Beranda blog Halaman 335

Izin Pamit, Konjen Tiongkok: Saya Memiliki Kesan yang Mendalam Terhadap Kota Medan

0

DETEKSI.co-Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima kunjungan dari Konsulat Jenderal (konjen) Republik Rakyat Tiongkok di Medan Mr. Zhang Min, Senin (14/7/2025).

Kunjungan ini dalam rangka menyampaikan perpisahan karena berakhirnya tugas Zhang Min sebagai Konjen Republik Rakyat Tiongkok di Medan.

Sebagai tanda perpisahan, Rico Waas memberikan kain ulos kepada Zhang Min sebagai bentuk kenang-kenangan dari Pemko Medan.

Pertemuan Rico Waas dan Zhang Min di Ruang Khusus Wali Kota Medan tersebut berlangsung dengan penuh kehangatan. Meskipun Rico Waas baru beberapa bulan menjabat sebagai Wali Kota Medan, namun ikatan emosional keduanya terlihat jelas dalam pertemuan itu.

Dalam kesempatan itu, Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini. Rico Waas ingin hubungan kerja sama ini dapat terus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai negara termasuk dengan Tiongkok khususnya di bidang UMKM, Pendidikan dan Pariwisata,”kata Rico Waas.

Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Adlan dan Kabag Kerja Sama Setda Kota Medan Seri Inderahayu, Wali Kota Medan Rico Waas juga menyampaikan terimakasih kepada Zhang Min yang telah tiga tahun lebih menjadi Konjen Republik Rakyat Tiongkok di Kota Medan. Rico Waas menilai banyak pekerjaan yang telah dilakukan Zhang Min sehingga hubungan kerja sama ini dapat terus terjaga dengan baik.

“Kehangatan selama ini akan selalu kami rindukan. Saya berharap suatu saat Zhang Min dapat kembali lagi ke Kota Medan,”ujar Rico Waas.

Tidak hanya itu saja, Rico Waas juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Tiongkok, terlebih saat ini Pemko Medan juga memiliki hubungan kota kembar (sister city) dengan kota Chengdu, Tiongkok.

“Hubungan sister city layaknya rumah kedua bagi kami, maka dari itu secepatnya kami akan berkunjung kesana,”bilang Rico Waas seraya menyampaikan ucapan selamat atas jabatan baru yang akan diemban Zhang Min.

Sementara itu Konjen Republik Rakyat Tiongkok di Medan Mr. Zhang Min didampingi istri Liu Yuqing, mengaku memiliki kesan yang mendalam terhadap kota Medan. Kota Medan adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Walaupun ukuranya lebih kecil dibandingkan kota yang ada di Tiongkok, namun kotanya sangat bagus dan membawa memori indah bagi siapapun yang datang.

“Meskipun saya sudah tidak menjadi Konjen, namun saya tetap memperhatikan perkembangan kota Medan. Semoga dengan adanya Rico Waas kota Medan lebih baik lagi kedepanya,”kata Zhang Min.

Dikesempatan itu Zhang Min juga memberikan apresiasi terhadap program-program prioritas Wali Kota Medan Rico Waas diantaranya pengembangan UMKM, penguatan pendidikan, mendorong jaminan kesehatan dan kepedulian terhadap seluruh lapisan masyarakat.

“Belum sampai setahun, saya sudah melihat hasil kerja dari Rico Waas,”bilangnya lagi.

Untuk itu kedepanya Zhang Min berharap hubungan antara Kota Medan dengan Tiongkok khususnya kota Chengdu dapat semakin dikembangkan, mengingat kedua kota telah menjalin kerja sama selama 20 tahun.

“Kerjasama antar Kota sangat penting, karena menjadi landasan utama bagi kerja sama antar kedua negara,”pungkasnya.

Pertemuan tersebut kemudian diakhiri dengan saling bertukar cindera mata sebagai bentuk kenang-kenangan.(Red/d)

949 Orang Siswa Ikuti Penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial Batch 3 TA. 2025, Begini Pesan Brigjen TNI Dany Rakca

0

DETEKSI.co-OKU TIMUR, Sebanyak 949 Orang Siswa ikuti Upacara Penutupan Diksarmil dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komcad SPPI Batch 3 Tahun 2025 di Puslatpur Kodiklatad.

Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M.Han secara resmi menutup Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komponen Cadangan SPPI Batch 3 TA. 2025. Di Lapangan Upacara Puslatpur Kodiklatad. Martapura, (Sabtu 12/7/2025).

Penutupan pendidikan ditandai dengan penanggalan pin tanda peserta latihan dan penerimaan sertifikat penghargaan oleh Danpuslatpur Kodiklatad kepada perwakilan pelatih dan peserta.

Sebelum membacakan Amanat Menhan RI, Danpuslatpur Kodiklatad, Brigjen TNI Dany Rakca, S.A.P., M.Han. menyampaikan penyataan resmi penutupan Pendidikan Dasar Militer dan Pelatihan Manajerial serta Penetapan Komponen Cadangan SPPI Batch 3.

Danpuslatpur Kodiklatad membacakan amanat Menhan RI menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh peserta SPPI Batch 3 yang telah menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan daya juang selama mengikuti pendidikan dan pelatihan.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran pelatih, instruktur, tenaga pendidik, serta satuan lembaga pendidikan yang telah bekerja keras menyukseskan program ini,”

Program SPPI bukanlah program biasa. lni adalah kebijakan langsung dari Bapak Presiden RI sebagai langkah besar dalam reformasi kelembagaan pertahanan. Dengan demikian, secara mendalam program SPPI menjadi komitmen Kemhan, Unhan RI dan lembaga terkait dalam meningkatkan SDM di bidang pertahanan, pemenuhan gizi, pembangunan nasional guna menyiapkan SDM unggul menyongsong Indonesia emas.

“Komponen cadangan SPPI adalah wajah masa depan pertahanan Indonesia, karena saudara sekalian yang tidak hanya cakap secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan akademik, teknologi, dan kepemimpinan manajerial yang dibutuhkan di era peperangan modern saat ini.

Rangkaian kegiatan penutupan turut dimeriahkan oleh Defile pasukan, Drama Kolosal di mana siswa SPPI memerankan perjuangan Gerilya Panglima besar Jenderal Soedirman menghadapi Agresi II Belanda di mana sangat membuat masyarakat Terharu dan Bangga akan peran yang di tampilkan siswa, Perkelahian Sangkur Demonstrasi Beladiri Taktis, serta Melepasliarkan burung & ayam hutan endemik bersama PMBR (penangkar murai bekasi raya).

Turut Hadir Dalam Kegiatan Tersebut, Laksamana Pertama TNI Elka Setiawan (Dankolat II), Ir. H. Lanosin, M.T. (Bupati Oku Timur), Dandim Oku Dandim Way Kanan, Kapolres Oku Timur dan Ketua APJI Kab. Oku Timur.(Ril)

Tim Voli Putra Indonesia pada Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 Dipastikan Berlanjut

0
Selebrasi para pemain Indonesia saat meraih angka menghadapi Kazakhstan pada penyisihan Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 © PBVSI.OR.ID
Selebrasi para pemain Indonesia saat meraih angka menghadapi Kazakhstan pada penyisihan Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 © PBVSI.OR.ID

BOLASPORT.COM – Langkah tim voli putra Indonesia pada Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 dipastikan berlanjut usai persaingan di Pul B tuntas sepenuhnya.

Rangkaian pertandingan babak penyisihan Pul B Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 telah tuntas digelar hari ini, Senin (14/7/2025) di Nakhon Pathom, Thailand.

Dalam laga terakhir ini, Indonesia sebagai salah satu kontestan di Pul ini tampil lebih dulu untuk memastikan nasibnya ke fase berikutnya.

Tim besutan Indra Wahyudi tersebut tampil solid dalam laga terakhir menghadapi Hong Kong dengan modal dari laga sebelumnya.

Perjuangan Bayu Pamungkas dkk berjalan mulus dalam laga tiga set langsung di mana Garuda Muda mengukir kemenangan 3-0 (25-15, 25-13, 25-20).

Dari total tiga penampilan di Pul B Kejuaraan Voli Asia U-16 2025, Indonesia menorehkan dua kemenangan setelah sebelumnya menumbangkan Kazakhstan.

Sedangkan satu pertandingan lainnya, Indonesia harus mengakui ketangguhan Iran saat berjumpa pada laga pembuka dengan skor 1-3.

Kepastian nasib Indonesia menuju babak delapan besar dipertegas oleh kekalahan yang diderita Kazakhstan di laga terakhir Pul B.

Tim yang dilatih oleh Alexey Terenin tersebut tidak bisa berbuat banyak dalam membendung gempuran dari Iran sebagai tim juara bertahan.

Iran tampil luar biasa untuk menorehkan kemenangan telak atas Kazakhstan dengan skor 3-0 (25-11, 25-16, 25-21).

Dari kemenangan atas Kazakhstan membuat Seyyedamirreza Mirhosseinimashhadisaraei dkk mengakhiri persaingan Pul B dengan rekor sempurna.

Ya, Iran tidak tersentuh oleh satu kekalahan pun saat menjalani pertandingan-pertandingan di Pul B ini.

Tak ayal, tim yang dilatih oleh Arash Sadeghiany tersebut melaju ke babak berikutnya dengan menyandang status sebagai juara grup.

Baca Juga: Hasil Kejuaraan Voli Asia U-16 2025 – Indonesia Diberi Karpet Merah oleh Iran, Kekalahan Telak Kazakhstan Pastikan Nasib untuk 8 Besar

Iran menduduki puncak klasemen akhir Pul B dengan raihan total sembilan poin.

Langkah meyakinkan Iran ditemani oleh Indonesia yang melaju sebagai runner-up Pul B dengan menorehkan enam poin.

Tim Merah Putih mengungguli Kazakhstan dengan selisih tiga poin yang harus mengubur asa mereka melaju ke babak berikutnya.

Adapun Hong Kong, mereka menjadi tim terlemah dengan mengakhiri babak penyisihan di peringkat keempat atau posisi juru kunci di Pul B.

HASIL LENGKAP PUL B KEJUARAAN VOLI ASIA U-16 2025, SENIN (14/7/2025)

Indonesia vs Hong Kong 3-0 (25-15, 25-13, 25-20)

Iran vs Kazakhstan 3-0 (25-11, 25-16, 25-21)

Ditpolairud Polda Kepri Tangkap Komplotan Pencuri di Atas Kapal Asing MV Tom Elizabeth

0

DETEKSI.co-Batam, Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri berhasil mengungkap kasus pencurian di atas kapal asing MV Tom Elizabeth yang melintas di Perairan Selat Philip, Kabupaten Karimun. Konferensi pers digelar di Mako Ditpolairud Sekupang, Senin (14/7/2025).

Hadir dalam kegiatan Dirpolairud Kombes Pol. Handono Subiakto., KSOP Batam M. Takwim Masuku, Kasubdit Gakkum Dirpolairud Polda Kepri, Ps. Kaur Penum Subbid Penmas Bidhumas Polda kepri serta awak media.

Pengungkapan bermula dari laporan International Maritime Bureau (IMB) pada 7 Juli 2025 terkait maraknya pencurian di jalur pelayaran internasional wilayah Kepri.

Tim Ditpolairud langsung bergerak dan berhasil menghentikan sebuah speed boat mencurigakan pada Rabu, 8 Juli 2025, pukul 01.30 WIB di Perairan Batu Cula.

Delapan pelaku yang diamankan masing-masing berinisial S, I, R, RH, Z, SD, MI, dan LA. Mereka berperan sebagai tekong, eksekutor naik ke kapal, serta pengatur tali. Para pelaku berasal dari berbagai daerah, seperti Selat Nenek, Pulau Akar, Batam, Teluk Bakau, Sumatera Barat, Aceh, dan Medan.

Barang bukti yang disita di antaranya satu speed boat bermesin Yamaha 75PK, satu karung berisi 20 spare part kapal, empat handphone, serta peralatan seperti tang, pisau, obeng, gala pengait, dan kunci inggris.

Hasil interogasi mengungkap bahwa para pelaku telah beraksi sejak tahun 2017. *Dalam satu aksi, mereka meraup hasil penjualan Rp40 juta hingga Rp100 juta*. Nilai aslinya bisa dua kali lipat.

Pengembangan kasus mengarah pada tiga pelaku tambahan, yaitu inisial P, inisial FRM, dan inisial A alias SA. Mereka berperan sebagai penampung dan pengirim barang hasil curian ke Jakarta melalui Batam.

Penggeledahan di rumah dan gudang para pelaku menemukan lima dus spare part kapal siap kirim, tiga handphone, empat paket narkotika, senjata rakitan air gun, dua headgun, gerinda listrik, travolta, serta peralatan teknik lainnya.

Total pelaku yang berhasil ditangkap berjumlah sepuluh orang. Sementara dua pelaku lainnya, berinisial J dan insial O masih dalam pengejaran dan telah masuk DPO Dirpolairud Polda Kepri.

“Untuk memperkuat penindakan kejahatan laut lintas negara, Polda Kepri juga akan melakukan kerja sama dan pertukaran informasi dengan otoritas keamanan Singapura,” Ucap Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol. Handono Subiakto.

“Sinergi regional sangat penting karena kapal-kapal yang jadi target merupakan kapal asing yang melintas di Selat Malaka,” ujar Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol. Handono Subiakto.

Polda Kepri akan terus berkomitmen menjaga keamanan perairan dan menindak tegas kejahatan laut yang mengganggu stabilitas pelayaran nasional dan internasional. (Hendra S)

Ibu Menghilang, Ayah di Penjara, Empat Saudara di Kecamatan Badiri Hidup Melarat

0

DETEKSI.co – Tapteng, Nasib empat saudara kandung di Dusun Dua, Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, menyayat hati. Dian Waruwu (8), Yaatild Waruwu (7), Sofia Setiawan Waruwu (4), dan Exilelita Waruwu (2), hidup terlantar setelah ditinggal kedua orangtuanya.

Ayah mereka, Feberudi Waruwu, mendekam di Lapas Sibolga karena kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Lebih pilu lagi, sang ibu, Adus Linar Gea, menghilang tanpa jejak selama enam bulan terakhir.

Linar Gea, yang sebelumnya bekerja serabutan di Sibolga yang sesekali pulang untuk memberi makan anak-anaknya, kini tak pulang-pulanh dan tak dapat dihubungi.

Kondisi memprihatinkan ini memaksa keempat anak tersebut mengungsi dari rumah kontrakan mereka pertengahan Juni 2025 karena tak mampu membayar sewa Rp 400.000 per tahun.

Kini, keempat anak malang ini diasuh oleh warga setempat yang tergerak hatinya melihat keadaan mereka. Mendrofa, salah seorang warga Pagaran Honas, menceritakan kesulitan keempat anak itu, bahkan untuk sekadar makan sehari-hari.

“Sudah enam bulan ibunya tidak pernah datang lagi dan tak bisa dihubungi,” ujarnya pilu.

Berkat laporan Kepala Dusun, Pemerintah Desa Pagaran Honas, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Herianto, langsung bergerak cepat.

Bantuan berupa makanan, susu, dan perlengkapan sekolah telah disalurkan. Dian dan Yaatild, dua anak tertua, kini kembali bersekolah di kelas 2 SD dengan seragam, sepatu, buku, tas, dan alat tulis baru.

Kepala Desa Herianto menegaskan komitmennya untuk terus memantau perkembangan keempat anak tersebut.

“Kita akan terus pantau kondisi mereka. Jika kehabisan beras, saya sudah instruksikan agar langsung datang ke rumah Kadus,” tegasnya Sabtu (12/7/2025).

Ia berharap pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah memberikan dukungan lebih lanjut untuk masa depan keempat anak yatim piatu ini.

“Kita berharap bantuan dari pemerintah kabupaten untuk kelanjutan kehidupan anak-anak ini,” harapnya.

Camat Badiri Ahmad Saufi Pasaribu saat di konfirmasi ke kantornya, Senin (14/7/2025) sore menjelaskan bahwa hal tersebut sudah ia ketahui atas laporan dari Kepala Desa.

Ahmad Saufi menegaskan sudah menyampaikan pada Kepala Desa agar tetap melakukan monitoring dan terus melakukan pemantauan terhadap ke empat anak ini.

“Dan nantinya kita akan menyurati dinas sosial agar kelanjutan hidup anak ini bisa jelas kedepannya,” ucap Camat.

Kisah pilu ini menjadi pengingat pentingnya perhatian dan perlindungan bagi anak-anak rentan di tengah masyarakat.

Semoga kepedulian kita semua dapat meringankan beban dan memberikan masa depan yang lebih baik bagi keempat saudara ini. (Job Purba)

Operasi Patuh Toba 2025 Digelar, Polres Tapteng Tekan Angka Kecelakaan yang Mengkhawatirkan

0

DETEKSI.co – Tapteng, Kapolres Tapanuli Tengah, AKBP Wahyu Endrajaya pimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Toba 2025, Senin (14/7/2025).

Operasi melibatkan 64 personel gabungan dari Polres Tapanuli Tengah, bersama TNI, Dishub, Satpol PP, dan instansi terkait lainnya.

Operasi ini dilatarbelakangi oleh data mengejutkan dari Ditlantas Polda Sumut pada tahun 2024 terjadi 319.167 pelanggaran lalu lintas, 6.850 kecelakaan, 1.580 korban jiwa, dan kerugian materiil lebih dari Rp 22,9 miliar. Angka-angka ini menjadi alarm bahaya, menunjukkan rendahnya kesadaran masyarakat akan keselamatan berlalu lintas.

Kapolres Tapanuli Tengah membacakan amanat Kapolda Sumut, yang menekankan pentingnya peningkatan kesadaran dan disiplin masyarakat.

Operasi Patuh Toba 2025 bukan hanya tentang penindakan, tetapi juga tentang membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama.

Personel diimbau untuk bertindak humanis namun tegas, menegakkan hukum dengan santun, dan menjaga integritas serta koordinasi antar instansi.

Dengan melibatkan 1.549 personel gabungan dari Polda Sumut dan jajarannya, Operasi Patuh Toba 2025 bertujuan untuk menciptakan Sumatera Utara yang tertib berlalu lintas, di mana setiap perjalanan aman dan nyaman.

Semoga operasi ini mampu menekan angka kecelakaan dan mewujudkan harapan menuju masa depan yang lebih baik. (Job Purba)

Sebelum Bahas Ranperda RPJMD, Pansus DPRD Langkat Beraudiensi ke Bupati

0

DETEKSI.co-Langkat, Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Kabupaten Langkat melakukan audiensi dengan Bupati Langkat, H. Syah Afandin, dalam rangka membahas rancangan RPJMD Kabupaten Langkat tahun 2025–2029. Senin (14/7/2025).

Audiensi ini dilaksanakan sebagai langkah awal sebelum Pansus melakukan pembahasan lebih lanjut bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat.

Pertemuan di ruang rapat kantor Bupati ini menjadi momentum penting bagi Pansus RPJMD, untuk memperkuat sinergi antara DPRD Kabupaten Langkat dan eksekutif demi menghasilkan dokumen perencanaan pembangunan yang komprehensif. Audiensi ini juga menunjukkan komitmen DPRD dalam mendukung arah pembangunan Langkat lima tahun ke depan.

Ketua Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Langkat, Sedarita Ginting menyampaikan bahwa RPJMD merupakan wajah baru dari paradigma pembangunan Kabupaten Langkat untuk lima tahun ke depan. Karena itu, pembahasannya harus dilakukan secara menyeluruh dan mendalam dalam merumuskan prioritas pembangunan daerah.

Pansus menekankan pentingnya kehadiran langsung para Kepala OPD dalam setiap sesi pembahasan RPJMD. Kehadiran tersebut tidak boleh diwakilkan, mengingat banyaknya hal teknis dan strategis yang harus dikaji dan diklarifikasi secara langsung. Hal ini untuk memastikan bahwa setiap program dan kegiatan dalam RPJMD benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat Langkat.

Ketua Pansus juga menambahkan bahwa tujuan utama dari audiensi ini adalah untuk mendapatkan output yang maksimal dari proses pembahasan RPJMD. Ia berharap agar dokumen RPJMD yang disahkan nantinya menjadi pedoman yang solid dalam pelaksanaan pembangunan daerah.

Menanggapi audiensi tersebut, Bupati Langkat H. Syah Afandin menyambut baik kedatangan para pimpinan dan anggota Pansus RPJMD DPRD Kabupaten Langkat. Ia menyampaikan apresiasi atas peran aktif DPRD dalam memastikan substansi RPJMD benar-benar berkualitas dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Bupati Langkat menyampaikan bahwa draft RPJMD yang ada saat ini telah disusun berdasarkan kerangka dan aturan yang berlaku. Namun, ia juga mengakui bahwa masih dibutuhkan proses sinkronisasi dan penyempurnaan. Untuk itu, ia berharap Pansus mampu melihat celah-celah atau aspek-aspek penting yang mungkin belum terperhatikan maksimal oleh tim penyusun.

Lebih lanjut, Bupati menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh proses pembahasan RPJMD bersama DPRD dan jajaran OPD. Ia mengajak seluruh Kepala OPD agar terlibat langsung dan aktif dalam diskusi bersama Pansus, sehingga setiap kebijakan dan rencana program yang tertuang dalam RPJMD memiliki landasan yang kuat dan tepat sasaran.

Audiensi ini pun ditutup dengan kesepahaman antara Pansus DPRD dan Bupati Langkat untuk terus menjalin koordinasi dalam tahapan pembahasan RPJMD. (Tim)

Rektor Universitas Darma Agung Dr Lilis S Gultom Ingatkan Mahasiswa Pembayaran Uang Kuliah yang Terkoneksi ke Sistem PDPT

0

DETEKSI.co-Medan, Rektor Universitas Darma Agung (UDA), Dr Lilis S Gultom bersama para Wakil Rektor, Senin (14/7/2025) berhasil ‘menduduki’ ruangan yang selain dijadikan kantor Wakil Rektor 2 juga merupakan tempat pembayaran uang kuliah para mahasiswa.

Bahkan, Dr Lilis S Gultom pun langsung memerintahkan para pegawai untuk membuka pelayanan pembayaran uang kuliah para mahasiswa dikarenakan pada pekan depan, dimulai 21 Juli sampai 2 Agustus para mahasiswa di kampus yang dikelola Yayasan Perguruan Darma Agung (YPDA) bakal melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) genap.

Sementara pegawai yang merupakan ‘orangnya’ yayasan versi YPDA yang dipimpin Hana Nelsri Kaban tampak tak beranjak dari ruangan tersebut dan tetap membuka pelayanan kepada mahasiswa yang akan membayar uang kuliah.

Loket pembayaran yang dibuka oleh pegawai YPDA versi Ketua Yayasan Partahi Siregar pun mulai didatangi mahasiswa yang akan membayar uang kuliah karena sebelumnya mereka menerima informasi dari Dekan di Fakultas mereka masing-masing.

Namun, suasana di ruangan tersebut tiba-tiba gaduh, saat terdengar salah seorang mahasiswa Fakultas Teknik mempertanyakan kwitansi pembayaran yang dikeluarkan oleh pihak yayasan Hana Nelsri Kaban.

Mahasiswa itu pun mempertanyakan ke salah seorang pegawai di ruangan tersebut sembari meminta pengembalian uang kuliah yang telah dibayarkannya itu.

Namun, oleh pegawai yang berada di loket pembayaran uang kuliah hanya mengatakan kalau uang kuliah tidak dapat dikembalikan karena uang tersebut sudah masuk ke rekening yayasan.

Sontak jawaban yang disampaikan pegawai tersebut membuatnya kesal meski dia meninggalkan ruang yang terletak di Biro Rektor itu. Namun, setelah 1 jam berikutnya mahasiswa tersebut pun kembali datang dan mempertanyakan ke pegawai yang merupakan orang-orang Hana Nelsri Kaban.

“Saya disini meminta kejelasan. Karena apa benar jika ujian tapi nilai tak akan masuk ke sistem. Kalau begitu saya minta kembalikan uang saya itu,” desaknya dengan nada tinggi kepada pegawai dihadapannya saat itu,

Pegawai perempuan yang berbicara dengan mahasiswa tersebut pun lantas berusaha menenangkannya dan menyebut kalau yayasan yang diketuai Hana Nelsri Kaban adalah sah.

Tak mau memperdulikan apa yang disampaikan oleh pegawai itu, mahasiswa teknik itu pun keluar dari ruangan itu sambil terus meminta kejelasan dari kwitansi pembayaran uang kuliah yang telah dibayarkannya itu.

Sementara dalam pengumuman yang diterbitkan oleh Rektor UDA yang ditandangani Dr Lilis S Gultom, menyebutkan pembayaran uang kuliah tetap di kantor Wakil Rektor (WR) 2 karena kwitansi yang dikeluarkan terkoneksi ke sistem.

Selain itu, mahasiswa yang membayar melalui kantor Wakil Rektor 2 yang ditandangani oleh Wakil Rektor 2 Dr Jonner L Gaol M.Si nilai ujian mahasiswa akan dimasukkan ke Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) yang menjadi acuan laporan ke Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah 1 Sumatera.

“Ini penting kami sampaikan ke mahasiswa agar mahasiswa tidak membayar uang kuliah melalui pihak lain. Karena, nilai ujian akan dimasukkan ke PDPT dan jika mahasiswa yang tidak membayar uang kuliah melalui Wakil Rektor 2 dan kwitansi dikeluarkan oleh pak Jonner L Gaol maka nilai para mahasiswa tak akan dimasukkan ke sistem tersebut,” katanya didampingi Wakil Rektor 1 Besti Rohana Simbolon S.Sos MSi, Wakil Rektor 2 Dr Jonner L Gaol MSi dan Wakil Rektor 3 Zulkarnain Nasution SPd MKes. (moe)

Melawan Saat Ditangkap, DPO Curanmor Asal Marelan Ditembak Unit Resmob Sat Reskim Polrestabes Medan

0

DETEKSI.co – Medan, Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berinisial ES alias Eko Tato (29), warga Jalan Marelan Pasar 1, ditangkap Tim Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan.

Tim Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan terpaksa melumpuhkan tersangka dengan tembakan di bagian kaki setelah mencoba kabur saat pengembangan kasus.

“Tersangka ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan telah tiga kali melakukan pencurian sepeda motor,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, SE, S.I.K, M.H, M.I.K, Ka kepada wartawan, Minggu (13/7/2025).

Penangkapan dilakukan pada Kamis, 10 Juli 2025 sekitar pukul 18.05 WIB. Tim Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan yang dipimpin Kanit Resmob Iptu Eko Sanjaya SH, MH dan Panit Opsnal Ipda Richard Derio Siahaan, menangkap Eko Tato Di Jalan Prof H M Yamin Gang Obat 2, Kelurahan Sei Kera Hilir II, Kecamatan Medan Perjuangan.

Saat dibawa untuk pengembangan pencarian barang bukti, Eko Tato berusaha melarikan diri dari pegangan petugas.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K, S.H, M. Hum, menjelaskan tersangka tidak mengindahkan tembakan peringatan, sehingga dilakukan tindakan tegas terukur. Ia ditembak di bagian kaki sebelah kanan dan sebelah kiri.

Usai ditembak, tersangka langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan medis. Selanjutnya, ia dibawa ke Mapolrestabes Medan guna pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman hingga 7 tahun penjara.

Polrestabes Medan mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap aksi curanmor. “Gunakan kunci ganda pada kendaraan dan segera lapor ke polisi jika menjadi korban atau melihat tindak kejahatan,” tutup Gidion Arif Setyawan. (Pea)

PMPHI Desak Presiden Prabowo Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk BUMN

0
Korwil PMPHI Sumut, Drs. Gandi Parapat.
Korwil PMPHI Sumut, Drs. Gandi Parapat.

DETEKSI.co-Medan, Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara, Drs. Gandi Parapat, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menghentikan tindakan perampasan lahan yang selama ini diusahai oleh rakyat untuk kebutuhan hidup mereka, dan kemudian dialihkan ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Jangan kebun rakyat dirampas dan dijadikan milik BUMN. Itu sudah tidak benar dan sangat merugikan rakyat kecil,” tegas Gandi Parapat kepada wartawan di Medan, Senin (14/7/2025).

Gandi menyoroti program pemerintah yang dinilainya tidak pro-rakyat, termasuk rencana pencetakan satu juta hektar sawah yang dikelola oleh tenaga kerja dari luar negeri. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan ketidakpercayaan terhadap kemampuan tenaga kerja lokal.

“Wacana sawah satu juta hektar dikelola tenaga kerja asing dari Tiongkok sangat kami tolak. Dalam negeri saja masih banyak pengangguran. Lulusan IPB, khususnya di bidang pertanian, banyak yang menunggu kesempatan bekerja,” ungkapnya.

Gandi juga menyayangkan klaim pemerintah yang tampak membanggakan penguasaan kembali jutaan hektar lahan, yang menurutnya justru merupakan tindakan merampas kebun rakyat tanpa kejelasan status hukum.

“Kalau itu hutan lindung, ya lindungi. Tanami kembali dengan pohon-pohon alam. Tapi kalau tanah rakyat yang sudah dikelola turun-temurun lalu tiba-tiba dirampas dan diberikan ke BUMN, itu yang tidak benar,” lanjut Gandi.

Terkait hal ini, PMPHI Sumut akan menggelar dialog publik guna mengkritisi tindakan aparat pemerintah dalam perampasan lahan rakyat, khususnya kebun sawit. Rencananya, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban akan menjadi pembicara utama dalam forum tersebut.

“Saat ini kami tengah menyiapkan dialog publik. Kami berharap Pak MS Kaban berkenan membahas soal kebanggaan aparat dalam merampas 2 juta hektar kebun sawit milik rakyat,” tambahnya.

Berdasarkan informasi dari sejumlah sumber, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah menguasai kembali 2,09 juta hektar lahan di berbagai wilayah Indonesia selama periode Februari hingga Juni 2025. Lahan tersebut mencakup area perkebunan sawit hingga kawasan taman nasional.

Ketua Satgas PKH RI, Febrie Adriansyah, yang juga menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, menyatakan bahwa penguasaan kembali lahan ini dilakukan dalam dua tahap. Sebagian besar lahan sawit yang berhasil dikuasai kembali akan dikelola oleh BUMN, yakni PT Agrinas Palma Nusantara (Persero).

“Total lahan sawit yang diserahkan ke BUMN mencapai 438.866 hektar, termasuk lahan yang sebelumnya dikelola Duta Palma Grup,” ujar Febrie dalam keterangan resminya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (9/7/2025).

Menanggapi hal ini, Gandi Parapat menegaskan bahwa penataan kawasan hutan dan lahan tidak boleh mengorbankan hak hidup rakyat. Ia meminta Presiden Prabowo turun tangan secara langsung dan tidak membiarkan aparat pemerintah menjalankan kebijakan sepihak yang berdampak luas terhadap masyarakat kecil.(Gaho)