Membuat Warga Resah

0

DETEKSI.co – Medan, Berdasarkan hasil pemantauan awak media hingga Selasa (6/7/2021) malam, praktik judi jenis dadu di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang masih tetap beroperasi.

Menurut informasi dari masyarakat yang tidak ingin disebut namanya mengatakan pengelola sudah “main mata” dengan oknum aparat, sehingga lapak judi tersebut dapat berlangsung hingga sekarang.

Bahkan jika ada pengerebekkan dari pihak aparat, lokasi sudah sepi lantaran informasi penggrebekan sudah bocor terlebih dahulu.

Tindakan pengelola lapak perjudian ini jelas – jelas melecehkan aparat penegak hukum karena nekat melanggar undang undang sesuai Pasal 303 ayat (1) KUHP, berbunyi : Diancam dengan kurungan paling lama 4 (empat) tahun atau denda paling banyak sepuluh juta rupiah:

Namun pengelola perjudian jenis dadu di Desa Durin Simbelang Kecamatan Pancur Batu jelas jelas tidak menghiraukan undang-Undang Tersebut.

Warga pun bingung kenapa hal ini bisa terjadi. Padahal beberapa waktu lalu Kapoldasu Irjen Pol Panca Putra tegas memerintahkan seluruh jajarannya termasuk Polrestabes Medan untuk membubarkan semua jenis kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan di tengah masa pandemi covid-19.

Kegiatan perjudian di Desa Durin Simbelang tersebut diduga sudah berlangsung hampir satu tahun dan belum pernah sekali pun polisi berhasil menangkap pemilik lokasi dan bandarnya.

“Nah, ada apa? Kenapa polisi tak pernah bisa menangkapnya? Tapi pertanyaan sebenarnya bukan itu. Tapi maukah polisi menangkapnya?,” ucap salah satu warga penuh kesal.

Hasil amatan awak media, untuk menuju ke lokasi perjudian nomor satu di Kawasan Deli Serdang ini, pengunjung harus membuka kaca mobil yang mana ada sebuah portal dijaga oleh sejumlah pria.

“Kami sih sebenarnya resah bang, karena banyak pemain judi yang datang dari luar daerah ke lokasi ini, untuk bermain judi dadu putar, banyak jenis perjudian di dalam, kami sebagai warga hanya bisa pasrah saja desa kami ini dijadikan lokasi judi, habis kami tidak berani melawan mereka, karena saya dapat kabar bahwa pengelola judi itu juga dekat dengan aparat dan petingginya,” ungkapnya.

” Lokalisasi judi tersebut hanya beroperasi pada malam hari, kalau kami sih warga setempat jangan di bawa bawa nama kami ya bang, karena kami takut kenapa kenapa, kalau bisa sih langsung dari Mabes Polri yang gerebek lokasi judi itu.” pungkasnya.

Ketika awak media mencoba menghubungi Iptu Amir Sitepu, Kanit Serse Polsek Pancur Batu guna meminta konfirmasi terkait perjudian di lokasi tersebut, hingga berita ini di turunkan belum mendapat jawaban.

Sementara sebelumnya, Dirkrimum Poldasu Kombes Tatan Dirsan Atmaja saat di konfirmasi wartawan Melalui Pesan Singkat mengatakan ” Nanti kita Selidiki dan akan kita tindak lanjuti “tutupnya. (sby)

Polsek Hinai Lakukan Operasi Yustisi dan Pemberian Masker

0

DETEKSI.co-Langkat, Berdasarkan INPRES No 06 tahun 2020 Tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Virus Covid 19, serta surat bupati lkt No 440-/2021.tentang pembatasan giat masyarakat dimasa PPKM berbasis Mikro di Kabupaten Langkat,Polsek Hinai Kamis (08/07/2021) melakukan oprasi yustisi dan pemberian masker kepada penguna jalan di Jalinsum km 52 medan Tanjung Pura Depan Mapolsek Hinai yang di pimpin Kapolsek Hinai AKP Adi Alfian SH

Menurut Kapolsek tujuan dilakukanya Oprasi tersebut untuk Mendisiplinkan masyarakat agar dapat Mematuhi dan Melaksanakan Protokol Kesehatan ,agar selalu mengunakan Masker, menjaga Jaga Jarakar (Fisical Distance), Cuci Tangan Gunakan Sabun dan selalu membawa Hand Sanitizer untuk memutus Rantai Penularan Virus Covid 19, ” sesuai INPRES No 06 tahun 2020 sekaligus mensosislisasikan surat Edaran Bupati Langkat tentang pembatasan Giat masyarakat berbasis Mikro ” terang AKP Adi Alfian SH.

Tampak hadir saat itu Waka Polsek Iptu A. Hasibuan SH, Kanit Intelkam,Kanit Reskrim,Kanit Provost,Kanit Binmas Polsek Hinai Aiptu H Siswanto. Anggota Polsek Hinai serta satgas Covid -19 kec Hinai diwakili Kasubag Suripto S. Sos. Dan Personil Koramil 09 Hinai.(AR Lim)

Pencanangan Bulan Bhakti IBI-KB Kesehatan Kabupaten Nias Barat Tahun 2021

0

DETEKSI.co – Nias Barat, Bupati Nias Barat dalam hal ini diwakili oleh Asisten I bapak Drs. Darman Gulo, MM membuka secara resmi pencanangan bulan bhakti IBI-KB Kesehatan Kabupaten Nias Barat Tahun 2021 bertempat di UPT. Puskesmas Rawat Inap Mandrehe, Desa Fadoro Kecamatan Mandrehe Kabupaten Nias Barat, Kamis (08/07/2021).

“4 Empat) penyebab angka kematian ibu yakni :

1). Terlalu muda untuk melahirkan karena pernikahan dini;
2). Terlalu tua untuk melahirkan jika melahirkan pada usia diatas 30 tahun;
3). Terlalu dekat jarak kelahiran anak dan
4). Terlalu sering dan banyak melahirkan” ujar asisten I dalam arahannya mewakili bupati.

Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Barat Ny. Erli Tasar Khenoki Waruwu pada sambutannya menghimbau ibu-ibu untuk iku ber-KB untuk menurunkan angka kematian ibu dalam melahirkan

“kepada ibu-ibu calon akseptor KB baru, saya mengajak kita untuk ikut ber-KB melalui itu kita telah ikut menurunkan angka kematian ibu dalam melahirkan dan secara otomatis telah ikut menurunkan angka kematian bayi”, ajak Ny. Erli Tasar Khenoki Waruwu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Nias Barat, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, ketua IBI Kabupaten Nias Barat, Kepala BPJS Kabupaten Nias Barat, Wakil Ketua TP. PKK Ny. Yuliria Era era Hia, Camat Mandrehe, Kepala Puskesmas Mandrehe, PLKB se-Nias Barat dan calon akseptor baru. Berjalan lancar dan tetap mematuhi protokol Kesehatan. (Utema Gulo)

Tim Lakukan Survei Lokasi Pembangunan Tower Telekomunikasi di Nias Barat

0

DETEKSI.co – Nias Barat, Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era-Era Hia, MM., M.Si., lakukan peninjauan lokasi pertapakan pembangunan tower telekomunikasi, Rabu (07/07/2021).

Wakil Bupati Nias Barat didampingi Sekretaris Dinas Kominfo berserta Tim Survei melakukan peninjauan lokasi pertapakan pembangunan 10 (sepuluh) unit tower telekomunikasi dan penetapan titik koordinat.

Wakil Bupati Nias Barat menjelaskan bahwa Pembangunan tower tersebut merupakan bantuan BAKTI KOMINFO dari Kementerian Kominfo, dan merupakan hasil proposal Bupati dan Wakil Bupati Nias Barat. Puji Tuhan, hari ini tim dari kemen kominfo langsung turun, Jelasnya.

Wakil Bupati Nias Barat Dr. Era Era Hia, MM, M.Si menyampaikan bahwa Sebanyak 5 (lima) titik lokasi/wilayah yang tidak ada ataupun sulit mendapatkan akses jaringan dilakukan peninjauannya pada hari ini, antara lain:

1. Desa Onolimbu – Kec. Lahomi;
2. Desa Togimbogi – Kec. Sirombu;Desa Gunung Cahaya – Kec. Sirombu;
3. Desa Onolimbu Raya – Kec. Mandrehe Barat;
4. Desa Sisobambowo – Kec. Mandrehe.

Wakil Bupati Nias Barat menyampaikan juga bahwa
Pembangunan tower ini diprioritaskan bagi daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Agar dapat merealisasikan program tersebut dibutuhkan lahan seluas 20 meter persegi. Direncanakan pembangunan tower dimulai pada tahun 2022. Beliau mengharapkan kerja sama dan dukungan dari masyarakat, Paparnya.

Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan terus berupaya melakukan pemerataan jaringan agar masyarakat Nias Barat di wilayah yang selama ini tidak terjangkau jaringan mendapatkan akses jaringan internet. Hal ini sangat berguna dan manfaat yang banyak pada era digital-teknologi yang semakin pesat, seperti layanan publik pemerintah kecamatan dan desa, bidang pendidikan, bidang kesehatan dan bahkan keuntungan untuk diri sendiri serta berbagai manfaat lainnya. (Utema Gulo)

Kematian Global Covid-19 Tiga Kali Lipat Jumlah kematian Lakalantas Dunia

0

DETEKSI.co – Medan, Kematian global akibat Covid-19 melampaui 4 juta jiwa pada Rabu (7/7/2021). Hasil Kompilasi resmi dari sumber Universitas Johns Hopkins.

Bahkan jumlah kematian akibat covid-19 tersebut sama dengan jumlah orang yang tewas dalam pertempuran di semua perang dunia sejak tahun 1982. Menurut perkiraan dari Peace Research Institut Oslo.

Korbannya tiga kali lipat jumlah orang yang tewas dalam kecelakaan lalu lintas di seluruh dunia setiap tahun. Ini hampir sama dengan populasi Los Angeles atau negara Georgia. Ini setara dengan lebih dari setengah Hong Kong atau hampir 50 persen dari New York City.

Meski begitu, secara luas diyakini sebagai undercount karena kasus yang diabaikan atau penyembunyian yang disengaja.

Dengan munculnya vaksin, kematian per hari telah anjlok menjadi sekitar 7.900, setelah mencapai lebih dari 18.000 per hari pada bulan Januari.

Namun dalam beberapa pekan terakhir, virus mutan versi Delta yang pertama kali diidentifikasi di India telah memicu alarm di seluruh dunia, menyebar dengan cepat bahkan dalam kisah sukses vaksinasi seperti AS, Inggris, dan Israel.

Inggris, pada kenyataannya, mencatat total satu hari minggu ini lebih dari 30.000 infeksi baru untuk pertama kalinya sejak Januari, bahkan ketika pemerintah bersiap untuk mencabut semua pembatasan penguncian yang tersisa di Inggris akhir bulan ini.

Negara-negara lain telah menerapkan kembali langkah-langkah pencegahan, dan pihak berwenang bergegas meningkatkan kampanye untuk melepaskan tembakan.

Pada saat yang sama, bencana telah memperlihatkan kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin, dengan upaya vaksinasi yang hampir tidak dimulai di Afrika dan sudut-sudut dunia yang sangat miskin lainnya karena sangat kekurangan suntikan.

AS dan negara-negara kaya lainnya telah sepakat untuk berbagi setidaknya 1 miliar dosis dengan negara-negara yang sedang berjuang. AS memiliki angka kematian tertinggi yang dilaporkan di dunia, lebih dari 600.000, atau hampir satu dari tujuh kematian, diikuti oleh Brasil lebih dari 520.000, meskipun jumlah sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi di Brasil, di mana sayap kanan Presiden Jair Bolsonaro pemerintah telah lama meremehkan virus tersebut.

Varian, akses yang tidak merata ke vaksin dan pelonggaran tindakan pencegahan di negara-negara kaya adalah “kombinasi racun yang sangat berbahaya,” kata seorang pejabat tinggi imunisasi di Organisasi Kesehatan Dunia, Ann Lindstrand (dilansir dari Channel News Asia, Kamis (8/7/2021).

“Alih-alih memperlakukan krisis sebagai masalah “saya-dan-saya-dan-negara-saya”, kita harus serius bahwa ini adalah masalah dunia yang membutuhkan solusi dunia,” tegasnya.(sby)