Beranda blog Halaman 327

Sergai Miliki 236 Koperasi Desa, Bupati Ajak Generasi Muda Berkoperasi

0

Deteksi.co – Sergai, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) memperingati Hari Koperasi ke-78 tahun 2025 dengan semangat memperkuat ekonomi kerakyatan. Acara yang digelar di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati Sergai, Senin (21/7/2025), mengusung tema “Koperasi Maju, Indonesia Adil Makmur.”

Bupati Sergai Darma Wijaya menegaskan bahwa koperasi merupakan pilar penting dalam membangun bangsa melalui semangat gotong royong dan kekeluargaan. Ia menyebutkan koperasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita pembangunan ekonomi nasional yang adil dan merata, khususnya sejalan dengan program pemerintah pusat.

“Bangsa ini besar bukan karena individualisme, tetapi karena kebersamaan. Koperasi adalah kekuatan rakyat untuk menuju kedaulatan ekonomi,” ujarnya.

Darma Wijaya mengungkapkan, hingga kini sudah terbentuk 236 koperasi desa/kelurahan Merah Putih di Kabupaten Sergai. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk kelompok tani, kelompok perikanan, BUMDes, pelaku usaha swasta, dan akademisi untuk berkolaborasi demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Indonesia butuh lebih banyak koperasi sektor produktif agar tercipta ekosistem usaha yang kuat dan merata,” tambahnya.

Ia juga mencatat, kontribusi koperasi nasional terhadap PDB pada tahun lalu mencapai Rp214 triliun, atau hampir 1 persen. Angka ini disebutnya masih bisa ditingkatkan dengan pengelolaan yang baik dan kolaboratif.

Bupati turut mengajak generasi muda untuk aktif berkoperasi dan menghapus stigma bahwa koperasi adalah milik generasi tua.

“Koperasi bukan kuno, tapi wadah untuk belajar, tumbuh, dan berinovasi. Kita butuh lebih banyak generasi muda yang berkoperasi,” serunya.

Acara ini turut dihadiri Dandim 0204/DS Letkol Inf Alex Sandri, perwakilan Forkopimda, Kepala Dinas Nakerkop Ikhsan, para camat, serta pengurus Koperasi Merah Putih di Sergai.(Budi)

UAS Hari Pertama Di UDA Berjalan Aman

0

DETEKSI.co-Medan, Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Darma Agung (UDA) berjalan aman tanpa adanya unjuk rasa dari mahasiswa, Senin (21/7/2025). Kampus yang terletak di Jalan DR. TD. Pardede itu terlihat dipenuhi mahasiswa yang akan mengikuti ujian.

Pembantu Rektor 3 UDA, Zulkarnain Nasution menyebutkan, semua mahasiswa diijinkan untuk mengikuti UAS tanpa terkecuali.

“Instruksi dari Rektor Ibu Lilis S Gultom semua mahasiswa baik yang membayar uang kuliah ke kita maupun YPDA versi Hana Nelsri Kaban bahkan mahasiswa yang belum membayar uang kuliah boleh mengikuti UAS,” ujar Zulkarnain.

Dia menambahkan pihaknya tidak menginginkan mahasiswa menjadi korban karena adanya konflik di yayasan.

Beberapa mahasiswa yang ditemui di lokasi kampus menyatakan rasa gembiranya karena selama ujian hari ini tidak ada kendala yang mereka hadapi. Namun, mereka juga mengutarakan kebingungannya jika dualisme di UDA tetap berlangsung.

“Kami punya 2 Rektor, Pembantu Rektor, Dekan dan yang lain semua ada di 2 pihak yang berbeda jadi mau mengurus sesuatu kami bingung mau ke yang mana,” ujar salah seorang mahasiswa dari luar kota Medan.

Ditanya solusi mengakhiri dualisme di yayasan, mahasiswa tersebut menganjurkan agar YPDA pimpinan Hana Nelsri Kaban bersabar hingga masa kepemimpinan YPDA Partahi berakhir.

“Kalau menurut kami pak, bu Hana bersabar saja hingga kepemimpinan pak Partahi berakhir. Konflik ini terjadi kan karena adanya YPDA versi mereka. Mereka yang diatas sana yang ribut, kami yang menderita,” ujarnya.

Pantauan wartawan di seputara kampus jaket kuning itu terlihat aman tanpa ada riak-riak dari mahasiswa. Seperti diberitakan sebelumnya, mahasiswa UDA beberapa hari belakangan ini kerap melakukan unjuk rasa di kampus untuk meminta kepastian dari pihak yayasan.

Mahasiswa UDA saat ini kebingungan dengan adanya yayasan tandingan yang dipimpin oleh Hana Nelsri Kaban. (moe)

Mahasiswa Segel Universitas Darma Agung, Minta Pemerintah Tak Lakukan Pembiaran

0

DETEKSI.co-Medan, Mahasiswa Universitas Darma Agung (UDA) menyegel gedung Biro Rektor kampus yang terletak di Jalan DR TD Pardede Medan.

Amatan wartawan pada Senin (21/7/2025) sejumlah spanduk bertuliskan beberapa aspirasi mahasiswa Universitas Darma Agung menghiasi pagar dan dinding gedung Biro Rektor kampus milik keluarga besar DR TD Pardede itu.

Salah satu tuntutan yang tampak dari spanduk itu adalah “Kami Mahasiswa FT UDA Minta Yayasan Menunjukkan Legalitas yang sah di depan seluruh mahasiswa”.

Ada juga tulisan yang terpampang persis di depan pintu masuk Biro Rektor melalui akses gedung Pascasarjana UDA adalah tulisan “Kampus ini sedang rusak karena rakus”.

Akibat penyegelan itu, membuat gedung Biro Rektor UDA tanpa ada aktivitas yang dilakukan oleh pegawai seperti biasanya.

Pagar putih yang digantung spanduk putih bertuliskan “Disegel Mahasiswa” digembok oleh mahasiswa.

Suasana itu mengundang perhatian dari mahasiswa UDA yang pada hari ini, Senin (21/7/2025) mengikuti Ujian Akhir Semester (UAS) ganjil di semua Fakultas yang ada di UDA Medan.

Beberapa mahasiswi yang sempat temui mengaku prihatin dengan kondisi UDA Medan saat ini.

Bahkan, mahasiswa di Fakultas Fisip itu mengaku resah dengan keabsahan nilai mereka setelah mengikuti UAS yang akan berlangsung hingga 2 Agustus 2025 nanti.

“Iya bingung kami bang, karena ada pulak kabar kalau nilai UAS tidak akan masuk ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) bagi mahasiswa yang telah membayar uang kuliah melalui yayasan baru,” katanya.

Perempuan berhijab ini pun bahkan mengaku bahwa dia diminta oleh orangtuanya untuk pindah ke Universitas lain yang tidak bermasalah.

“Bapak mamakku udah marah bang. Nyuruh aku pindah ke kampus lain,” katanya

Pemerintah Dinilai Lakukan Pembiaran

Sementara mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Teknik yang dihubungi mengaku bahwa penyegelan yang dilakukan mereka sampai batas waktu tidak tentu.

“Artinya, sampai pihak Yayasan dan Rektorat memenuhi apa yang kami suarakan baru kemungkinan akan kami pertimbangkan untuk membuka dan menurunkan segel itu,” katanya.

Mahasiswa, katanya berkomitmen untuk mengawal persoalan ini hingga mendapat penyelesaian yang adil dan transparan.

Mahasiswa semester akhir ini juga sangat menyayangkan dengan sikap yang ditunjukkan oleh Pemerintah dalam hal ini adalah Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 1 Sumatera.

Dia dan mahasiswa lainnya, katanya menduga ada semacam pembiaran yang dilakukan oleh LLDIKTI terhadap kisruh yang terjadi di UDA Medan.

“Melihat pembiaran ini kami mahasiswa mulai meragukan niatan baik LLDikti untuk menyelesaikan kisruh di UDA. Jangan-jangan ini sengaja dibiarkan. Semoga dugaan kami ini tidak benar. Dan jika itu benar maka ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap dunia pendidikan.

Sementara dikabarkan terkait adanya penyegelan kampus oleh mahasiswa, Rektor UDA, Dr Lilis S Gultom dan Prof Suwardi Lubis dipanggil oleh Kepala LLDIKTI Wilayah 1 Sumatera, Prof Saiful Anwar Matondang.

Namun, hingga berita ini diturunkan belum diketahui apa yang menjadi dasar pemanggilan itu.

Hanya saja berdasarkan sumber medanbisnisdaily.com di LLDikti menyebut bahwa pemanggilan kedua Rektor UDA itu kaitannya adalah masalah demo mahasiswa yang terjadi sepanjang pekan lalu hingga berujung penyegelan Biro Rektor. (moe)

Anggota DPRD Langkat Fraksi Gerindra, Hadiri MTQ ke 4 Tahun 2025 di Desa Batu Melenggang

0

DETEKSI.co-Langkat, Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat desa batu melenggang, kecamatan hinai digelar dan ditutup, Minggu (20/07/2025).

Kepala desa batu melenggang Dedy Syahputra dalam sambutanya berharap kegiatan ini terus berjalan dan semakin baik.

“Saya atas nama kepala desa batu melenggang mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga MTQ desa batu melenggang ini dapat berjalan dengan baik” ujar Dedi Syahputra.

Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari fraksi partai Gerindra Sunarman yang hadir saat itu, sangat mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut.

“Dengan MTQ ini dapat menumbuh kembangkan kecintaan generasi muda terhadap alquran, Alquran sebagai pegangan hidup dan memperkuat nilai – nilai keimanan. Apresiasi kepada panitia, dengan keterbatasan anggaran bisa terlaksana MTQ ini cukup meriah yang di ikuti 180 peserta, begitu juga dengan Keterlibatan ibu – ibu PKK desa batu lenggang yang penuh rasa cinta dan penuh tanggung jawab membantu terlaksananya kegiatan MTQ ini” terang Sunarman.

Ia berharap pemenang 1, 2 dan 3 bisa di ikut sertakan ke tingkat kecamatan hinai dan kejenjang yang lebih tinggi lagi.

Ketua Panitia Arifin SPd, menyampaikan kegiatan tersebut diikuti 180 peserta yang terdiri dari beberapa cabang perlombaan, diantaranya Cabang perlombaan yang diperlombakan Cabang Seni Baca Al-Qur’an terdiri dari Golongan Tartil Al Qur’an Putra Putri, Golongan Tilawah Anak anak Putra Putri, Golongan Tilawah Remaja Putra Putri.
Cabang Hafalan Al-Qur’an terdiri dari Golongan 1 Juz dan Tilawah Putra dan Putri, Cabang Hafalan surah putra dan Putri Surah pilihan Q.S Duha, Q.S Az-Zalzalah, Q.S Tin, Q.S Al-Qoriah. Utusan Lima Peserta dari masing masing perwakilan dusun Batu Malenggang
Cabang Azan Subuh
Cabang Seni Kaligrafi Al-Qur’an, Golongan anak anak putra putri, Surat Tulisan kaligrafi pilihan Q.S Al-fatihah dan Q.S Al-Ikhlas. (AR Lim)

Babinsa Posramil Teupah Pimpin Upacara Bendera dan Pemateri Wawasan Kebangsaan di SD Negeti 1 Teupah Barat

0

DETEKSI.co – Simeulue, Upacara bendera yang dilaksanakan di Sekolah Dasar Negri 1 Teupah Barat Kab Simeulue pada Senin pagi ini berlangsung khidmat dengan kehadiran Babinsa Posramil Teupah Barat Kodim 0115/Sml, Sertu Supriyatna sebagai tamu kehormatan sekaligus pembina upacara. Kehadiran Babinsa ini menjadi bentuk sinergi antara TNI dan dunia pendidikan dalam menanamkan nilai-nilai kedisiplinan dan cinta tanah air kepada para siswa sejak dini, Senin (21/7/2025).

Dalam amanatnya, Babinsa menyampaikan pentingnya disiplin, semangat nasionalisme dan tanggung jawab sebagai pelajar. Ia juga mengajak seluruh siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh serta menjaga sikap dan perilaku baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

Yang tak kalah pentingnya Sertu Supriyatna berpesan kepada para Siswa dan Siswi agar tidak saling ejek antar sesama teman dan saling bantu atau saling tolong menolong antar sesama teman serta menghimbau agar rajin belajar supaya apa yang jadi cita-citakan tercapai dan bisa jadi kebanggan sekolah dan orang tua, terakhir Sertu Supriyatna berpesan agar saling menghormati antar sesama teman terlebih kepada guru dan orang tua dirumah.

Setelah pelaksanaan Upacara Bendera dilapangan, Babinsa Posramil Teupah Barat melanjutkan kegiatannya di SDN – 1 Teupah Barat, kali ini dengan memberikan materi Wawasan Kebangsaan ( Wasbang) kepada pelajar di ruangan Kelas oleh Sertu Jimmy Simbolon selalu pemateri. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter anak menjadi pribadi yang memahami ideologi Pancasila.

Dalam penjelasannya, Sertu Jimmy Simbolon menekankan pentingnya membentengi generasi muda dari pengaruh negatif kemajuan teknologi dan informasi, seperti game online dan berita yang seringkali menyesatkan.

“Anak-anak kita harus dibekali pemahaman tentang jati diri sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia agar mereka tumbuh menjadi generasi penerus yang berkarakter,” Ujar Sertu Jimmy.

Antusias siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung, dengan banyaknya interaksi positif antara Babinsa dan peserta. Pihak sekolah menyambut baik inisiatif ini. Menurut Kepala Sekolah Dasar Negri 1 Teupah Barat, Safril Spd, kegiatan ini sangat mendukung upaya mereka dalam membentuk karakter siswa yang memahami nilai-nilai kebangsaan.

“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan agar anak-anak lebih memahami pentingnya nasionalisme dan kebanggaan sebagai warga negara Indonesia,” Ujar Safril Spd.

Kehadiran Babinsa ke Sekolah diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam mempersiapkan generasi penerus yang cinta tanah air dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah era globalisasi. (agus)

AJH Desak Polda Sumut Usut Kasus Pembacokan yang Menimpa Yarli dan Darman

0
DETEKSI.co-Medan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Jurnalis Hukum (DPD AJH) Kota Medan, M. Rais, angkat bicara terkait kasus pembacokan dan pelemparan gelas yang menimpa kliennya, Yarli Sidi Loi dan Darman Zamili, yang hingga kini belum menemukan titik terang di Polsek Medan Labuhan.

“Kami dari AJH sebagai pendamping korban sangat kecewa terhadap penanganan kasus ini. Oknum penyidik di Polsek Medan Labuhan maupun Polres Pelabuhan Belawan tidak menunjukkan sikap presisi dan profesional, bahkan terkesan berpihak kepada pelaku,” tegas Rais, Senin (21/7/2025).

Menurutnya, alih-alih memperoleh keadilan, kliennya yang merupakan korban malah dijadikan tersangka dalam laporan balik oleh pihak terduga pelaku.

“Fakta dibalik kasus ini justru dibalik-balik. Polisi seharusnya mampu mengungkap kebenaran. Kami meminta Polda Sumut turun tangan menyelesaikan kasus ini,” tambahnya.

Kronologi Kejadian dan Tuduhan Balik
Yarli mengaku menjadi korban pembacokan oleh seorang pria berinisial Ari, yang menyerangnya dengan kapak, menyebabkan luka serius di kepala dan lengan.

“Saya sempat kehabisan darah dan terkapar. Tapi saat mediasi, mereka malah mengklaim saya luka karena membenturkan kepala sendiri ke jendela nako. Itu sangat tidak masuk akal,” ujarnya kesal.

Ia juga menyebutkan bahwa Indra Yenni, ibu dari Ari, justru melaporkannya ke Polres Pelabuhan Belawan atas dugaan perusakan warung. Dalam proses mediasi tanggal 19 Juli 2025, pihak pelapor mengklaim luka Yarli bukan akibat pembacokan, melainkan karena benturan sendiri yang disengaja.

“Kalau memang saya melukai diri sendiri, silakan periksa kejiwaan saya. Tapi fakta sebenarnya, saya diserang dan nyaris kehilangan nyawa,” ungkap Yarli.

Dugaan Pembalikan Fakta dan Ketidakprofesionalan Penyidik
Keluarga korban menyatakan telah memberikan keterangan lengkap, termasuk menghadirkan saksi mata yang melihat langsung kejadian. Namun, laporan mereka diduga diabaikan oleh pihak kepolisian.

Yarli juga menyoroti sikap penyidik Aipda Sugeng Raharjo yang belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait perkembangan kasus tersebut.

“Ini mencoreng kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Kenapa pelaku yang sudah jelas tidak segera ditindak?” katanya.

Kasus ini menambah panjang daftar keluhan masyarakat terhadap penanganan perkara pidana oleh Polsek Medan Labuhan dan Polres Pelabuhan Belawan. Pihak AJH bersama korban berharap Polda Sumut turun tangan, agar proses hukum berjalan adil dan transparan.(Boim)

Warga Tanjung Mulia Amuk 3 Kepling Usai Eksekusi Lahan Gagal Dilaksanakan

0

DETEKSI.co-Medan, Situasi memanas di Tanjung Mulia, Medan, usai warga berhasil memukul mundur pasukan gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP yang hendak mengamankan proses eksekusi lahan dan bangunan di Lingkungan 16, 17, dan 20, Kamis (17/7/2025).

Aksi penolakan warga berlanjut dengan memburu para kepala lingkungan (Kepling) setempat, yakni Kepling 16, 17, dan 20, yang dituding berperan dalam rencana eksekusi tersebut.

Amarah massa memuncak saat mereka menyerbu sebuah warung kopi (warkop) bernama Agam Metal yang terletak di depan Kompleks Pergudangan Krakatau Multi Centre (KMC). Warga mencurigai Kepling 20 tengah bersembunyi di sana.

Setelah melakukan pengepungan, Kepling 20 akhirnya keluar dari dalam warkop dengan pengawalan sejumlah orang. Namun, warga yang telah emosi langsung melampiaskan kemarahan dengan memukuli Kepling 20 di tengah Jalan Gunung Krakatau sambil meneriakinya dengan sebutan “mafia” dan “pengkhianat”.

“Woi, pengkhianat kau! Mafia kau! Mati kau!” teriak seorang warga sambil melayangkan pukulan.

Situasi sempat mencekam. Kepling 20 tak berdaya dihajar warga yang marah, sebelum akhirnya berhasil diselamatkan oleh beberapa warga yang mengawalnya. Ia lalu dievakuasi ke Gang Sawo, Jalan Aluminium I, dan saat ini dikabarkan telah diamankan serta menjalani perawatan medis.

Sementara itu, Kepling 16 juga dilaporkan berhasil diamankan oleh warga, sedangkan keberadaan Kepling 17 masih belum diketahui.

Sebelumnya, juru sita Pengadilan Negeri Medan bersama aparat keamanan hendak melaksanakan eksekusi terhadap lahan seluas 17 hektare di kawasan tersebut. Namun, warga melakukan aksi penolakan dengan memblokade Jalan Gunung Krakatau dan Jalan Aluminium I, yang menjadi objek eksekusi.

Lurah Tanjung Mulia, Jufri Mark Binardo Simanjuntak, menegaskan bahwa eksekusi hanya ditujukan pada bangunan gudang, bukan rumah warga.

“Ahli waris lahan di Tanjung Mulia dipastikan tidak akan mengeksekusi rumah warga. Eksekusi hanya berlaku untuk gudang-gudang,” ujarnya dalam keterangan sebelumnya.

Hingga kini, situasi di kawasan tersebut masih dipantau ketat oleh aparat keamanan. (Boim)

Resmi Dilantik, Pengurus IKA UNIMED 2025–2029 Siap Jadi Wadah Alumni yang Inspiratif dan Berdampak

0

DETEKSI.co-Medan, Suasana penuh semangat dan kebanggaan menyelimuti pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Negeri Medan (IKA UNIMED) periode 2025–2029 yang digelar secara hybrid, Minggu (20/7), di Hotel Grand Inna Deli Medan. Pelantikan ini dilakukan berdasarkan SK Rektor Nomor 0698/UN33/KPT/2025 dan disaksikan ratusan peserta baik secara langsung maupun virtual melalui Zoom dan YouTube.

Rektor Unimed Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST, M.Pd turut hadir bersama jajaran pimpinan kampus, tokoh-tokoh alumni, perwakilan pemerintah provinsi, dan sejumlah tamu kehormatan. Dalam momen penting ini, Jafaruddin Harahap, S.Pd., M.Si. kembali dipercaya memimpin IKA UNIMED sebagai Ketua Umum untuk periode kedua.

Jajaran pengurus yang dilantik antara lain Reza Faisal sebagai Ketua Harian, Dr. Suriyadi sebagai Sekretaris Jenderal, serta Dr. Novita sebagai Bendahara Umum. Pelantikan ini menandai babak baru peran alumni dalam memperkuat sinergi antara kampus dan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Jafaruddin menyampaikan rasa terima kasih atas amanah yang diberikan dan mengajak seluruh pengurus serta alumni untuk membuktikan bahwa IKA UNIMED bukan sekadar organisasi, melainkan kekuatan kolaboratif yang membawa perubahan nyata di berbagai bidang.

Rektor Unimed dalam sambutannya menegaskan bahwa alumni adalah cerminan kualitas kampus dan menjadi jembatan penting dalam menghubungkan dunia akademik dengan dunia profesional. Ia mendorong agar IKA UNIMED turut aktif mendukung pengembangan tridarma perguruan tinggi, termasuk riset, pengabdian masyarakat, dan inovasi teknologi.

Sementara itu, dalam orasi ilmiah, Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. menyoroti pentingnya pendidikan yang adaptif dan berpusat pada pengembangan kompetensi individu. Ia mengajak dunia pendidikan untuk lebih fleksibel dalam kurikulum serta responsif terhadap perubahan sosial dan teknologi yang begitu cepat.

Pelantikan ini menjadi titik tolak semangat baru IKA UNIMED untuk terus menjadi wadah alumni yang solid, progresif, dan berdampak nyata bagi kemajuan pendidikan dan pembangunan nasional.(Ded)

Baik Bagi Kesehatan Tubuh, Rico Waas Dorong Masyarakat Perbanyak Konsumsi Ikan

0

DETEKSI.co-Medan, Ikan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh karena mengandung protein berkualitas tinggi, omega 3, vitamin dan mineral serta rendah kolesterol. Oleh sebab itu masyarakat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi ikan setiap harinya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri acara Safari Gemarikan dalam rangka peningkatan konsumsi ikan, di Gedung Dakwah Muhammadiyah, jalan Tuba IV, Kec. Medan Denai, Minggu (20/7/2025).

“Membangun masa depan anak-anak dapat dilakukan salah satunya dengan mengonsumsi ikan. Untuk itu saya mendorong masyarakat agar memperbanyak mengonsumsi ikan karena sangat baik bagi kesehatan tubuh,”kata Rico Waas.

Lebih lanjut Rico Waas mengatakan, Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Namun ironisnya, minat masyarakat untuk mengonsumsi ikan masih tergolong rendah hanya berkisar 57.61kg/kapita/tahun.

“Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, apakah masyarakat Indonesia menjadi konsumen ikan terbanyak di dunia?  Data menunjukkan masyarakat Islandia dan Jepang mengonsumsi ikan dalam jumlah yang lebih besar per kapita setiap tahunya,”sebut Rico Waas.

Oleh sebab itu Rico Waas mengapresiasi atas berlangsungnya kegiatan Safari Gemarikan yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI ini sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat untuk gemar makan ikan.

“Gerakan ini sangat kami dukung, ini yang harus kita dorong, bagaimana memperkenalkan kembali kepada masyarakat sehatnya mengonsumsi ikan,”ujar Rico Waas.

Sementara itu Dedi Irawan selaku Staff Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan RI mengatakan program Safari Gemarikan ini merupakan upaya dari Kementerian KKP untuk mengentaskan permasalahan stunting dimasyarakat.

“Upaya yang kami lakukan dengan memberikan tambahan protein yang bersumber dari ikan. Sebab Pemerintah  telah menargetkan zero stunting di tahun 2030.”pungkasnya.(Red/d)

HUT TNI ke – 80, Korem 031/ WB Gelar Pra Open Turnamen Catur Piala Panglima TNI

0

DETEKSI.co-Pekanbaru, Dalam rangka menyemarakkan HUT ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Korem 031/Wira Bima menyelenggarakan Pra Open Turnamen Catur Piala Panglima TNI yang dibuka secara resmi oleh Danrem 031/WB Brigjen TNI Sugiyono, yang diwakili oleh Kasrem 031/WB, Kolonel Kav Eko Agus Nugroho, di Aula Kaharudin Nasution Makorem 031/WB, Pekanbaru, Jumat 18/7/25.

Sebanyak 211 pecatur dari berbagai kalangan dan daerah turut ambil bagian dalam ajang pemanasan ini. Kegiatan ini menjadi langkah awal dan strategis menjelang Open Turnamen Catur Piala Panglima TNI Se-Indonesia, yang akan digelar secara nasional di Provinsi Riau pada bulan September mendatang.

Dalam sambutannya, Kolonel Kav Eko Agus Nugroho menyampaikan bahwa penyelenggaraan pra turnamen ini merupakan bagian dari keseriusan Korem 031/Wira Bima dalam menyukseskan turnamen nasional yang telah dipercayakan kepada Provinsi Riau sebagai tuan rumah.

“Pra turnamen ini menjadi sarana pemanasan sekaligus ajang seleksi dan uji kemampuan para pecatur se-Indonesia sebelum tampil di panggung utama pada September nanti. Ini juga bagian dari komitmen TNI dalam membina potensi bangsa melalui olahraga yang menjunjung tinggi nilai-nilai strategi, ketenangan, dan sportivitas,” ujar Kasrem 031/WB.

Korem 031/WB bergerak cepat berkoordinasi dengan Pengprov Percasi Riau untuk menyelenggarakan kegiatan ini secara maksimal dalam berbagai tingkatan kategori. Kehadiran para pecatur dari berbagai provinsi menunjukkan tingginya animo terhadap kejuaraan bergengsi ini, sekaligus menjadi ajang pemersatu melalui semangat kompetisi yang sehat.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi dan dukungan penuh dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan mampu menghasilkan atlet-atlet catur berprestasi diberbagai tingkatan kategori serta mensukseskan perhelatan besar turnamen catur se-Indonesia dalam rangka HUT ke-80 TNI di Provinsi Riau. (Pen031)