Sinergi Imigrasi–Pemko Medan Diperkuat, 1.000 Pengungsi Jadi Sorotan Serius

DETEKSI.co-Medan, Sinergi Imigrasi dan Pemerintah Kota Medan menjadi fokus utama dalam pertemuan antara Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dengan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Utara, Dr. Parlindungan. Pertemuan berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota di Jalan Sudirman, Medan Polonia, Senin (4/5/2026).

Sinergi Imigrasi dan pengawasan orang asing menjadi pembahasan utama dalam audiensi tersebut. Kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi lintas instansi, terutama dalam mengawasi keberadaan warga negara asing serta menangani pengungsi di Kota Medan.

Kakanwil Imigrasi Sumut, Dr. Parlindungan, mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 11 Kantor Imigrasi di wilayah Sumatera Utara. Jumlah tersebut direncanakan bertambah dengan pembukaan dua kantor baru, salah satunya di Kabupaten Labuhan Batu.

Ia menjelaskan, struktur imigrasi berbeda dengan TNI dan Polri yang memiliki jaringan hingga ke seluruh daerah. Meski demikian, Kota Medan saat ini sudah didukung oleh dua kantor imigrasi untuk melayani tingginya mobilitas masyarakat.

Pengungsi di Medan menjadi isu krusial yang turut dibahas dalam pertemuan tersebut. Parlindungan menyebutkan, saat ini terdapat sekitar 1.000 pengungsi luar negeri yang berada di Kota Medan.

Menurutnya, Indonesia bukan negara tujuan akhir bagi para pengungsi. Namun, proses transit yang cukup lama kerap menimbulkan dampak sosial di tengah masyarakat.

“Pengungsi ini tidak untuk menetap, tetapi dalam prosesnya bisa memunculkan persoalan sosial. Karena itu, pengawasan dan koordinasi harus dilakukan secara maksimal, termasuk terkait penempatan di rumah detensi,” jelasnya.

Pengawasan orang asing dan tenaga kerja asing juga menjadi perhatian penting. Parlindungan menekankan bahwa pendataan yang akurat sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Utara.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya kerja sama erat antara Pemko Medan dan Imigrasi dalam menghadapi berbagai dinamika yang terjadi di lapangan.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini. Harapannya, sinergitas terus diperkuat, terutama dalam memantau status pengungsi dan warga negara asing di Kota Medan,” ujar Rico.

Rico juga menyoroti perlunya koordinasi dengan organisasi internasional seperti International Organization for Migration (IOM) dalam menangani pengungsi.

Ia mengungkap adanya fenomena sosial di mana pengungsi menjalin hubungan hingga pernikahan dengan warga negara Indonesia. Hal ini dinilai membutuhkan penanganan hukum dan administrasi yang tepat.

“Pemko Medan siap berkoordinasi untuk mencari solusi terbaik. Yang terpenting, komunikasi harus tetap terbuka demi menjaga kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat kerja sama antara Pemko Medan dan Kanwil Imigrasi Sumut, khususnya dalam pengawasan orang asing, penanganan pengungsi, serta menjaga kondusivitas wilayah. (Red/d)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']