spot_img
spot_img
Beranda SUMUT DAIRI Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Dairi Tidak Dihadiri Forkopimda

Pelantikan Pejabat di Lingkungan Pemkab Dairi Tidak Dihadiri Forkopimda

0
77
Bupati Dairi, Vickner Sinaga menyematkan tanda jabatan kepada Camat yang dilantik dalam mutasi ASN, Kamis (25/9/2025). Agenda tersebut tidak dihadiri Forkopimda.(DETEKSI.co/Parulian Phsp Nainggolan)
Bupati Dairi, Vickner Sinaga menyematkan tanda jabatan kepada Camat yang dilantik dalam mutasi ASN, Kamis (25/9/2025). Agenda tersebut tidak dihadiri Forkopimda.(DETEKSI.co/Parulian Phsp Nainggolan)

DETEKSI.co – Dairi, Pelantikan pejabat di jajaran Pemerintah Kabupaten Dairi, yang dilaksanakan di Gedung Balai Budaya Sidikalang, Kamis (25/9/2025) tidak dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kondisi tersebut berbeda dengan agenda serupa yang belum lama ini dilaksanakan, sehingga ketidakhadiran itu mengundang tanya dan juga memunculkan spekulasi tentang kemungkinan disharmonisasi.

Terkait hal itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Dairi, Surung Charles Lamhot Bantjin yang dikonfirmasi DETEKSI.co melalui pesan WhatsApp, Jumat (26/9/2025) mengaku kalau Forkopimda tidak diundang.

“Kemarin memang tidak kita undang karena pelantikan yang didominasi bersifat tenaga fungsional, kedepan pasti Pemkab Dairi mengundang para Forkopimda,” kata Sekda dalam balasan pesan WhatsApp.

Sebagaimana diketahui, Bupati Dairi, Vickner Sinaga, melakukan mutasi terhadap 50 ASN, Kamis (25/9/2025). Mutasi tersebut merupakan yang kedua kali setelah kepemimpinannya sebagai Kepala Daerah Kabupaten Dairi.

Dalam mutasi dumaksud, setidaknya 9 orang dikenai pencopotan, 2 diantaranya dicopot dari posisi Camat dan 7 Kepala UPT Puskesmas.

Ironisnya, diantara Kepala UPT Puskesmas yang dicopot, mereka tetap bertugas di unit kerja yang mereka pimpin sebelumnya.

Mereka adalah Lusianna Hayatri dicopot dari jabatan Kepala Puskesmas Sitinjo dan mendapat penugasan baru menjadi dokter gigi di Puskesmas tersebut, Juliyenny Karo Karo dicopot dari jabatan Kepala Puskesmas Tigalingga menjadi Perawat Penyelia di Puskesmas Tigalingga.

Kemudian, Jakaria Sembiring dari posisi Kepala Puskesmas Gunung Sitember menjadi perawat penyelia pada unit Puskesmas Gunung Sitember.

Selanjutnya, Notaris Karo Karo dari Kepala Puskesmas Kuta Buluh menjadi Sanitarian ahli Muda di Puskesmas tersebut, dan Duma Ratnawati Pangaribuan dari Posisi Kepala Puskesmas Silalahi menjadi Bidan Ahli Muda di Puskesmas Silalahi.

Sementara Rismawaty Dolok Saribu dicopot dari Kepala Puskesmas Parongil kemudian mendapat penugasan sebagai Perawat Penyelia di Puskesmas Batang Beruh, Veronika H Bakara dari Kepala Puskesmas Kentara dimutasi menjadi Dokter Ahli Madya di RSUD Sidikalang.

Selain Kepala UPT Puskesmas, pejabat lain yang dicopot dalam mutasi kali itu diantaranya Binuar Malau sebelumnya Camat Siempatnempu, dimutasi menjadi Pengawas Sekolah Ahli Muda pada Dinas Pendidikan.

Ramadhayani Brampu dicopot dari posisi Camat Berampu dan dimutasi menjadi Analis Keuangan Pusat dan Daerah pada bidang Perencanaan dan Evaluasi pada Pendapatan Daerah.

Bupati Dairi, Vickner Sinaga dalam arahannya didepan pejabat yang dilantik menyebut agenda serupa akan segera menyusul, antara 4 hingga 5 kloter.

Dia juga meyakinkan bahwa komposisi dimaksud merupakan keputusan terbaik.

“Yakinlah, keputusan yang kita ambil adalah yang terbaik bagi Dairi,” tandas Vickner.

Dilansir sebelumnya, Anggota DPRD Sumatera Utara, Alfiansyah Ujung menyebut ada mendengar isu tak sedap dalam pelantikan itu, meski demikian Alfiansyah berharap hal itu hanya sebatas isu.

“Semoga saja, isu jual-beli jabatan tidak benar”, harap Alfiansyah. (NGL)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini