Beranda blog Halaman 425

Kunjungi Polda Sumut, Kapolri Tinjau Renovasi Masjid hingga Bakti Sosial

0

DETEKSI.co – Medan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengunjungi Polda Sumatera Utara (Sumut) pada Sabtu (22/3/2025). Dalam kunjungan ini, ia meninjau renovasi Masjid Al-Hidayah, menghadiri kegiatan bakti sosial, serta menyaksikan peletakan batu pertama pembangunan gedung baru.

Setibanya di Masjid Al-Hidayah Polda Sumut, Kapolri disambut oleh Kapolda Sumut Irjen Whisnu Hermawan, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen Rio Firdianto, serta pimpinan dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumut. Irwasda Polda Sumut, Kombes Nanang Masbudi, memberikan penjelasan mengenai progres renovasi masjid tersebut.

Setelah itu, Jenderal Sigit mengunjungi lokasi Bakti Kesehatan TNI-Polri, yang menargetkan 1.000 penerima manfaat. Kegiatan ini mencakup layanan pengobatan umum, pemeriksaan gigi, serta pemberian kacamata dan tongkat bagi masyarakat yang membutuhkan. Kabiddokkes Polda Sumut, Kombes dr. Ginting, turut memberikan laporan mengenai pelaksanaan bakti kesehatan ini.

Kapolri juga menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Ditlantas dan Ditresnarkoba Polda Sumut. Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat serta alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Total bantuan sosial yang disalurkan mencapai 1.000 paket, yang berisi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak, dan roti kaleng.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Kapolri meresmikan renovasi Masjid Al-Hidayah dengan penandatanganan prasasti. Ia juga secara simbolis melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan helipad di lingkungan Polda Sumut. (Pea)

Mayat Wanita di Kebun Tebu Diski Ternyata Dibunuh Kekasih Sendiri, Ini Motifnya

0
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto saat memaparkan pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya ya g mayatnya dibuang dikebun tebu Diski, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. (DETEKSI.co/Ist)
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan didampingi Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto saat memaparkan pelaku pembunuhan terhadap kekasihnya ya g mayatnya dibuang dikebun tebu Diski, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. (DETEKSI.co/Ist)

DETEKSI.co – Medan, Warga yang berada di seputaran kebun tebu Diski, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang tidak sengaja menemukan sesosok mayat wanita.

Korban diketahui bernama Risma Yunita (31) warga Jalan Menteng II Medan tewas dibunuh oleh kekasihnya sendiri lalu membuang jasadnya ke kebun tebu, Jumat (21/3/2025).

Warga sekitar yang melihat mayat korban dalam kondisi memakai helm terbujur kaku di semak-semak lalu melaporkannya kepada pihak berwajib.

“Mayat wanita tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang mau pergi ke ladang. Saat ditemukan kondisi korban masih memakai helm dan jaket, tapi sepeda motor sudah tidak ada,” kata Rika (38) salah seorang warga sekitar.

Kabar penemuan mayat ini kemudian diteruskan kepada pihak berwajib yang kemudian turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya menangkap pelaku Edi Subayu alias Bayu (39) yang merupakan kekasih korban.

“Terhadap tersangka sudah kami amankan, pelaku ditangkap saat kabur ke Aceh dan pelaku tumbang ditembak polisi,” ucap Kapolrestabes Medan Kombes Pol Gidion Arif Setyawan kepada wartawan, Sabtu (22/3/2025).

Ia mengatakan selain membunuh pelaku juga merampok sepeda motor, perhiasan emas dan uang ratusan ribu milik korban.

“Pelaku membunuh korban dengan cara mencekik lehernya dari kos korban di Medan Krio kemudian membuang mayat korban ke kebun tebu,” kata Gidion.

Motif pembunuhan ini karena tersangka ingin menguasai harta benda korban yang merupakan kekasih yang akan dinikahinya.

“Tersangka sudah merencanakan untuk membunuh dan menguasai harta benda korban,” terangnya.

Terhadap tersangka polisi menjeratnya dengan Pasal 480 subs 365 KUHPidana ancaman hukuman penjara seumur hidup. (Pea)

Bazar Ramadan Polri Presisi dan Bansos Bhayangkari 2025: Polri Hadir dengan Kepedulian di Bulan Suci

0

DETEKSI.co – Medan, Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terasa di Mapolda Sumatera Utara pada Kamis sore (20/3/2025). Polda Sumut menggelar kegiatan Bazar Ramadan Polri Presisi dan Bansos Bhayangkari 2025 yang dihadiri langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., Ketua Bhayangkari Sumut, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut, serta pengurus Bhayangkari Sumut.

Dalam kegiatan ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga turut terhubung melalui Zoom Meeting. Dalam sambutannya, Kapolri mengajak seluruh jajaran Polri untuk terus mempererat solidaritas dalam melaksanakan tugas, khususnya di bulan suci Ramadan yang penuh berkah ini. Kapolri juga secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari kepedulian Polri kepada masyarakat. Saya berharap seluruh jajaran dapat terus memperkuat kebersamaan dan keikhlasan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolri dalam sambutannya.

Ratusan paket bantuan dibagikan kepada masyarakat yang hadir, termasuk kepada komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Sumatera Utara. Perwakilan dari keluarga besar ojol Sumut mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut beserta seluruh jajaran Polda Sumut atas perhatian dan kepeduliannya.

“Kami dari keluarga besar ojol Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Sumatera Utara beserta seluruh jajaran Polda Sumut yang telah mengundang kami hadir dalam acara Baksos Ramadan Polri Presisi dan Bansos Bhayangkari 2025. Kami mendoakan semoga Polri semakin dicintai masyarakat, karena masyarakat butuh Polri,” ujar salah satu perwakilan ojol.

Ucapan serupa juga disampaikan oleh masyarakat lainnya yang menerima bantuan. “Terima kasih, Pak Kapolda, yang sudah memperhatikan kami,” ungkap seorang driver ojol dengan penuh syukur.

“Terima kasih paketnya, Bu. Semoga selalu dilimpahkan rezeki, dimudahkan segala urusannya, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin,” ujar seorang ibu sambil tersenyum bahagia kepada Ketua Bhayangkari Sumut.

Kegiatan Bazar Ramadan Polri Presisi dan Bansos Bhayangkari 2025 ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan serta semakin menguatkan hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehangatan kebersamaan yang tercipta di acara ini menjadi cerminan semangat Polri dalam mengabdi kepada masyarakat dengan tulus dan ikhlas. (Pea)

Plt Wakapolrestabes Medan Pantau Pos Pengamanan Idul Fitri 1444 H/2025 M

0

DETEKSI.co – Medan, Plt Wakapolrestabes Medan, AKBP Taryono Raharja, SH SIK melakukan pemantauan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) Idul Fitri 1444 H/2025 M di wilayah hukum Polrestabes Medan. Pemantauan dimulai pukul 20.00 WIB, Jumat (21/3/2025) hingga selesai.

AKBP Taryono beserta Wakasatlantas Polrestabes Medan, Kompol Budi SH dan personel KRYD Pos Pam mengunjungi dua lokasi Pos Pam.

Lokasi pertama adalah Pos Pam Stasiun Kereta Api Medan, dan lokasi kedua di Pos Pam Cemara yang terletak di persimpangan Jalan Cemara dan Jalan Krakatau, Medan Timur.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan kelancaran pengamanan Idul Fitri di wilayah Medan.

Plt Wakapolrestabes Medan menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesigapan personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode Idul Fitri. (Pea)

Hasan Nasbi Jelaskan Pernyataan Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo “Dimasak Saja”

0
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (17/2/2025). © KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi saat ditemui di Istana, Jakarta, Senin (17/2/2025). © KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA.

DETEKSI.co-Jakarta, Kepala Komunikasi Kepresidenan/PCO Hasan Nasbi menjelaskan pernyataannya terkait teror kiriman kepala babi ‘dimasak saja’ kepada seorang jurnalis dan host sinar Bocor Alur Politik Tempo, Francisca Christy Rosana alias Cica.

Hasan sebelumnya melayangkan pernyataannya itu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/3/2025) malam.

Namun terbaru, Hasan menyatakan setuju dengan sikap Francisca, yang menanggapi teror itu dengan candaan pula, yakni mengaku lain kali akan memasak kepala babi tersebut lebih enak.

“Justru saya setuju dengan Francisca menyikapi teror itu. Kan Fransisca merecehkan teror itu sehingga KPI si peneror enggak kesampaian kan. Ya berarti kan salah orang itu, berarti kan enggak sampai itu,” kata Hasan kepada Kompas.com, Sabtu (22/3/2025).

Hasan mengaku, ia jarang setuju dengan Tempo. Namun kali ini, ia setuju dengan respons yang dibuat Cica agar tidak memperkuat teror.

Dengan begitu kata Hasan, peneror akan kehabisan akal dan stres karena niatnya tak tersampaikan.

“Menurut saya kalau dilecehkan begitu, kan si pelaku KPI-nya enggak sampai. Tujuannya enggak sampai. Saya rasa kalau sekaligus dimasak, jedot-jedotin kepala itu si peneror. Ya gimana, gagal deh,” ucap Hasan.

Menurut Hasan, cara merespons Cica termasuk elegan.

Respons terhadap teror semacam itu pernah terjadi pada peristiwa bom Thamrin 2016 silam.

Reaksi publik terhadap teror kala itu tidak menunjukkan ketakutan. Warga cuek saja membanjiri area bekas bom. Bahkan ada yang berjualan sate, gorengan, hingga kopi kemasan.

“Itu aktor intelektualnya pasti stres berat. Kan targetnya si peneror bukan soal berapa jumlah korban dan berapa ledakannya, tapi warga Jakarta enggak takut. Jadi KPI-nya enggak kesampaian,” jelas dia.

Hasan menilai, semua pihak yang memiliki konsen yang sama bahwa teror semacam mengirimkan paket berisi kepala babi, sudah ketinggalan zaman.

Oleh karenanya, ia pun menanggapi teror itu dengan candaan “dimasak saja”.

Ia pun menampik pernyataannya justru mengecilkan kebebasan pers alih-alih peneror.

Dirinya mendorong Tempo untuk melaporkan teror ke aparat penegak hukum dan mendorong penegak hukum untuk menindaklanjutinya.

“Kita kan enggak tahu urusan mereka dengan siapa. Tapi yang diminta tanggapan Istana. Makanya saya merasa ya proporsional saja menjawabnya. Menurut saya kalau dilaporkan ke polisi, polisi harus cari tahu tuh siapa yang mengirimkan itu. Tapi dari sisi kita, kita kan enggak tahu apa-apa. Dari sisi si wartawan Tempo itu sudah benar,” tandasnya.

Kronologi teror kepala babi
Sebelumnya diberitakan, Redaksi Tempo mendapat kiriman seonggok kepala babi dengan kondisi kedua telinganya terpotong melalui paket dari orang tak dikenal.

Kepala babi itu dibungkus dengan kardus, styrofoam, dan plastik. Tidak ada surat yang mengiringi paket, hanya sebuah kata “Cica” — mengacu pada seorang jurnalis dan host sinar Bocor Alur Politik Tempo, Francisca Christy Rosana alias Cica.

Adapun paket diterima pihak keamanan kantor pada Rabu (19/3/2025), dan baru diterima Cica pada Kamis (20/3/2025) sore, sekembalinya dari liputan.

Saat dibuka, bau busuk menguar. Redaksi Tempo lantas membawanya ke luar ruangan, karena khawatir membahayakan. Setelah dibuka, tampak kepala babi yang masuk terbungkus plastik lekat-lekat.

“Nah di kantor dibuka, baunya menyengat. Sehingga itu dibawa ke luar, lalu dibuka. Ya itu isinya kepala babi,” kata Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat saat dihubungi, Kamis (20/3/2025).

Menanggapi hal itu, Hasan berkelakar dengan kalimat “dimasak saja”.

“Sudah dimasak aja, sudah dimasak aja,” ucapnya, semalam.

Hasan meminta masalah itu tidak dibesar-besarkan mengingat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen terhadap kebebasan pers.

“Ada yang dihalang-halangi bikin berita? Kalau enggak ada yang dihalang-halangi bikin berita, itu artinya kebebasan pers kita bagus. Ada yang di-stop buat bikin berita dan wawancara? Enggak ada. Itu artinya kebebasan pers kita bagus,” beber Hasan.

“Ada yang takut enggak sekarang bikin berita? Ada yang dihalang-halangi enggak untuk liputan di Istana? Kan enggak. Itu artinya enggak ada kebebasan pers yang dikekang. Kayak misalnya Tempo masih boleh menulis berita enggak? Boleh kan? Masih boleh siaran Bocor Alus enggak? Tetap boleh kan? Itu artinya pemerintah enggak ikut campur sama sekali, enggak ganggu sama sekali,” lanjut dia.(KOMPAS.com/Net)

HUT ke-8 SMSI, Safari Ramadhan SMSI Sumut Kunjungi Panti Asuhan

0

DETEKSI.co-Medan, Dalam mengisi kegiatan religius di Bulan Suci Ramadhan, Serikat Media Siber Indonesia Provinsi Sumatera Utara (SMSI Sumut), kembali menggelar kegiatan sosial. Kegiatan bertema Safari Ramadhan ini, terbilang lebih spesial dari tahun-tahun sebelumnya.

SMSI ini telah genap berusia 8 tahun tepatnya tanggal 7 Maret 2025 lalu. Namun rangkaian kegiatan terus digelar seluruh pengurus SMSI seluruh Indonesia, tak terkecuali SMSI Sumut. Termasuk sejumlah pengurus kabupaten/kota pun tak ketinggalan menggelar berbagai kegiatan.

Kali ini, Safari Ramadhan bernuansa HUT ke-8 SMSI menyasar salah satu panti asuhan yang ada di Kota Medan. SMSI Sumut menyambangi Panti Asuhan Ade Irma Suryani yang terletak di Jalan Cik Di Tiro No. 110, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Jumat (21/3/2025).

Sebagaimana yang sering dilaksanakan SMSI Sumut, para pengurus menyalurkan sejumlah bahan pokok guna membantu asupan pangan anak-anak panti asuhan tersebut.

Ketua SMSI Sumut Erris J Napitupulu dalam kesempatan itu, mengaku bahagia bisa terus menggelar kegiatan amal seperti ini. “Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang SMSI lakukan setiap bulan puasa, natal dan tahun baru. Semoga apa yang diberikan ini bisa bermanfaat untuk menambah asupan pangan anak-anak di panti ini,” tuturnya.

Erris menyebut, minimnya bantuan pemerintah kepada para anak-anak panti asuhan khususnya di Panti Asuhan Ade Irma Suryani, menjadi pesan moral bagi para pengurus SMSI Sumut. “Panti Asuhan ini layak mendapat bantuan resmi dari pemerintah. Kami akan membantu mengkomunikasikan hal ini ke Pemprov Sumut,” ujarnya.

Dikatakan lagi, pemerintah terkait harus punya perhatian lebih terhadap masa depan anak-anak panti asuhan. “Untuk itulah, kami para pengurus SMSI yang notabene adalah pemilik media online, berinisiatif menjadikan kegiatan ini sebagai rutinitas. Semoga di Bulan Ramadhan ini kita semua yang berbuat baik mendapat ganjaran kebaikan pula dari Tuhan Yang Maha Kuasa,” ucap Erris.

Erris pun menyampaikan, kegiatan SMSI Sumut nantinya akan melaksanakan Buka Puasa Bersama sekaligus memperingati Hari Jadi ke-8, sebagai acara puncak pada Minggu (23/3/2025) mendatang.

Sementara itu, mewakili Pengurus Panti Asuhan Ade Irma Suryani, Iriana, tak lupa mengucap syukur atas bantuan bahan pokok yang diberikan SMSI Sumut kepada anak-anak panti asuhan yang dibinanya. “Hari ini Allah menggerakkan bapak-ibu Pengurus SMSI Sumut ke panti kami. Tentunya apapun yang diberikan kepada kami sangatlah bermanfaat,” ujarnya saat menerima kunjungan Pengurus SMSI Sumut, didampingi sejumlah pengurus panti.

Iriana menyebut, ada sekira 60 orang anak-anak yang dibinanya di panti asuhan ini, yang kesemuanya tetap bersekolah. Para pengurus panti terus berupaya sekuat tenaga membina dan menyekolahkan anak-anak tersebut.

Panti asuhan yang sudah berdiri sejak 1958 ini, dahulunya adalah yayasan yang digunakan untuk tempat penitipan anak. Sekaligus tempat membina bayi dan anak-anak terlantar. Kini, panti asuhan ini diberi nama Ade Irma Suryani, untuk mengenang anak seorang tokoh nasional yang gugur sebagai anak seorang pahlawan. “Harapannya, semoga anak-anak yang kami bina ini kelak tumbuh menjadi seorang pahlawan bagi bangsa dan masyarakat,” tutup Iriana.

Turut hadir para Pengurus SMSI Sumut, di antaranya, Penasehat Rony Purba, Sekretaris Ariadi, Wakil Sekretaris Ayu Kesumaningtyas, Bendahara Agus S Lubis, Ketua Bidang Organisasi dan Daerah Benny Pasaribu, Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan Agus Utama, dan Adi Wasgo. (Agus Utama/Ril)

Rico Waas Harapkan Pemko dan PP Tetap Solid Bangun Medan

0

DETEKSI.co-Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengharapkan Pemko dan Pemuda Pancasila (PP) tetap solid, konsisten, amanah, dan visioner dalam membangun kota ini.

Harapan ini disampaikan Wali Kota melalui sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Sofyan, pada acara Buka Puasa Bersama MPC PP Medan, Jumat (21/3) di Regale International Convention Centre.

Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain oleh Ketua MPC PP Medan Muhammad Rahmaddian Shah, Sekretaris Irwansyah Putra, dan segenap anggota PP itu, Sofyan menyampaikan ucapan terima kasih Rico Waas atas kepercayaan dan dukungan PP kepada pasangan Rico Waas-Zakiyuddin Harahap untuk menjadi Wali Kota dan Wali Kota Medan.

Kebersamaan dan kekuatan itu, lanjutnya, masih sangat dibutuhkan dalam membangun Kota Medan lima tahun ke depan.

“Kita tahu Pemuda Pancasila dalam setiap tindakannya, selalu mengedepankan nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila-sila Pancasila, mengutamakan persatuan dan kesatuan dalam memberikan manfaat bagi anggotanya dan masyarakat,” ungkapnya.

Dia menambahkan, kerja sama MPC PP Medan dengan Pemko telah terjalin sejak lama. Hubungan itu baik dalam bentuk kerja sama itu, lanjutnya, masih terjalin baik sampai hari ini.

“Mari kita tetap bersinergi, berkolaborasi membangun Medan,” ajak Sofyan.(Red/d)

Korban Tipu Gelap Menilai Keterlibatan RS Diduga Ditutupi Pihak Lapas Pematang Siantar

0

Ilustrasi.

DETEKSI.co – Medan, Korban penipuan satu unit mobil Daihatsu Terios yang seharga ratusan juta rupiah yang dilakukan oleh warga binaan Lapas Pematang Siantar berinisial RG diduga ada keterlibatan oknum Lapas Pematang Siantar berinisial RS. Pasalnya, keterlibatan daripada oknum tersebut terkesan dibiarkan oleh pejabat ataupun pimpinan Lapas Pematang Siantar dan tidak memberikan sanksi tegas terhadapnya serta menutup-nutupi persoalan ini.

Diketahui, kejadian tersebut berlangsung mulai kepemimpinan PJS (Kalapas Pematang Siantar) dan RS (KPLP Pematang Siantar) pada tahun 2022.

“Sudah jelas, pengakuan daripada adik kandung dan mamaknya RG menyerahkan langsung mobil saya itu kepada RS (Oknum Lapas Pematang Siantar),” ungkap P selaku korban kepada wartawan, Kamis (20/3/2025).

Sambung korban P, disitu sudah jelas ada keterlibatan RS atau kerja sama dengan RG dalam melakukan penipuan terhadap P (korban).

Lanjut ia menuturkan, bahwa keterangan daripada adik kandung dan mamaknya RG mobil tersebut masih sama RS dan belum dikembalikan kepada adik kandung RG.

“Pengakuan adik kandung dan mamaknya RG hingga kini mobil saya masih sama RS dan tidak pernah dikembalikan,” tandasnya.

Sementara itu, KPLP Pematang Siantar Edward Situmorang saat dikonfirmasi awak media, pada hari Kamis (20/3/2025) kemarin, terkait keterlibatan anggotanya RS dalam penipuan terhadap korban mengatakan bahwa anggota menjadi korban.

“Sudah saya tanya anggota saya, justru anggota saya jg menjadi korban. Anggota saya mau bicara lgsg dgn pelapor tp belum terhubung,” tulis Edward Situmorang.

“Krn anggota saya ditawari membeli mobil milik pribadi Reza lengkap dgn surat dan harga jg telah disepakati. Namun stlh bbrp hari reza tdk bisa menunjukkan surat resmi mobil tsb makanya anggota saya minta uang dikembalikan dan mobil sudah dikembalikan ke adik reza namun uangnya yg dikembalikan tdk semua dari awal pembelian,” tulis Edward Situmorang lagi.

Ketika disinggung penjelasan arti anggota menjadi korban, mengatakan bahwa anggotanya sangat dirugikan.

“Makanya lebih baik pelapor aja jumpa dgn anggota saya. Makanya anggota saya jg dirugikan krn uang pembayaran awal dgn uang yg dikembalikan tdk sesuai krn surat tdk ada makanya mobil dikembalikan. Apa gak korban namanya pak?,” tegasnya. (Tim/Bersambung)

Soal Desakan PAW David Roni Ganda Sinaga, Hasyim : Ini Aksi Spontan Bukan Setingan

0

DETEKSI.co-Medan, Suasana buka puasa (bukber) pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan mendadak tegang, Jumat ( 21/3/2025) di Papi Cafe & Garden, Jln Bunga Sakura 1, Tj.Selamat, Medan Tuntungan.

Pasalnya, saat itu Ketua DPC PDI Perjuangan, Hasyim didatangi sejumlah pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan mewakili 21 PAC di Kota Medan.

Dimana, mereka mendesak Ketua DPC PDIP Kota, Hasyim, melakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Anggota DPRD Medan, David Roni Ganda Sinaga yang dinilai telah mencoreng partai moncong putih.

“Kami yang bertanda tangan di bawah ini ketua-ketua PAC-PDI Perjuangan se-Kota Medan menyatukan sikap meminta kepada Pimpinan DPC PDI Perjuangan Kota Medan agar meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas sikap arogan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan masa bakti 2024-2029 yang bernama David Roni Sinaga,” kata Ketua PAC PDIP Medan Baru, Juphiter Ginting, saat menyerahkan berkas kepada Ketua DPC PDI Perjuangan, Hasyim.

Adapun dasar pemikiran ke-21 ketua-ketua PAC se-Kota Medan yakni, pada tanggal 18 Maret 2025 di kamar mandi lantai 3 Gedung DPRD Medan, David Roni Sinaga terlibat perkelahian dengan anggota DPRD dari Fraksi Partai Demokrat yang bernama Dodi Robert Simangunsong usai rapat Komisi 3 DPRD Kota Medan.

Akibat dari tindikan arogan David Roni Ganda Sinaga tersebut membuat berita viral di media sosial serta menjadi trending topik di media cetak maupun media elektronik.

” Yang mana saat bersamaan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri telah menginstrutsikan kepada seluruh jajaran pengurus partai dari tingkatan DPP, DPD, DPC, PAC, ranting serta anak ranting dan kepada seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan mulai tingkatan DPR RI, DPR Provinsi serta DPRD Kabupaten/Kota agar menciptakan suasana yang kondusif di daerah serta lingkungan masing-masing dan di lingkungan kerja fraksi partai tingkatan masing-masing,” katanya.

Hal ini tidak terlepas mengingat situasi politik nasional hingga saat ini tidak dalam kondisi baik baik saja, David Roni Ganda Sinaga saat menjabat sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan masa bakti 2019-2024 pernah juga melakukan penganiayaan terhadap Khalk Fanduani di salah satu club malam yang ada di Kota Medan di bulan November tahun 2022.

” Tindakan penganiayaan yang dilakukan David Roni Sinaga telah dilaporkan ke Polrestabes Kota Medan,” bebernya.

Surat 21 PAC PDIP se-Kota Medan yang telah dibacakan langsung disampaikan kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Medan, Hasyim.

Menyikapi itu Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim, mengatakan aksi para kader tersebut spontan.

” Ini aksi spontan, tidak ada setingan apa pun.Karena saya hadir untuk membuka puasa bersama dengan seluruh PAC secara internal, tapi setelah berbuka puasa mereka mendatangi saya ,” kata Hasyim.

Disinggung wartawan soal aksi peristiwa perkelahian antara David Roni Ganda Sinaga (PDI Perjuangan) dan Dodi Robert Simangunsong (Partai Demokrat) dinilai telah mencoreng nama baik lembaga DPRD Medan.

” Secara internal partai, kita telah meminta Ketua Fraksi PDIP Robi Barus untuk segera meminta klarifikasi dari David Roni Ganda Sinaga. Karena David membawa nama PDI Perjuangan,” kata Hasyim.

” Dan harus dipahami bersama, bahwa status saudara David bagian yang tidak terpisahkan dari partai, karena secara tidak langsung Fraksi PDI Perjuangan merupakan satu kesatuan dengan PDI Perjuangan. Tindakan itu jelas telah mencoreng nama baik partai,” kata eks Ketua DPRD Medan ini.

Untuk itulah Hasyim mengatakan hasil klarifikasi yang diambil oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan harus segera dilaporkan ke DPC PDI Perjuangan Medan.

Ia juga meminta Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kota Medan segera memeriksa kedua anggota dewan.

“Atas peristiwa ini, maka kedua dewan harus diperiksa BKD karena ini melibatkan dua partai,” katanya.

Hasyim menyebut, tidak tertutup kemungkinan sanksi dan proses PAW akan diterima David Roni Ganda Sinaga. Akan tetapi, pihaknya masih menunggu hasil rekomendasi Fraksi dan BKD, berikut kader-kader yang ada.

Diberitakan sebelumnya, anggota DPRD Medan David Roni Ganda Sinaga dan Dodi Robert Simangunsong berkelahi di kamar mandi di Lantai 3 kantor DPRD Medan. Keduanya bertengkar usai rapat yang digelar Komisi 3 DPRD Medan.

Sejumlah security dan Wakil ketua DPRD Medan dari Gerindra, Zulkarnaen, mencoba melerai keduanya. (moe)

Pangdam I/BB Pimpin Upacara Penutupan TMMD ke-123 TA 2025 di Langkat

0

DETEKSI.co-Langkat, Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin upacara penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 TA 2025 secara serentak. Acara ini berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, pada Kamis (20/3/2025).

Penutupan ini menandai berakhirnya program TMMD yang telah berjalan selama satu bulan dengan melibatkan enam satuan tugas (Satgas) di seluruh jajaran Kodam I/Bukit Barisan.

Dalam amanatnya, Pangdam menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata dari operasi bakti TNI dalam kategori operasi militer selain perang. Program ini dilaksanakan untuk memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat, dengan sasaran fisik yang ditentukan secara cermat dan disesuaikan dengan kebutuhan prioritas masyarakat setempat sebagai penerima manfaat utama. Untuk memastikan seluruh sasaran tercapai tepat waktu dan sesuai target, kegiatan ini telah diawali dengan pra-TMMD.

Selain pembangunan fisik dan nonfisik, TMMD ke-123 juga mencakup berbagai program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), seperti TNI Manunggal Air, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), program penurunan angka stunting, serta penanaman pohon guna menunjang ketahanan pangan.

Pangdam menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kepercayaan yang diberikan kepada TNI dalam mempercepat pembangunan di wilayah ini, juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat serta seluruh prajurit Satgas TMMD yang telah bekerja tanpa mengenal lelah dalam menjalankan program ini.

Semangat gotong-royong yang terjalin selama pelaksanaan TMMD ke-123, menurut Pangdam, menjadi bukti bahwa kebersamaan dapat mengatasi berbagai tantangan menuju kemajuan. Selain itu juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang telah meliput dan mempublikasikan kegiatan ini secara luas.

Pangdam menilai bahwa peran media sangat penting dalam menyebarluaskan informasi mengenai TMMD, sehingga dapat menjadi motivasi bagi wilayah lain yang akan melaksanakan program serupa.

Di akhir rangkaian kegiatan, Pangdam I/BB menyerahkan paket sembako kepada masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian sosial , juga meninjau berbagai kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka penutupan TMMD, seperti pengobatan gratis, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pasar murah yang diadakan untuk membantu perekonomian warga. Upacara penutupan ini turut dihadiri oleh Asops Kasdam I/BB, Aster Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Langkat.(Ril)

Sumber : Pendam I/BB