DETEKSI.co-Tapteng, Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) melaksanakan revitalisasi jembatan rambing Sibabangun, yang menjadi akses utama warga pasca diterjang banjir serta tanah longsor November 2025 lalu.
Kapolsek Sibabangun Iptu Totok Catur Wahono menuturkan adapun kerusakan pada jembatan terdapat di beberapa bagian juga patah besi pengikat serta bantalan kayu yang lapuk.
Kerusakan tersebut membuat warga setempat khawatir saat melintasinya saat beraktivitas khususnya bagi para pejalan kaki dan kondisi ini sangat menyulitkan mobilitas warga sehari-hari.
Dijelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesulitan yang dialami masyarakat.
Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan kehadiran nyata di tengah-tengah masyarakat, terutama membantu pemulihan daerah terdampak bencana.
“Jembatan rambing ini sangat vital bagi warga lingkungan IV Kampung Baru, Kelurahan Sibabangun untuk beraktivitas, berkebun, hingga akses anak ke sekolah,” jelas Kapolsek Totok di Ruang Kerjanya, Selasa (12/5).
Dia mengungkapkan perbaikan jembatan dilakukan dengan mengganti seluruh bagian jembatan yang telah rusak untuk penguatan jembatan dan dikerjakan secara bergotong royong bersama warga.
“Yang kami ganti itu balok maupun papan atau lantai jembatan yang telah rusak. Selain itu pembersihan dan pengecatan terhadap tiang pondasi, sling pengaman dan besi pengikat jembatan,” tuturnya.
Diungkapkan, ironinya jembatan rambing tersebut dibangun lima belas tahun yang lalu namun belum pernah dilakukan renovasi oleh pemerintahan setempat.
Kepala Lingkungan IV Kelurahan Sibabangun Samiadi menghaturkan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian dan langkah cepat yang dilakukan Polri.
Menurutnya, perbaikan ini adalah jawaban atas keluhan panjang warga yang selama ini kesulitan namun belum tertangani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Tapteng khususnya Polsek Sibabangun atas bantuan pembangunan jembatan rambing ini sangat berarti besar karena kemarin kami sangat kesulitan untuk melintas,” ucapnya. (RH)


