Gantikan Gedung Rusak, Bupati Resmikan Gedung Sementara SDN 155683 Sigiring-giring

DETEKSI.co-Tapteng, Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu meresmikan gedung sementara SDN 155683 Sigiring-giring, Kecamatan Tukka, Kamis (30/4/2026).

Gedung ini diperuntukkan sebagai tempat menimba ilmu pelajar yang kehilangan gedung sekolahnya akibat bencana alam yang melanda wilayah Hutanabolon dan sekitarnya November 2025 lalu.

Disampaikan Bupati, bahwa dunia pendidikan terus bangkit pasca bencana. Gedung sementara sekolah ini merupakan hasil bantuan dari Save The Children dan PT. Lion Super Indo.

“Kami berharap gedung ini dapat membangkitkan semangat para siswa untuk meraih cita- cita,” ucapnya dalam rilis yang diterima Jumat (1/5/2026).

Dia juga menyemangati para siswa bahwa meskipun bangunan sekolah mengalami kerusakan, semangat belajar tidak boleh ikut runtuh.

“Sekolah ini mungkin sederhana dan bersifat sementara, tetapi dari tempat inilah kita berharap lahir generasi hebat guru, dokter, TNI, Polri, bahkan pemimpin masa depan,” ujar Masinton.

Bupati juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapteng menargetkan pembangunan kembali sekitar 70 unit sekolah rusak dalam tahun ini termasuk pembangunan infrastruktur jalan, hunian tetap, serta fasilitas layanan dasar seperti puskesmas di wilayah terdampak.

“Prinsip pembangunan pascabencana adalah membangun lebih kuat, aman, dan tangguh. Kami mohon masyarakat bersabar karena semua proses mengikuti mekanisme penganggaran dan legalitas lahan,” jelasnya.

Masinton menghaturkan terima kasih kepada Raynol Hermes Tambunan yang telah menghibahkan lahannya untuk pembangunan ruang belajar sementara tersebut.

Sementara itu, perwakilan Board Save the Children Fransiska Sontiara Savitri menyampaikan fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh para guru dan siswa agar proses belajar mengajar tetap berjalan optimal meski dalam kondisi darurat.

“Kami ingin anak-anak tetap semangat belajar, berkreasi, dan berinteraksi. Ini adalah langkah awal untuk membangun masa depan yang lebih baik,” ujarnya.

Perwakilan PT Lion Super Indo Yuvlinda Susanta menegaskan bahwa pembangunan ruang belajar sementara ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak terdampak bencana.

“Bangunan ini mungkin sementara, tetapi harapan dan cita-cita anak-anak tidak boleh tertunda. Ini adalah wujud nyata solidaritas kami untuk memastikan pendidikan tetap berjalan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa bantuan tersebut diharapkan menjadi awal hubungan berkelanjutan antara pihaknya dengan masyarakat Tapanuli Tengah.

Turut berhadir dalam kegiatan tersebut mewakili Dandim 0211 TT, Kadis Pendidikan Tapteng, OPD, Camat, Lurah, Kades, serta Kepala Sekolah. (RH)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']