Jadikan Medan Kota Wisata, Bobby Nasution Mohon Waktu & Dukungan Penuh Seluruh Masyarakat

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Medan, Beranda Kreatif (Bekraf) Medan tampil beda dari biasanya di Balai Kota Medan, Minggu (31/7) malam. Selain mengusung Balai Kota Medan Fashion Festival, acara rutin yang digelar setiap pekannya ini dimeriahkan dengan aksi drifting yang dilakukan Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama drifter nasional dan internasional Akbar Raiz yang membuat takjub dan decak kagum ribuan pengunjung.

Yang membuat acara semakin menarik, ketika Bobby Nasution, Aulia Rachman dan Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman tampil layaknya model dengan mengenakan fesyen yang menarik tampil layaknya di atas catwalk di Balai Kota Medan Fashion Festival sehingga mendapat aplaus meriah dari pengunjung. Sebelumnya, asisten, pimpinan organisasi pimpinan daerah (OPD) di lingkungan Pemko Medan serta camat lebih dulu tampil dengan fesyen yang tak kalah menarik.

Di samping itu sejumlah mobil mewah juga dipajang, di antaranya Lamborghini, Ferrari, Porsche serta Alphard di halaman Balai Kota Medan sehingga mengundang perhatian pengunjung, termasuk menjadikannya sebagai latar belakang swafoto. Sedangkan di depan Balai Kota dipajang sejumlah mobil hasil modifikasi.

Dalam sambutan singkatnya, Bobby Nasution didampingi Aulia Rachman, Ketua DPRD Medan Hasyim, SE dan Akbar Raiz mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini guna mempromosikan apa yang dimiliki Kota Medan untuk mensejahterakan masyarakat melalui pariwisata. Dikatakannya, membuat pariwisata atau menjadikan Kota Medan sebagai tujuan wisata tentunya tidak mudah seperti membalikkan telapak tangan.

“Kita tidak mungkin sekejap menjadikan Kota Medan sebagai kota pariwisata seperti Bali, Jawa Barat maupun kota-kota lain di Indonesia yang telah memiliki tempat pariwisata. Itu tidak mudah, tapi kami mohon waktu kepada seluruh masyarakat untuk mencoba terus mengembangkan wisata di Kota Medan melalui pembangunan infrastruktur dan fisik,” kata Bobby Nasution.

Meski demikian, kata Bobby, pembangunan infrastruktur dan fisik tidak cukup. Peran serta dan dukungan seluruh masyarakat, ungkapnya, sangat dibutuhkan untuk mewujudkan Medan sebagai kota pariwisata.

Di kesempatan itu, menantu Presiden Joko Widodo ini mengungkapkan, gambar-gambar di mobil yang dikendarai untuk drifting bersama Akbar Raiz merupakan hasil mural anak Medan. Begitu juga dengan film tentang drifting yang disajikan, jelasnya, merupakan hasil karya anak-anak film Medan. Oleh karenanya Bobby mengajak seluruh anak muda kreatif Kota Medan untuk terus berkarya dan berkreasi.

“Banggalah jadi anak Medan, baik itu sebagai anak musik, anak mural, anak film maupun yang lainnya. Mudah-mudah kegiatan kreatif yang dilakukan dapat memajukan perekonomian Kota Medan,” harapnya.

Sementara itu Aulia Rachman mengajak seluruh anak Medan untuk memanfaatkan internet dan media sosial guna menunjukkan ke seluruh Indonesia, Kota Medan saat ini dipimpin oleh anak muda yang tangguh dan memiliki ide-ide cukup baik.

“Kita bangga memiliki pemimpin muda yang penuh inovasi dan kreatif. Film tentang drifting yang disajikan itu sebagai upaya yang dilakukan Pak Wali untuk menunjukkan Kota Medan dengan konsep anak muda. Ini lah yang namanya Istana Maimun, Tugu Guru Patimpus dan Kantor Pos. Tujuannya agar seluruh Indonesia mengetahui Kota Medan saat ini sudah berubah,” papar Aulia.

Selanjutnya, Aulia minta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar apa yang menjadi inisiatif dan keinginan Wali Kota dapat dimudahkan Allah SWT.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang antusias mengikuti Bekraf Medan. Kegiatan ini rutin digelar setiap pekan sebagai upaya untuk memajukan pariwisata dan UMKM di Kota Medan,” ujarnya.

Bekraf Medan diawali dengan pertunjukan musik yang berhasil mengajak pengunjung bernyanyi dan berjoget. Setelah itu dilanjutkan dengan tarian multi etnis dan  fashion show. Kemeriahan ini semakin meriah lagi dengan atraksi drifting yang dilakukan Bobby Nasution bersama drifter Akbar Raiz. Dengan start dari depan Paladium Plaza, aksi drifting yang dilakukan mengundang decak kagum seluruh pengunjung hingga pintu masuk depan Balai Kota.

Selain fashion yang diikuti Wali Kota, Wakil Wali Kota, Sekda, Asisten, pimpinan OPD, Kabag dan Camat, Bekraf juga dimeriahkan dengan aksi magician. Untuk lomba fashion, juri menetapkan Kadis Perindustrian Kota Medan sebagai juara pertama kategori eselon dua. Kepala BPBD sebagai juara kedua dan Dirut PUD Pasar sebagai juara ketiga.

Untuk fashion kategori eselon tiga, juara pertama diraih Camat Medan Deli, juara kedua Camat Medan Petisah dan Camat Medan Labuhan juara ketiga. Wali Kota bersama Ketua DPRD Medan didampingi Wakil Wali Kota menyerahkan hadiah kepada para pemenang, termasuk pemenang untuk kategori asosiasi dan umum. Acara dipungkasi dengan penyerahan lukisan bergambar Wali Kota, Wakil Wali Kota dan Sekda. (Van)