DETEKSI.co-Padangsidimpuan, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut), Farianda Putra Sinik, menegaskan bahwa calon pemimpin PWI harus memiliki jiwa entrepreneur, kemampuan kepemimpinan, serta mampu membangun kemitraan untuk mewujudkan organisasi yang mandiri dan meningkatkan kesejahteraan anggota.
Hal itu disampaikan Farianda saat menghadiri Konferensi IX PWI Tabagsel di Aula Natama Hotel Padangsidimpuan, Kamis (29/10/2026). Konferensi dibuka Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Sekretaris Daerah, Rahmat Marzuki.
Menurut Farianda, memimpin organisasi wartawan bukan sekadar menjalankan kegiatan jurnalistik, tetapi juga membutuhkan kemampuan mengelola organisasi, mencari sumber pendanaan, dan memperjuangkan kepentingan anggota.
“Ketua PWI harus memiliki jiwa entrepreneur. Organisasi tidak bisa hanya mengandalkan rilis. Harus ada upaya membangun kemitraan dengan pemerintah daerah, pihak swasta, dan berbagai elemen lainnya agar organisasi dapat berjalan mandiri,” tegasnya.
Ia mencontohkan, selama kepemimpinannya di PWI Sumut, jumlah anggota meningkat dari sekitar 500 orang menjadi hampir 1.000 orang.
Selain penguatan organisasi, Farianda menekankan pentingnya perlindungan sosial, jaminan kecelakaan kerja, serta perhatian terhadap keluarga anggota. Menurutnya, PWI harus hadir ketika wartawan menghadapi persoalan maupun musibah.
Farianda juga mengingatkan pentingnya peningkatan profesionalisme melalui pendidikan, pelatihan, dan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sesuai jenjang keanggotaan.
Menjelang pemilihan Ketua PWI Tabagsel, ia mengajak seluruh anggota menjaga persaudaraan dan tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan perpecahan.
“Ini adalah pesta demokrasi. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah. Setelah konferensi selesai, kita harus kembali bersatu dan bekerja bersama untuk membesarkan organisasi,” pesannya.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan melalui Sekda Rahmat Marzuki menyampaikan bahwa PWI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan mencerdaskan masyarakat.
Ia berharap siapa pun yang terpilih menjadi Ketua PWI Tabagsel mampu merangkul seluruh anggota, menjaga independensi pers, memperkuat kemitraan, dan memperjuangkan kesejahteraan wartawan.
Ketua PWI Tabagsel, Kodir Pohan, juga berharap konferensi tersebut melahirkan kepemimpinan yang mampu menjadikan organisasi semakin solid, profesional, dan bermartabat.
Ketua Panitia, Armansyah Nasution, menjelaskan bahwa Konferensi IX merupakan bagian dari regenerasi kepemimpinan sekaligus momentum mengevaluasi program kerja dan menentukan arah organisasi PWI Tabagsel ke depan.
Melalui konferensi ini, diharapkan lahir pemimpin yang mampu membawa PWI Tabagsel semakin maju, mandiri, serta memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggotanya. (Ril)


