Gubsu Edy Rahmayadi Pintar Mencari Uang

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co-Medan, Kordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI), Gandi Parapat melihat adanya kantin Gubernur, sungguh tagjub karena ada fasilitas jualan umum kantor Gubsu jalan Diponegoro Medan.

Gandi menilai Gubernur Edy Rahmayadi pintar mencari uang, dengan adanya restoran ala Edy, bisa saja tahun depan ada Penambahan Pendapatan Daerah (PAD), kata Kordinator PMPHI usai makan siang Selasa (12/4/2022) pukul 13.30 WIB.

Dilain sisi Gandi menyoroti tentang perubahan peruntukan, apakah restoran ini sudah diketahui oleh anggota DPRD SU, membuat kebijakan sendiri sendiri tidak boleh karena negara kita ini menganut azas demokrasi yakni Trias Politika (pemisahan kekuasaan).

Jika hal ini dibiarkan, maka arsitektur kantor Gubsu, yang dulu itu bisa saja kita berpendapat salah mendesain. Menilik dari Gubsu sebelumnya belum ada yang yang mewacanakan kebijakan yang bertentangan dengan aturan, lalu pertanggungjawaban perubahan peruntukan ini kemana, tanya Gandi kepada wartawan Selasa (12/4/2022) pukul 13.30 WIB.

Perlu disadari publik bahwa kantor Gubsu bukan milik seorang, namun milik masyarakat Sumatera Utara, Semula restoran ini adalah ruangan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provsu.

Berita sebelumnya, jurnalis proPerubahan yang digagas bung Efendy Naibaho, Senin (21/2/2022) menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubsu, dalam suratnya  menjelaskan, ” Kami wartawan yang selalu mangkal di Warkop sepanjang jalan Kartini Medan tepatnya disamping Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Dengan bermurah hati nya bapak Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi kami mengucapkan terimakasih yang setinggi tingginya, karena telah mengangkat harkat dan martabat pedagang kaki lima.

Selama ini para pedagang berjualan di atas parit dan trotoar, dengan dipindahkan warkop jalan Kartini ke ruangan kantor Gubernur yang sangat Representatif dan Strategi, sekali lagi kami ucapkan semoga Sumatera Utara semakin bermartabat.” Demikian petikan surat disampaikan kepada orang nomor 1 di Sumut. (Red)