DETEKSI.co-Pangururan, Seorang pedagang es krim keliling, Wira (24), mengaku dipungut retribusi sampah oleh petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kabupaten Samosir saat berjualan di kawasan Jembatan Tano Ponggol, Senin (30/3/2026).
Wira mengatakan, ia diminta membayar retribusi sebesar Rp5.000. Dalam sepekan terakhir, pungutan serupa telah ia bayarkan sebanyak dua kali kepada petugas.
“Sudah dua kali saya bayar retribusi dalam seminggu ini,” ujarnya kepada wartawan.
Praktik pungutan tersebut menuai sorotan karena kawasan Jembatan Tano Ponggol selama ini dikenal sebagai lokasi yang dilarang untuk aktivitas berjualan. Aparat kepolisian bahkan kerap melakukan penertiban dan menghalau pedagang dari area tersebut.
Di sisi lain, sejak jembatan itu difungsikan, belum terlihat adanya penyediaan fasilitas tempat sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Samosir di kawasan tersebut.
Pemerhati pembangunan Samosir, Saut Limbong, menilai kebijakan DLH tidak konsisten dalam penerapan aturan di lapangan.
Menurutnya, apabila kawasan tersebut memang dilarang untuk berjualan, seharusnya tidak ada pungutan retribusi dalam bentuk apa pun kepada pedagang.
“Ini menjadi aneh. Di satu sisi pedagang tidak diperbolehkan berjualan di Jembatan Tano Ponggol, bahkan sering ditertibkan aparat. Namun di sisi lain, mereka justru dipungut retribusi. Ini patut dipertanyakan,” tegas Saut.
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Samosir memberikan kejelasan regulasi serta memperketat pengawasan terhadap organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Samosir, Edison Pasaribu, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyatakan bahwa pungutan dilakukan karena petugas melakukan pembersihan.
“Kita membersihkan. Pedagang itu bukan hanya di Tano Ponggol, tetapi berkeliling, makanya disebut pedagang keliling,” ujarnya.
Namun, saat ditanya mengenai dasar hukum pungutan retribusi sampah terhadap pedagang keliling, Edison menjawab ” Perda pedagang keliling,” jawabnya.(hot).


