DETEKSI.co-Tapteng, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar Workshop Penyusunan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan Manajemen Risiko di Hasian Hotel, Selasa 21-22 Juli 2026.
Inspektur Kabupaten Tapanuli Tengah Mus Mulyadi Malau menyampaikan bahwa workshop ini upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara dan diikuti oleh pimpinan OPD maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tapteng.
Disampaikan, workshop ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam serta jaminan yang memadai atas efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, keandalan pelaporan keuangan, hingga ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan.
“Sasaran dari kegiatan ini yakni peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” kata Mulyadi dalam rilis yang diterima, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan pentingnya pemahaman SPIP secara komprehensif bagi seluruh aparatur pemerintah.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008, Sistem Pengendalian Intern Pemerintah merupakan proses integral yang dilakukan secara terus-menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai.
Tujuannya untuk memberikan keyakinan memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang terkendali, terencana, efektif, efisien, serta berorientasi pada hasil dengan output dan outcome yang terukur,” ujar Mulyadi.
Ia juga menekankan agar ilmu dari kegiatan ini diterapkan dengan baik di setiap instansi Pemkab Tapteng, meminimalisir kekeliruan dan kesalahan terjadi berulang-ulang.
“Jangan menjadi agenda seremonial saja, melainkan harus diimplementasikan secara nyata di setiap unit kerja,” imbau Inspektur. (Rosianna Hutabarat)


