Beranda blog Halaman 1913

Menteri BUMN Erick Thohir Pastikan Kontribusi BUMN dalam Penanganan Pandemi

0

DETEKSI.co – Jakarta, Menteri BUMN Erick Thohir turun langsung dalam memastikan kontribusi BUMN dalam penanganan pandemi COVID-19, terutama untuk memenuhi kebutuhan oksigen dan obat-obatan. Selain memastikan distribusi dan harga obat yang memadai lewat BUMN sektor farmasi, BUMN juga ikut memastikan ketersediaan tabung oksigen untuk sejumlah rumah sakit (RS).

“BUMN bergerak cepat di segala lini. Ini terutama untuk membantu ketersediaan oksigen. Beberapa perusahaan BUMN sudah menyalurkan oksigen ke sejumlah wilayah yang membutuhkan,” ujarnya dalam keterangan pers tertulis, Selasa (06/07/2021).

Erick mengungkapkan perusahaan-perusahaan BUMN strategis seperti Pertamina Group termasuk di dalamnya adalah PGN, Krakatau Steel, dan Pupuk Indonesia Group yang di dalamnya ada Petrokimia dan juga PUSRI. Tak kalah penting, Pelindo ikut aktif dalam infrastruktur logistiknya.

Pertamina Group, ujarnya, selain mengalokasikan infrastrukturnya untuk memperlancar alokasi dan distribusi oksigen ke lokasi-lokasi yang membutuhkan, melalui PGN juga memberikan bantuan dan oksigen. Sementara Pupuk Indonesia Group sudah mengirimkan total 96.73 ton oksigen ke RS yang ada di Jakarta, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

“Krakatau Steel yang memiliki alokasi oksigen yang cukup besar yang selama ini digunakan sebagai bagian proses produksi baja. Kini kapasitas oksigen milik Krakatau Steel pun segera dialihkan untuk membantu ketersediaan oksigen di rumah sakit,” ungkapnya.

Menurut Erick, dengan fasilitas yang dimiliki mulai dari raw material hingga jaringan distribusi, fokus BUMN adalah untuk membantu penanganan pandemi. Dia optimistis langkah cepat yang dilakukan perusahaan-perusahaan BUMN akan cepat dalam merespons kebutuhan di lapangan.

“Saat ini fokus adalah menjamin ketersediaan oksigen yang memadai bagi seluruh rumah sakit dan tempat perawatan. Distribusi secara masif terus dilakukan dan insya Allah ini akan menjamin ketahanan persediaan oksigen di rumah sakit,” ujarnya.

Erick pun mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh segenap pihak di BUMN yang berkolaborasi secara aktif dalam membantu penanganan COVID-19. Dia pun meminta agar pelayanan tersebut terus ditingkatkan demi misi untuk membantu Indonesia untuk bangkit dari pandemi.

“Mulai dari kru di lapangan, pabrik, maupun yang terlibat dalam mendistribusikannya hingga jajaran direksi, saya memberi apresiasi yang tinggi. Tugas belum usai dan terus, kami dari BUMN akan meningkatkan pelayanan pada kebutuhan masyarakat terkait penanganan pandemi maupun kebutuhan sehari-hari,” tandasnya. (HUMAS KEMENTERIAN BUMN/UN)

Landaikan Kurva Covid-19, Menko Marinves Luhut: Tekan Mobilitas Hingga 50 Persen

0

DETEKSI.co – Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Marves) menegaskan untuk menekan laju pandemi COVID-19 yang saat ini mengalami lonjakan diperlukan setidaknya penurunan mobilitas masyarakat sebesar 30 persen.

Hal tersebut disampaikannya dalam keterangan pers usai menghadiri Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi COVID-19 yang dipimpin oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), secara virtual, Selasa (06/07/2021).

“Menurut analisis kami, dibutuhkan penurunan mobilitas minimal 30 persen, dan ini sudah saya brief ke semua teman-teman polisi maupun TNI, para gubernur, dan para bupati, wali kota,” ujarnya.

Bahkan, Luhut menambahkan, dalam menghadapi varian Delta yang memiliki tingkat penularan lebih tinggi mobilitas masyarakat perlu ditekan hingga 50 persen.

“Kita berharap kalau bisa dalam minggu ini kita sudah dekat 50 persen, saya kira minggu depan kita akan mulai melihat flattening, kemudian kita akan melihat secara perlahan dia [kurva COVID-19] mulai menurun,” ujarnya.

Menko Marves menegaskan, pemerintah terus memonitor mobilitas masyarakat melalui indeks mobilitas dan data cahaya malam (night-light), khususnya pada masa implementasi Pemberlakukan Pembatasan Kebijakan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang mulai berlaku sejak 3 Juli ini.

“Kita juga sudah menyiapkan metodologi monitoring PPKM Darurat melalui indeks mobilitas dan cahaya malam. Kita engage Facebook Mobility dan Google Traffic serta cahaya malam dengan NASA. Jadi dengan begitu kita bisa melihat pelaksanaan daripada PPKM ini apakah dilaksanakan dengan baik,” ujarnya.

Indeks mobilitas gabungan pada PPKM Darurat ini, imbuh Luhut, akan bandingkan dengan periode baseline, yaitu 24 Mei sampai 6 Juni, sehingga data yang didapat lebih akurat.

Berdasarkan pantauan, PPKM Darurat telah mampu menurunkan mobilitas. Namun Luhut mengakui, penurunan tersebut masih jauh dari yang diharapkan, terutama di Jawa Timur dan Bali yang menunjukkan penurunan paling rendah.

Oleh sebab itu, Luhut meminta semua pihak untuk terus disiplin dalam menerapkan PPKM Darurat demi keselamatan bangsa.

“Kita akan tetap melakukan konsisten mengenai PPKM Darurat diterapkan dan penyekatan mobilitas terus dilakukan dan harap warga patuh, karena ini ujung-ujungnya kepada keselamatan kita semua,” tandasnya. (DND/UN)

Covid-19 di Samosir Tambah 5 Kasus Baru

0

DETEKSI.co – Pangururan, Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota sedang berupaya melakukan percepatan vaksinasi untuk mencapai target kekebalan komunal. Saat ini, pelaksanaan PPKM Mikro dan/atau Darurat di beberapa tempat diharapkan dapat melandaikan penurunan angka konfirmasi harian.

Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir, demikian Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakara, mengimbau seluruh masyarakat Samosir agar tetap meningkatkan disiplin melakukan protokol kesehatan secara ketat pada acara-acara komunal seperti pesta sukacita, dukacita atau kerumunan-kerumunan lainnya.

Saat ini, lanjut Rohani, fokus kita dalam mengendalikan Covid-19 mencakup penguatan protokol kesehatan, vaksinasi, dan pemulihan ekonomi dengan prinsip tetap produktif dan aman dari Covid. Bagian masyarakat yaitu melakukan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. Bagian Pemerintah tetap melakukan 3T (testing, tracing, dan treatment), vaksinasi, dan pemulihan ekonomi.

Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir mengimbau seluruh masyarakat Samosir melakukan bagiannya dengan baik. Pemerintah Pusat/Daerah akan tetap hadir dalam upaya pengendalian Covid-19 ini. Kita berharap sinergitas ini dapat dilakukan secara bersamaan dengan rasa tanggung jawab kolektif untuk kebaikan bersama yaitu terjadinya pelandaian kasus konfirmasi positif yang ditandai berkurangnya zona oranye dan kuning beberapa hari ke depannya.

Mari tetap fokus melakukan bagian kita masing-masing agar terjadi penurunan angka konfirmasi positif harian. Kita pegang prinsip mencegah jauh lebih baik daripada mengobati karenanya mari kita bersinergi mengendalikan pandemi Covid-19.

Data Perkembangan Covid-19 di Kabupaten Samosir, (Senin, 5/7/2021) dengan rincian 5 kasus baru, 6 sembuh, kumulatif menjadi 451 kasus. (1) Suspek: 4 orang (2) Probable: 2 orang (3) Konfirmasi Positif Aktif: 88 orang.

Data 5 kasus baru yaitu: (1) KKS, (5/7/2021), Lk., 7 Tahun, Desa Parbaba, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri (RAg); (2) GGMS, (5/7/2021), Lk., 10 Tahun, Desa Parbaba, Kecamatan Pangururan, Isolasi Mandiri (RAg); (3) RAT, (5/7/2021), Pr., 12 Tahun, Desa Pangaloan, Kecamatan Nainggolan, Isolasi Mandiri (RAg); (4) GS, (5/7/2021), Lk., 32 Tahun, Desa Sipinggan, Kecamatan Nainggolan, Isolasi Mandiri (RAg); dan (5) VJS, (5/7/2021), Lk., 28 Tahun, Desa Sipinggan, Kecamatan Nainggolan, Isolasi Mandiri (RAg).

(4) Sembuh: 345 orang Data 6 sembuh yaitu: (1) ES, (25/6/2021), Lk., 30 Tahun, Kelurahan Siogungogung, Kecamatan Pangururan; (2) AN, (25/6/2021), Pr., 24 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan; (3) EA, (17/6/2021), Lk., 31 Tahun, Kelurahan Pasar Pangururan, Kecamatan Pangururan; (4) RA, (23/6/2021), Lk., 29 Tahun, Desa Siopat Sosr, Kecamatan Pangururan; (5) JRS, (22/6/2021), Lk., 29 Tahun, Desa Pardomuan I, Kecamatan Pangururan; dan (6) OS, (24/6/2021), Lk., 35 Tahun, Desa Parmonangan, Kecamatan Simanindo.

(5) Meninggal Dunia: 18 orang (6) Kumulatif 451 kasus.

Peta persebarannya berdasarkan zona yang dirangkum dari Dinas Kesehatan Samosir, Senin, (5/7/2021), dijalaskan Rohanim juga jurubicara Covid19 ini,

I. Zona Oranye 1. Kecamatan Pangururan: (1) Kelurahan Pasar Pangururan, 4 Konfirmasi Positif, 4 Keluarga; dan (2) Desa Pardomuan I, 10 konfirmasi positif, 4 Keluarga.

2. Kecamatan Nainggolan: (1) Desa Pangaloan, 17 Konfirmasi Positif, 4 Keluarga.

3. Kecamatan Simanindo: (1) Desa Tomok, 13 Konfirmasi Positif, 5 Keluarga; dan (2) Desa Tomok Parsaoran, 7 Konfirmasi Positif, 4 Keluarga.

II. Zona Kuning 1. Kecamatan Pangururan: (1) Kelurahan Pintusona, 2 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga; (2) Kelurahan Siogungogung, 2 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga; (3) Desa Hutatinggi, 2 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga, (4) Desa Parbaba Dolok, 2 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; (5) Desa Parsaoran I, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; dan (6) Desa Siopat Sosor, 5 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga.

2. Kecamatan Ronggurnihuta: (1) Sabungan Nihuta, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga.

3. Palipi: (1) Desa Palipi, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; (2) Desa Sigaol Simbolon, 4 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga; (3) Desa Sigaol Marbun, 4 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga, dan (4) Desa Simbolon Purba, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga.

4. Kecamatan Onanrunggu: (1) Desa Sitinjak, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga.

5. Kecamatan Nainggolan: (1) Desa Nainggolan, 3 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; (2) Desa Sinaga Uruk Pandiangan, 2 Konfirmasi Positif, 2 Keluarga; (3) Desa Sipinggan, 2 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; dan (4) Sirumahombar, 4 Konfirmasi Positif, dan 1 Keluarga.

6. Kecamatan Harian: (1) Desa Janji Martahan, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; (2) Desa Turpuk Limbong, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; dan (3) Desa Dolok Raja, Kecamatan Harian, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga.

7. Simanindo: (1) Desa Parbalohan, 2 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga; dan (2) Desa Parmonangan, 1 Konfirmasi Positif, 1 Keluarga.

Semua desa ini selain dari desa di atas berada pada zona hijau sedang penentuan zona mengacu pada Instruksi Mendagri Nomor 12 Tahun 2021 (untuk Kabupaten Samosir didasarkan pada jumlah rumah (keluarga) dalam satu desa) yaitu: (1) 0 rumah dalam satu desa dengan konfirmasi positif (hijau); (2) 1-2 rumah ada konfirmasi positif dalam satu desa selama tujuh hari terakhir (zona kuning); (3) 3-5 rumah ada konfirmasi positif dalam satu desa tujuh hari terakhir (oranye); dan (4) Lebih daripada 5 rumah ada konfirmasi positif dalam satu desa selama tujuh hari terakhir (zona merah).

Lanjut Rohani, perkembangan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Samosir, Senin, 5 Juli 2021, total yang telah divaksin sejumlah 23.099 orang. Jumlah yang sudah tuntas divaksin (dosis 1 + dosis 2) sebanyak 5.299 orang; Jumlah yang belum divaksin dosis 2 sebanyak 17.800 orang. Persediaan vaksin Senin, 5 Juli 2021 di Kabupaten Samosir sebanyak 466 vial Vaksin Sinovac. Hari ini total pelaksanaan vaksinasi sebanyak 272 orang. Dosis 1: 11 orang dan Dosis 2: 261 orang. (en)

Bupati Gerebek Judi Mesin Tembak Ikan di Samosir

0

DETEKSI.co – Samosir, Mendengar aduan masyarakat dan rumor yang berkembang bahwa bupati menerima setoran atas judi yang marak di Samosir, Bupati Samosir Vandiko Timotius Gultom bersama Wakil Bupati Martua Sitanggang menggerebek langsung arena judi tembak ikan di beberapa lokasi yang persis di sebelah Kompleks Perkantoran Bupati Samosir, Selasa (6/7).

Selepas melaksanakan rapat bersama Satgas Covid-19 di Aula, Bupati bergegas menuju tempat pertama lokasi judi tembak ikan tersebut. Dari tempat kejadian Bupati mendapati beberapa pemain dan mesin judi yang masih menyala. Kepada pengelola judi bupati menyampaikan kekesalannya karena dituding menerima bagian dari permainan judi tembak ikan tersebut.

“Saya sudah mendapat laporan dari masyarakat, bahkan cemooh karena dianggap menerima hasil dari judi mesin ini. Sekali lagi saya tegaskan saya tidak pernah menerima sepeser pun dari judi ini. Judi ini merusak mental masyarakat kita, dan saya tidak akan tinggal diam untuk menghentikan perjudian ini, terlebih lagi dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan kantor bupati”,  tegasnya.

Bupati Vandiko juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada ASN di lingkungan Pemkab Samosir yang menjadi pelaku atau pengelola judi tembak ikan ini. Dari hasil interogasi bupati di 4 lokasi tempat judi tersebut, para pengelola mengaku bahwa mesin judi tersebut adalah milik dari seorang berinisial JS, yang berdomisili di Pangururan.

Bupati didampingi Kasatpol PP, Kadis Kominfo, Kesbangpol dan Polres Samosir meminta untuk mendata seluruh pengelola dan mengamankan mesin judi tersebut sebagai barang bukti untuk kemudian diproses oleh pihak kepolisian.

“Kami tidak mau marwah Pemerintah Kabupaten Samosir tercoreng karena maraknya lokasi perjudian yang berada di dekat perkantoran bupati, apalagi dituding menerima hasil. Ini sangat kami  sayangkan, dan terlebih lagi judi ini merusak mental dan generasi masyarakat kita. Saya juga ingatkan dan jangan main-main, kami bersama Polres akan menindak semua jenis judi tanpa terkecuali” jelas Vandiko. (en)

Rohani Bakara: Sesi Foto Setelah Selesai Makan Siang

0

DETEKSI.co – Samosir, PPKM Kedaruratan terkhusus untuk Jawa dan Bali dan sangat diperketat utamanya untuk zona merah. Saat ini di Samosir tidak ada lagi desa yang zona merah, demikian Kadis Kominfo Samosir Rohani Bakara selaku jurubicara Covid-19 menjawab deteksi.co,  melalui penjelasan whatsApp-nya, Selasa (6/7).

Berbagai kalangan di media sosial, di antaranya Yetti Situmorang memosting harapannya dengan harapan Pemerintah yang dapat memberikan contoh yang lebih baik, tentang pencegahan Covid 19 dan covid varian baru Eh…. malah sebaliknya Pemerintah yang mempertontonkan kerumunan dalam acara sebuah ferstival. Banyak yang tidak mengenakan maskerr,  bahkan terlihat dalam foto salah seorang anggota DPR tidak mengenakan masker. Seakan tidak peduli dengan keadaan covid yang semakin mengganas dengan begitu banyak korban yg berjatuhan.

Menurut Yetti, mereka tidak menghargai program Pemerintah yang sudah menerapkan PPKM. Perlu kita warning untuk Samosir, bahwa pada hari Minggu (4/7), jumlah kasus baru terpapar Covid 19 di Samosir 18 orang dalam satu hari, sedangkan yang sembuh nihil dan 2 suspek, kumulatif 446 orang dan yang meninggal 18 orang. Hingga saat ini belum ada upaya konkret untuk mencegah penyebaran covid yang semakin hari semakin bertambah, ujar Yetti dalam postingannya di grup wa samosirToDay.

Menurut Rohani, tempat acara festival budaya itu di Kelurahan Siogung – ogung yang dilaksanakan hampir di Puncak Pusuk Buhit dengan prokes sedang sesi foto yang terlihat adalah sesaat setelah selesai makan siang dan hendak melakukan acara lanjutan ke Rumah Hela dan mereka kembali memakai masker.

Terkait data dalam satu hari ada yang terpapar 18 orang,  itu benar. Namun,  mereka bukan masyarakat Samosir tapi sedang berkunjung dan jelas kami informasikan hari itu. Pemerintah bukan tidak bekerja dalam pencegahan covid saat ini. Vaksinasi tetap dilaksanakan oleh nakes Pemkab Samosir, sama seperti yang dilaksanakan para satgas di seluruh Indonesia. Jika ada kasus tetap ditangani dengan baik.

Pemerintah juga mengharapkan agar kita saling mambantu penanganan covid ini , baik melalui diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Dengan masa pandemi ini kita tidak vakum dalam kegiatan agar roda ekonomi boleh tetap berjalan. Mari tetap laksanakan prokes dalam setiap aktivitas kita, tambah Rohani. (en)

Penataan Huta Raja dan Huta Siallagan di Samosir

0

DTEKSI.co – Samosir, Menindaklanjuti hasil rapat 29 Juni 2021 di ruang rapat jaksa sebagai Pengacara Negara Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (yang dihadiri Bupati dan Forkopimda Samosir) terkait perkembangan dan permasalahan Penataan Huta Raja dan Huta Siallagan yang merupakan program DPSP Danau Toba di Kabupaten Samosir, Desa Lumban Suhi-suhi Toruan Kecamatan Pangururan, dilaksanakan rapat sekaligus sosialisasi dengan para Tokoh Marga, Forkopimda Kabupaten Samosir, pihak BPPWSU dan pihak Penyedia Jasa dari PT Betesda Mandiri, Selasa (6/7) di Samosir.

Rapat diawali dengan pembacaan Berita Acara Rapat di Kejatisu oleh Kepala Desa Lumban Suhi-suhi Toruan, Raja Sondang Simarmata terkait permasalahan Pembangunan Lahan Parkir, Pembongkaran Rumah Adat Batak yang sudah tidak layak huni lagi dan adanya pihak yang melarang lanjutan pembangunan Rumah Bolon di tengah Huta (Samping Tugu).

Dalam berita acara sudah disepakati bahwa terkait rencana pembongkaran satu unit rumah bolon yang tidak layak huni lagi itu tidak akan jadi dibongkar, tetapi dikembalikan kondisinya seperti semula kala, dan hal tersebut disetujui oleh perwakilan dari pemilik rumah.

Terkait pembangunan parkir,  tidak jadi dilaksanakan karena tidak adanya tersedia lahan yang clear and clean, maka biaya yang seharusnya untuk pembangunan lokasi parkir dialihkan untuk pembangunan satu unit rumah bolon. Lebih lanjut terkait pelarangan pembangunan satu unit rumah bolon yang berada persis di sebelah tugu yang ada di tengah huta disepakati untuk dilanjutkan pembangunannya.

Proses lanjutan pembangunan akan dikawal oleh Aparatur Polres Samosir, Kodim 0210/TU, Kejaksaan Samosir dan Masyarakat Huta. Adanya pelarangan dari pihak tertentu karena faktor internal keluarga biarlah diselesaikan kemudian secara kekeluargaan tanpa mengganggu proses berjalannya pembangunan.

Pada rapat dimaksud dari jajaran Pemerintah Kabupaten Samosir hadir Saul Situmorang Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekdakab, Rudi SM. Siahaan Kepala Bappeda Samosir, Hut Isasar Simbolon Kadis Pera KPP dan Bresman Simbolon Camat Pangururan. Kapolres Samosir diwakili Kasat Intel dan Kapolsek Pangururan. Dandim 0210 TU diwakili oleh Danramil Pangururan dan Tampubolon dari Kejaksaan Samosir.

Pada acara rapat dan sosialisasi, juga diadakan diskusi dan masukan dari para peserta rapat dimana seluruhnya berjalan dengan lancar dan penuh kekeluargaan. (en)

Pj Sekdaprovsu : Dalam RTBAK Dukcapil Sumut Diharapkan Hasilkan Formulasi Baru

0

DETEKSI.co – Medan, Afifi Lubis, Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), mengharapkan Rapat Teknis Bina Aparatur Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumut Tahun 2021 ini, mampu menghasilkan formula yang dapat menyelesaikan berbagai persoalan pencatatan kependudukan.

Persoalan itu disampaikan oleh Afifi Lubis ketika membuka Rapat Teknis tersebut di Hotel Emerald Garden Medan, Selasa (6/7/2021). Yang mana acara tersebut turut di hadiri Kadis Dukcapil Sumut Manna Wasalwa Lubis dan para Kadis Dukcapil Kabupaten/Kota se-Sumut.

Pada kesempatan itu Afifi mengharapkan “ Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menaruh harapan besar, agar problem kartu kependudukan ini dapat terselesaikan. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menghasilkan formula dalam menyelesaikan segala persoalan nantinya,” harapan Afifi.

Afifi juga mengatakan, kegiatan ini mampu mendorong ke arah perbaikan kinerja serta menyelesaikan berbagai masalah internal ataupun masalah eksternal. Upaya perbaikan diharapkan untuk menjadi perhatian khusus, mengingat Dukcapil mempunyai unit kerja yang lebih spesifik karena dipilih oleh Menteri Dalam Negeri.

Pj Sekdaprovsu juga menekankan peserta dapat memahami tugas dan fungsi Dukcapil, bahwa kerja sebagai pegawai Dukcapil menyangkut pada kepentingan masyarakat secara umum. Dalam hal ini, kepengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan lain sebagainya.

Kadis Dukcapil Sumut Manna Wasalwa Lubis pada kesempatan itu mengatakan, kegiatan untuk menciptakan sinergitas kinerja Dukcapil Sumut dan Kabupaten/Kota serta meningkatkan efisiensi kebijakan dan pelayanan publik yang lebih cepat.

“ Sebagaimana kita ketahui bahwa pemerintah pada saat ini melakukan pemangkasan dan penyetaraan birokrasi, salah satunya agar jabatan struktural dialihkan dengan jabatan fungsional sesuai amanah peraturan perundang-undangan,” ungkapnya. (sby)

Gubernur Edy Rahmayadi Minta Raker MABMI Sumut Hasilkan Program Merakyat

0

DETEKSI.co – Medan, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada Pengurus Wilayah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (PW MABMI) Sumut untuk menghasilkan program yang menyentuh dan berbuat untuk rakyat, di dalam rapat kerja (Raker). Karena, salah satu tugas penting organisasi ini adalah bagaimana keberadaannya bermanfaat bagi orang banyak.

“Bagaimana (PW) MABMI Sumut bisa mewarnai suku-suku lainnya yang ada di provinsi ini, khususnya di tanah Melayu. Adanya organisasi ini dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Tolong pikirkan baik-baik apa yang mau dilakukan,” ujar Gubernur Edy Rahmayadi saat menerima audiensi PW MABMI Sumut di bawah Pimpinan Zahir selaku Ketua, di Kantor Gubernur Lantai 10, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (6/7).

Dalam kaitan program tersebut, Gubernur juga menilai bahwa popularitas kesukuan bukanlah untuk menyampingkan suku yang lain, yang berada di satu tempat. Tetapi bagaimana popularitas di masyarakat bisa meningkat seiring berjalannya program kerja. Untuk itu, perlu keseriusan seluruh pengurus membahas, apa yang akan dilakukan ke depan.

“Kalau kalian sudah berbuat, maka popularitasnya akan mengikuti. Jadi MABMI harus bisa mengeluarkan rekomendasi untuk itu. Sehingga MABMI ini pun harus dibesarkan,” kata Edy Rahmayadi, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar, Kepala Dinas Pendidikan Syaifuddin, dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Safruddin.

Sementara itu, Ketua PW MABMI Sumut Zahir didampingi Sekretaris Aja Syahri menjelaskan, pihaknya hadir untuk menyampaikan bahwa dalam waktu dekat, organisasi ini akan menggelar Rapat Kerja (Raker) guna membahas dan merumuskan apa saja yang akan dikerjakan selama periode kepengurusan 2021-2024.

“Jadi Pengurus Wilayah MABMI Sumatera Utara bersama kawan-kawan beraudiensi dengan Gubernur Sumut. Kita mau melaksanakan Raker dan Milad MABMI. Tadi beliau sudah memberikan isyarat bahwa silakan aktivitas dilaksanakan, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan. Karena kita masa pandemi Covid-19,” sebut Zahir, yang juga Bupati Batubara.

Kehadiran pengurus MABMI Sumut ini, kata Zahir, juga merupakan isyarat dari Datuk Sri Lelawangsa (Syamsul Arifin) selaku Ketua Umum PB MABMI Pusat. Tujuannya agar Gubernur memberikan petunjuk dan arahan, serta saran bagaimana langkah yang baik ke depan, sehingga adat budaya Melayu tetap terjaga.

“Karena kita lihat sekarang, banyak daerah yang tidak menggunakan simbol Melayu, seperti ornamen. Ini bukan isme kesukuan ya, tetapi agar kita kembalikan ciri kesukuan itu. Ini harus kita dudukkan bersama, untuk menjadi langkah kita nanti setelah ada hasil Rapat Kerja Wilayah PW MABMI Sumut,” pungkasnya.

Untuk Raker tersebut, direncanakan akan digelar bulan ini, di Aula Tengku Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan. Sekaligus juga sebagai antisipasi agar protokol kesehatan bisa dijaga. (Irwan Ginting)

Pelukis Sumut Hadiahi Wagub Lukisan Berbagai Etnis

0

DETEKSI.co – Medan, Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) direncanakan menjadi pusat kegiatan dan pameran berbagai produk dan karya masyarakat, termasuk tempat untuk mengekspresikan diri berupa karya seni. Karenanya kawasan ini, sebagian akan didedikasikan untuk kepentingan para seniman.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah, saat menerima lukisan hasil karya seni Pelukis Cecep Priyono dan kawan-kawan, yang dikerjakan selama tiga hari, 25-27 Juni 2021. Adapun tema lukisan yang dihadiahkan itu berupa lukisan realisme mencerminkan adat budaya atau etnis yang ada di Sumut. Hadiah itu sebagai bentuk apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) terhadap para seniman.

“Dulu sudah kita putuskan bahwa PRSU ini sebagai pusat tempat pameran, pusat jajanan kuliner, tempat orang berjalan agar turis masuk ke sini. Saya juga sampaikan, agar ini dibuat seperti Taman Ismail Marzuki di Jakarta. Jadi pelaku seni itu hadir di sini, mereka bisa mengekspresikan diri, juga ada tempat mereka berkumpul,” ujar Wagub usai menerima lukisan ukuran sekira 100 X 200 cm di Gedung Pameran UPT Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Sumut, Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (5/7).

Dengan luas areal yang cukup, menurut Wagub, para seniman bisa berekpresi dan mendapat tempat di lokasi PRSU ini. Sebagaimana diputuskan sebelumnya, Taman Budaya Sumatera Utara (TBSU) yang semula ada di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, dipindah ke lokasi ini.

Sementara Kurator lukisan, Raden Burhan Surya Nata Diningrat mewakili para pelukis menyampaikan bahwa pembuatan karya seni itu ada di PRSU selama tiga hari. Lukisan ini, katanya, diberikan kepada Wagub dengan harapan agar para pelaku seni rupa mendapat tempat yang lebih baik di mata pemerintah.

“Mendapat perhatian yang lebih baik, bagaimana kami bisa mewujudkan karya-karya kami, dan mendapat posisi yang lebih bagus lagi (oleh pemerintah). Terima kasih karena telah memberikan ruang kepada kami, sehingga inilah langkah kami untuk ke depan,” sebut Raden. (Irwan Ginting)

Nawal Lubis Minta TP PKK Kabupaten/Kota se-Sumut Tertib Administrasi

0

DETEKSI.co – Sibolangit, Ketua Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis berharap dengan kegiatan Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK 2021 untuk Sekretaris dan Wakil Sekretaris TP PKK Kabupaten/Kota, ke depannya segala administrasi akan berjalan dengan tertib. Mengingat peran dari sekretaris adalah motor penggerak organisasi.

Hal ini disampaikan Nawal Lubis saat memberikan kata sambutan sekaligus membuka kegiatan Pelatihan Tertib Administrasi TP PKK 2021, di The Hill Hotel & Ressort Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Senin (5/7). Hadir di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aspan Sofian, serta puluhan peserta yang terdiri dari Sekretaris dan Wakil TP PKK Kabupaten/Kota.

“Semoga dengan pelatihan ini segala bentuk data dapat diproses dengan cepat dan akurat. Kegiatan ini dilaksanakan mengingat peran dari sekretaris merupakan motor pengerak organisasi,” katanya.

Nawal mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan baik, sehingga dapat memahami segala materi yang diberikan. Karena, menurut Nawal, program kerja tanpa dibarengi dengan administrasi yang baik, akan mengakibatkan kepincangan.

Selain itu, Nawal juga mengingatkan untuk para peserta untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan tetap menjaga kesehatan serta tetap semangat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Aspan Sofian yang juga sebagai pembina Sekretaris TP PKK Sumut yang memberikan arahan mengatakan, bahwa tertib adiministrasi akan mengurangi beban TP PKK Provinsi. “Kita ketahui administrasi ini sudah selalu dilakukan dalam pekerjaan. Karena di lembaga yang resmi ada aturan yang harus dipatuhi,” katanya.

Menurut Aspan, sekretaris yang merupakan bagian utama dalam hal administrasi harus mampu menguasai semua dalam hal tertib administrasi dari proses hingga kondisi persedian kantor. “Mudah-mudahan dengan kegiatan ini segala administrasi nantinya tidak akan ada kendala lagi,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan yang juga Sekretaris TP PKK Sumut Reza Pahlevi Lubis mengatakan, program kegiatan ini perlu untuk para pengurusTP PKK Kabupaten/Kota agar segala adiministrasi sejalan dengan aturan yang telah dibakukan oleh pemerintah.

“Acara ini juga dilakukan untuk sinergi antara Sekretaris Kabupaten/Kota, karena adanya program Sumut Satu Data, sehingga kesulitan dalam hal kegiatan akan dapat diminimalisir,” katanya. (Irwan Ginting)