Beranda blog Halaman 356

Rico Waas Sambut Baik Digelarnya Peringatan HANI

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyambut baik digelarnya kegiatan Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang akan digelar di lapangan benteng pada tanggal 22 Juni 2025 mendatang. Diharapkan peringatan yang diisi dengan berbagai kegiatan ini pesannya untuk memusuhi narkoba sampai kepada masyarakat.

Hal ini disampaikan ketika Wali Kota Medan Rico Waas menerima audiensi Panitia Peringatan HANI di Balai Kota, Rabu (18/6/25). Didampingi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber daya manusia, Adlan dan Kaban Kesbangpol Andy Mario, Rico Waas berharap kegiatan ini lancar dan sukses.

“Kegiatan ini memiliki niat yang baik untuk memerangi kejahatan narkoba. Semoga pesan dari kegiatan ini sampai di tengah masyarakat”, kata Rico Waas.

Menurut Rico Waas memerangi kejahatan narkoba tidak hanya sekedar membuat kegiatan, namun dibutuhkan konsistensi dan strategi yang kuat dari kita semua elemen masyarakat untuk memerangi kejahatan narkoba. Sebab, saat ini narkotika adalah musuh bersama, jadi setiap upaya dan kebijakan pemberantasan narkoba.

“Narkoba ini merupakan musuh kita bersama yang harus dilawan secara kuat dan tidak boleh sembarangan. Maka dari itu, mari kita lawan bersama,” jelas Rico Waas.

Sebelumnya, Ketua Panitia Hasudungan Siahaan menyampaikan kehadirannya ingin mengundang Wali Kota Medan untuk dapat hadir dalam Peringatan HANI pada tanggal 22 Juni di Lapangan Benteng. Ada berbagai kegiatan yang digelar mulai dari jalan sehat dan senam sehat serta komitmen bersama untuk memerangi kejahatan narkoba.

“Akan ada banyak kegiatan yang digelar dalam peringatan HANI, mulai dari Jalan Sehat, Senam sehat dan penandatanganan fakta integritas sebagai komitmen bersama untuk memerangi kejahatan narkoba.Kami berharap Pak Wali untuk dapat hadir nantinya,” Jelas Ketua Panitia Hasudungan. (Red/d)

FLS2N Sergai 2025 Tampilkan 172 Talenta Seni Siswa SD

0

Deteksi.co – Teluk Mengkudu, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) melalui Dinas Pendidikan menggelar Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat kabupaten di SD Negeri 102010 Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Rabu (18/6/2025). Acara ini menjadi wadah untuk mengekspresikan kreativitas dan bakat siswa di bidang seni dan budaya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Sergai, Agus Salim Berutu, S.Pd., MM, mewakili Bupati Darma Wijaya, menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan dukungan semua pihak. Ia menyebut FLS2N sebagai ajang penting dalam menumbuhkan inovasi dan apresiasi seni di kalangan siswa.

“Kegiatan ini mendorong siswa untuk lebih mengenal dan mencintai seni sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya bangsa,” ujar Agus Salim yang didampingi Kabid SD Ramnah Sinaga, S.Pd, serta Korwil Teluk Mengkudu Riana Sihombing, S.Pd.

FLS2N tahun ini diikuti oleh 172 siswa dari berbagai SD se-Kabupaten Sergai. Mereka berkompetisi dalam tujuh cabang lomba, yaitu menulis cerita (8 peserta), menyanyi solo (21), mendongeng (12), tari-tarian (80 peserta dari 16 grup), pantomim (11), menggambar (19), dan kriya (16 peserta). Kompetisi ini didukung oleh 21 dewan juri, 97 guru pendamping, serta perwakilan Korwil dari seluruh kecamatan.

Berikut sebagian hasil lomba FLS2N Sergai 2025:

Lomba Tari:
Juara I: SDN 106224 Kerapu, Dolok Masihul.
Juara II: SDN 106206 Sidodadi, Teluk Mengkudu.
Juara III: SDN 105391 Manggis, Tebing Syahbandar.

Menulis Cerita:
Juara I: Mika Tri Umaya (Pematang Setrak)
Juara II: Asyifa Eshal (Pematang Guntung)
Juara III: Mikha Romania Dominique Br Hombing (Sei Bamban)

Mendongeng:
Juara I: Nabil Hafuza Arif (Ujung Rambung)
Juara II: Shakila Azahra (Penggalangan)
Juara III: Hafidzah Zahra (Sidodadi)

Kriya:
Juara I: Sherlin Jusly Huang
Juara II: Muhammad Faris Ramadan
Juara III: Agam Abdilah Pratama

Menyanyi Solo:
Juara I: Joya Christy Purba
Juara II: Aurora Queen Gobel
Juara III: Virly Aisyah

Menggambar Ekspresi:
Juara I: Fiona Alvita Wijaya
Juara II: Inaya Rafa Hasibuan
Juara III: Adelya Zahra Saragih

Pantomim:
Juara I: SDN 104272 Ujung Rambung
Juara II: SDN 106206 Sidodadi
Juara III: SD Swasta Methodist El-Sadday.

Dinas Pendidikan Sergai berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi seni siswa, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter serta pelestarian budaya lokal dan nasional.( Budi )

Sergai Genjot Tertib Administrasi PKK

0

Deteksi.co – Sergai, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya membuka “Pelatihan Peningkatan Tata Kelola Administrasi bagi Kader PKK se-Kabupaten Sergai” di Aula Sultan Serdang, Kompleks Kantor Bupati, Rabu (18/6/2025). Ia menegaskan bahwa tertib administrasi adalah fondasi efisiensi dan transparansi, baik di pemerintahan maupun organisasi masyarakat.

Menurut Darma Wijaya, setiap dokumen dan data harus disimpan, diarsipkan, serta diolah secara sistematis agar proses pengambilan keputusan lebih cepat dan akuntabel. “Administrasi rapi mempercepat layanan sekaligus meningkatkan akuntabilitas publik,” ujarnya.

Ketua TP-PKK Sergai, Ny. Hj. Rosmaida Saragih Darma Wijaya, menyebut pelatihan ini strategis untuk memperkuat peran kader dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan program PKK. “Ketertiban administrasi memudahkan monitoring dan evaluasi, sehingga program terlaksana tepat sasaran dan tepat waktu,” katanya.

Kegiatan diikuti Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kahar Effendi, Kepala Dinas PMD Drs. Fajar Simbolon, para Ketua TP-PKK kecamatan, serta kader PKK desa se-Kabupaten Sergai. Pelatihan diharapkan memperkokoh kontribusi PKK dalam mewujudkan Kabupaten “Mantab” Mandiri, Tangguh, dan Berkelanjutan.( Budi )

Wabup Adlin Tinjau Proyek Jalan di Bintang Bayu dan Pantai Cermin

0

Deteksi.co – Sergai, Wakil Bupati Serdang Bedagai, Dr. H. Adlin Tambunan, meninjau proyek perbaikan infrastruktur jalan di Kecamatan Bintang Bayu dan Pantai Cermin, Selasa (17/6/2025).

Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kualitas pengerjaan dan progres pembangunan berjalan sesuai spesifikasi.

Didampingi Kepala Dinas PUTR Serdang Bedagai, Johan Sinaga, Wabup Adlin menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap campuran bahan, ketebalan, dan mutu pekerjaan agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan maksimal.

“Saya minta OPD terkait awasi dengan ketat. Semua harus sesuai spesifikasi, agar jalan ini kuat dan bertahan lama,” tegas Adlin.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kendaraan yang melintas di ruas jalan baru, termasuk keterlibatan pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat.

“Saya minta masyarakat ikut mengawasi. Kalau ada kendaraan melebihi tonase, jangan biarkan lewat,” tambahnya.

Warga Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Herdiansya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Serdang Bedagai atas pengaspalan jalan Kampung Nelayan – Pantai Mutiara yang sudah lama dinanti.

“Sudah bertahun-tahun rusak, sekarang sudah diaspal. Alhamdulillah, doa kami terkabul,” ungkapnya. Ia juga menyebut masyarakat siap mendukung pembangunan dengan tidak melintasi jalan selama proses pengeringan.

Kepala Dinas PUTR, Johan Sinaga, menjelaskan bahwa peningkatan jalan di Pantai Cermin dilakukan sepanjang 1.052 meter dengan lebar 3,5 meter. Sementara di Kecamatan Bintang Bayu, peningkatan ruas jalan Pegajahan Hahan – Gudang Garam mencapai panjang 3.133 meter dengan lebar 4 meter. Seluruh proyek dibiayai dari APBD 2025.( Budi )

Brimob Polda Kepri Lepas Kontingen INKANAS Ikuti Kejuaraan Internasional di 3 Negara

0

DETEKSI.co-Batam, Komandan Satuan Brimob Polda Kepri, Kombes Pol. M Faishal Aris selaku Ketua Harian INKANAS Kepulauan Riau Diwakili Wakil Komandan Satuan Brimob Polda Kepri, AKBP Suwinto memberangkatkan 10 atlet karateka mengikuti Kejuaraan 24th Milo Internasional Open Karate Championship 2025 dan Thailand Open Karate Championship 2025, Rabu (18/6/2025).

Sebanyak 10 atlet karate berbakat dari Kepri resmi diberangkatkan untuk berlaga dalam Kejuaraan 24th Milo Internasional Open Karate Championship 2025 dan Thailand Open Karate Championship 2025 yang digelar di Titiwangsa Stadium, Kuala Lumpur – Malaysia dan CU Sport Complex, Bangkok – Thailand. Kejuaraan prestisius ini akan berlangsung mulai Rabu, 18 Juni 2025 Hingga Selasa 1 Juli 2025.

“Kami atas nama Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau mewakili Dansat Brimob selaku ketua harian INKANAS Kepri memyampaikan selamat bertanding kepada seluruh teman teman atlet. Kepada seluruh kontingen Kepri tetap junjung sportifitas, lakukan yang terbaik, saya yakin rekan rekan sudah punya target yang sudah diberikan official ataupun pelatih,” ujar AKBP Suwinto.

Secara terpisah Komandan Satuan Brimob Polda Kepri Kombes Pol. M Faishal Aris mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet.

“Kami mendoakan teman teman yang nantinya berjuang membawa nama Kepri dalam kejuaran Internasional ini semoga kembali dengan membawa hasil yang membanggakan nama Kepulauan Riau, terhindar dari segala hal-hal yang tidak kita inginkan. Saya berpesan kepada seluruh official atau pelatih beserta seluruh atlet untuk senantiasa menjaga kekompakan dan solidaritas,” ujarnya. (Hendra S)

WN Malaysia Dihukum 4 Tahun Penjara karena Selundupkan PMI Secara Ilegal

0

DETEKSI.co-Batam, Perjalanan Zahirudin bin Zainal Abidin ke Batam, Kepulauan Riau, berakhir di kursi pesakitan. Warga negara Malaysia berusia 36 tahun itu divonis empat tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam dalam perkara perdagangan orang berkedok penempatan pekerja migran ilegal.

Dalam sidang yang digelar Rabu (18/6/2025), majelis yang diketuai Monalisa menyatakan pria asal Negeri Johor itu terbukti bersalah melanggar Pasal 81 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia.

“Terdakwa secara sadar dan tanpa hak merekrut dan menempatkan pekerja migran secara nonprosedural dengan maksud eksploitasi,” ujar Hakim Monalisa saat membacakan amar putusan di ruang sidang PN Batam.

Selain pidana penjara, Zahirudin dijatuhi denda sebesar Rp 500 juta. Bila tidak dibayar, ia harus menjalani pidana tambahan enam bulan penjara. Putusan ini sama dengan tuntutan jaksa yang menuntut hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 500 juta.

Zahirudin, mengenakan kaos merah dan celana panjang, tampak tenang mendengarkan vonis. Ia duduk di bangku terdakwa, ditemani penasihat hukumnya. Sementara jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Arfian dan Erick, menyimak putusan tanpa ekspresi.

Majelis hakim menimbang sikap sopan terdakwa selama persidangan serta pengakuannya atas perbuatan sebagai faktor yang meringankan. Namun hal itu tak cukup menutupi perannya sebagai mata rantai dalam sindikat pengiriman tenaga kerja ilegal lintas negara.

Kasus ini bermula pada Agustus 2024, ketika Damar Febrianto, pemuda asal Jawa Timur, mencari pekerjaan di luar negeri. Lewat ibunya, ia berkenalan dengan Zahirudin yang mengaku memiliki kantin di Malaysia dan butuh juru masak. Komunikasi antara keduanya berlangsung intens melalui WhatsApp.

Pada 5 Oktober 2024, Damar tiba di Batam dan dijemput langsung oleh Zahirudin di Bandara Hang Nadim. Mereka menginap dua malam di Hotel Pasific Palace, Nagoya. Zahirudin menjanjikan gaji antara Rp 7 juta hingga Rp 8 juta per bulan. Namun, legalitas dokumen kerja disebut akan “menyusul setelah tiba di Malaysia”.

Pada 7 Oktober pagi, Zahirudin membawa Damar ke Pelabuhan Internasional Batam Center. Ia membelikan tiket kapal, menanggung penginapan, hingga konsumsi Damar.

Namun, saat proses keberangkatan, petugas Imigrasi Batam mencurigai dokumen korban dan melakukan pemeriksaan. Damar akhirnya digagalkan keberangkatannya dan diserahkan kepada pihak kepolisian Polda Kepri.

Zahirudin yang sudah lebih dulu menyeberang ke Malaysia kembali ke Batam malam harinya dengan maksud menjemput Damar.

Namun, ia langsung diamankan oleh aparat kepolisian di pelabuhan dan digelandang ke Mapolda Kepri untuk penyidikan lebih lanjut.

Usai putusan dibacakan, baik penasihat hukum terdakwa maupun jaksa penuntut umum menyatakan masih pikir-pikir terkait upaya hukum lanjutan. (Hendra S)

Bupati Langkat Lantik 1.247 Orang PPPK: Perkuat Pelayanan Publik 

0

DETEKSI.co-Langkat, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 1.247 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Formasi Tahun 2024. Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Langkat, pada Rabu, (18/6/2025).

Pelantikan ini didampingi oleh Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti, SH dan digelar berdasarkan Keputusan Bupati Langkat Nomor: 800.1.2.5/10/BKD/2025 tentang Pengangkatan Calon PPPK Tahun Anggaran 2024.

Dari jumlah tersebut, 913 orang diangkat pada jabatan fungsional tenaga guru, 39 orang sebagai tenaga kesehatan, dan 295 orang lainnya mengisi posisi tenaga teknis.

Dalam sambutannya, Bupati Langkat menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh PPPK yang baru saja dilantik. Ia menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara.

“Selamat kepada seluruh PPPK yang hari ini resmi dilantik. Saya berharap saudara-saudari mengemban amanah ini dengan penuh integritas, profesionalisme, dan semangat pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Bupati juga mengingatkan agar para aparatur baru ini senantiasa menjaga etika birokrasi, meningkatkan kapasitas diri, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam hal percepatan dan ketepatan pelayanan publik.

Sementara itu, Wakil Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti juga turut memberikan motivasi kepada seluruh PPPK yang hadir. Ia menegaskan bahwa keberadaan PPPK akan sangat menentukan keberhasilan pembangunan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga teknis pemerintahan.

“Mari bersama-sama kita bangun Langkat yang lebih baik, dengan semangat kerja keras, dedikasi, dan loyalitas dalam menjalankan tugas,” ucap Tiorita.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, para asisten, staf ahli, pimpinan perangkat daerah, camat se-Kabupaten Langkat, serta keluarga besar para PPPK yang tampak antusias menyaksikan prosesi bersejarah ini.

Bupati Syah Afandin menegaskan bahwa pengangkatan PPPK ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pelayanan publik dan menambah energi baru dalam birokrasi yang lebih modern, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan pelantikan 1.247 PPPK ini, Pemerintah Kabupaten Langkat optimis akan terjadi peningkatan kinerja aparatur, khususnya dalam menyukseskan berbagai program prioritas pembangunan dan pelayanan publik di masa mendatang” Harapnya. (Tim)

Bupati Serahkan 386 SK PPPK, Dorong Jadi Agen Perubahan “Tapteng Naik Kelas”

0

DETEKSI.co – Tapteng, Saat Apel Kesadaran Nasional di Lapangan Sepakbola GOR Pandan, Selasa (17/6/2025), Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) kepada 386 orang tenaga baru.

Penyerahan SK ini sekaligus menandai komitmen bersama untuk mewujudkan visi “Tapteng Naik Kelas”.

Apel yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tapteng, para Staf Ahli Bupati, Asisten Setdakab Tapteng, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan seluruh ASN Tapteng ini, bukan sekadar rutinitas bulanan.

Bupati menekankan pentingnya momentum ini sebagai refleksi diri bagi seluruh ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Apel Kesadaran Nasional ini harus menjadi penyemangat kita untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, dan berintegritas,” tegasnya.

Bupati mengingatkan bahwa “Naik Kelas” bukanlah sekadar slogan, melainkan semangat kolektif untuk membangun pemerintahan yang bersih, pelayanan yang cepat dan responsif, perekonomian rakyat yang kuat, serta infrastruktur yang merata hingga ke desa-desa.

Ia mengajak seluruh ASN untuk berkomitmen mewujudkan program ini dengan menjunjung tinggi tujuh nilai dasar ASN yang dikenal dengan “BerAKHLAK”: Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.

Lebih lanjut, Masinton menekankan pentingnya perubahan budaya kerja ASN.

“Datang tepat waktu, pulang dengan hasil kerja nyata, bukan sekadar mengisi absensi. Layanan publik harus pro-rakyat, tanpa pungli, dan tanpa penundaan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan kantor sebagai cermin disiplin dan penghargaan terhadap pelayanan publik.

Kepada para PPPK yang baru saja menerima SK, Bupati menyampaikan selamat dan berharap mereka dapat segera beradaptasi dan menjadi motor penggerak perubahan.

“Jadilah agen perubahan, orientasikan cara kerja kalian pada pelayanan kepada masyarakat,” pesannya.

Dari 386 SK PPPK yang diserahkan, sebanyak 278 diperuntukkan bagi guru, 68 untuk tenaga kesehatan, dan 40 untuk tenaga teknis.

Acara Apel Kesadaran Nasional ini juga dimeriahkan oleh pembacaan Teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, dan Panca Prasetia Korps Pegawai Republik Indonesia.

Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, Pemerintah Kabupaten Tapteng optimistis dapat mewujudkan visi “Tapteng Naik Kelas” untuk kesejahteraan seluruh masyarakatnya. (Job Purba)

Pencurian Kabel Telkomsel Berujung Maut di Tapteng, Ini Identitas Pelakunya

0

DETEKSI.co – Tapteng, Aksi pencurian kabel tower milik PT. Telkomsel di Dusun 1 Desa Bonandolok, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, berujung pada tragedi yang memilukan.

Pada Senin, 16 Juni 2025, sekitar pukul 02.00 WIB, seorang pelaku tewas setelah berupaya melarikan diri dari petugas.

Kejadian bermula ketika petugas PT. Telkomsel, Jenni Simbolon, mendeteksi alarm tower berbunyi di kantornya di Sibolga.

Setelah menghubungi penjaga tower, Besnad Situmeang, yang enggan melakukan pengecekan sendirian, tim gabungan dari Sibolga dan petugas setempat menuju lokasi.

Di dekat tower, mereka menemukan sebuah mobil Rush BM 1709 II yang mencurigakan.

Saat diinterogasi, para penumpang mengaku hanya beristirahat. Namun, ketika petugas meminta untuk memeriksa isi mobil, mobil tersebut langsung tancap gas menuju Sibolga.

Upaya pengejaran dilakukan, namun di sekitar Batu Lubang Pertama (arah Tarutung-Sibolga), dua penumpang mobil tersebut melompat ke jurang.

Petugas dari Polres Tapanuli Tengah, Polsek Pandan, Basarnas Pos Sibolga, dan pihak Kecamatan Sitahuis segera menuju lokasi.

Karena keterbatasan penerangan, pencarian intensif baru dilakukan keesokan harinya.

Pencarian dengan bantuan drone Basarnas menemukan salah satu pelaku dalam kondisi meninggal dunia di dasar jurang. Korban, yang diidentifikasi sebagai Rachel Purba (20 tahun), segera dievakuasi ke RSUD Pandan untuk visum et repertum.

Sementara itu, dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam pencurian dari lokasi tower, Hermanto Telaumbanua (36 tahun) dan Marianto Sirait (44 tahun), berhasil diamankan warga dan diserahkan ke Polsek Pandan.

Polisi masih memburu dua pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. Kelima pelaku diduga berasal dari Pangkalan Kerinci, Riau.

Kapolsek Pandan, Iptu Zul Efendi, menyatakan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap seluruh jaringan pelaku dan motif di balik pencurian tersebut.

Polisi telah melakukan olah TKP di tower dan di lokasi jatuhnya para pelaku.

Berikut identitas Pelaku yang meninggal Dunia Rachel Purba (20), yang berhasil diamankan polisi Hermanto Telaumbanua (36) dan Marianto Sirait (44), sementara seorang pelaku lainnya masih buron.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak PT. Telkomsel belum memberikan pernyataan resmi terkait kerugian yang dialami. (Job Purba)

Soal 4 Pulau Picu Konflik, Gandi Parapat: Jabatan Kemendagri segera di Evaluasi!

0
Mantan Menhut RI Dr. H. Malem Sambat Kaban, S.E., M.Si, (Duduk Ditengah memakai jaket loreng biru), kiri-kanan Ketua FKIB, Ustaz Martono, Ir. Alexander Parsa, dan Korwil PMPHI Sumut, Drs Gandi Parapat (memakai kemeja putih), Selasa (17/6/2025 / Foto Dok. deteksi.co Istimewa)
Mantan Menhut RI Dr. H. Malem Sambat Kaban, S.E., M.Si, (Duduk Ditengah memakai jaket loreng biru), kiri-kanan Ketua FKIB, Ustaz Martono, Ir. Alexander Parsa, dan Korwil PMPHI Sumut, Drs Gandi Parapat (memakai kemeja putih), Selasa (17/6/2025 / Foto Dok. deteksi.co Istimewa)

DETEKSI.co-Medan, Koordinator Wilayah Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (Korwil PMPHI) Sumatera Utara, Drs. Gandi Parapat, menyatakan bahwa pihaknya sejak awal telah menyuarakan kekhawatiran terhadap potensi konflik akibat pengalihan empat pulau yakni Pulau Mangkir Gadang, Mangkir Ketek, Pulau Lipan, dan Pulau Panjang masuk ke wilayah administrasi Provinsi Sumatera Utara melalui keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menurut Gandi, keputusan Kemendagri tersebut merupakan tindakan fatal karena tidak mempertimbangkan aspek historis maupun data administratif kepemilikan yang sah.

“Keputusan ini bisa memicu konflik horizontal. Jabatan Kemendagri harus segera di evaluasi,” tegas Gandi Parapat kepada wartawan, Selasa (17/5/2025) sekitar pukul 15.00 WIB.

Gandi bahkan menyampaikan kritik tajam terhadap pejabat yang ia nilai hanya bersikap manis di hadapan Presiden Prabowo, namun tidak memiliki keberpihakan kepada kepentingan rakyat.

“Pusaran menteri yang hanya manis mulut itu sebaiknya segera disingkirkan. Tidak usah berlama-lama menjabat kalau justru menjadi beban. Tapi kalau ada pejabat yang benar-benar berpikir untuk membangun bangsa, maka mereka patut diapresiasi,” katanya.

Baca berita sebelumnya : PMPHI Sumut Minta Kemendagri Evaluasi Klaim Empat Pulau yang Picu Ketegangan Sumut–Aceh – Deteksi

Ia juga menyinggung soal kemungkinan aksi protes lebih luas. “Kalau masyarakat Aceh berniat menyegel kantor Kemendagri, kami di PMPHI siap mendukung. Keputusan itu sudah di luar batas nalar akal sehat, untung Presiden Prabowo di waktu yang tepat mengambil sikap tegas bahwa 4 pulau tersebut milik Aceh secara sah,” ujarnya.

Gandi pun mendesak Presiden Prabowo agar segera mengambil langkah tegas. “Kalau tidak mampu, serahkan saja ke Gibran. Dia juga sedang menanti kekuasaan,” sindirnya.

Tokoh Aktivis Sumut Angkat Suara

Dalam forum diskusi yang digelar oleh aktivis Sumut terkait polemik empat pulau tersebut, Ketua Forum Kebhinekaan Indonesia Bersatu (FKIB), Ustaz Martono, mengajak semua pihak berpedoman pada Perjanjian Helsinki dalam menyikapi penyelesaian masalah ini.

“Secara historis, empat pulau itu merupakan bagian dari Kabupaten Singkil, Provinsi Aceh,” jelasnya singkat.

Baca berita sebelumnya : Gandi Parapat Imbau Kemendagri Selesaikan Polemik Empat Pulau Lewat Forum Dialog – Deteksi

Sementara itu, Ir. Alexander Parsa, seorang tokoh muda asal Aceh, menilai selama ini hubungan antara masyarakat Sumatera Utara dan Aceh berjalan harmonis dan saling mendukung.

Namun, ia menyoroti sikap Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dinilainya terlalu cepat dalam merespons isu ini. “Ke depan, polemik ini harus dijadikan pelajaran. Kesalahan dalam pengambilan kebijakan bisa memicu konflik dan gesekan di masyarakat,” ujarnya.

Baca berita sebelumnya : MS Kaban Apresiasi Keputusan Presiden Prabowo Kembalikan 4 Pulau ke Aceh – Deteksi

Sebagai putra asal Aceh, Alexander juga mengingatkan Ketua DPRD Sumut agar lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan publik.

“Statement publik itu punya dampak. Jangan sampai menyinggung perasaan masyarakat, apalagi yang berada langsung di wilayah terdampak. Bukannya menyelesaikan masalah, malah bisa memperkeruh suasana,” jelasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan kritik akademik: “Perbanyaklah membaca buku, agar tahu sejarah dan memahami akar persoalan secara utuh.” kata Alexander. (Dofu Gaho)