spot_img
spot_img
Beranda SUMUT Peringati Hari Bumi, Wakil Bupati Tapteng dan Kepala Balai Besar KSDA Sumut...

Peringati Hari Bumi, Wakil Bupati Tapteng dan Kepala Balai Besar KSDA Sumut Tanam Pohon di Sipange

0
110
Wakil Bupati Tapteng bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumut melakukan aksi penanaman pohon, Kamis (9/4/2026).
Wakil Bupati Tapteng bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumut melakukan aksi penanaman pohon, Kamis (9/4/2026).
DETEKSI.co-Tapteng, TUKKA – Wakil Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Mahmud Efendi, bersama Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, melakukan aksi penanaman pohon, di Kelurahan Sipange, Kecamatan Tukka, Kamis (9/4/2026).

Aksi penanaman pohon penyangga Ekosistem Batangtoru ini dalam rangka memperingati Hari Bumi Tahun 2026, sekaligus melestarikan alam Tapanuli Tengah.

Wakil Bupati Tapteng menyampaikan, Pemkab Tapteng sangat mengapresiasi aksi penanaman pohon yang dilakukan oleh Balai Besar KSDA Sumatera Utara dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

“Penanaman pohon yang kita lakukan hari ini merupakan salah satu solusi jangka panjang yang paling efektif dan bermanfaat, untuk memitigasi bencana banjir bandang dan tanah longsor,” kata Mahmud.

Ia mengungkapkan, akar pohon berperan sebagai benteng pertahanan alami yang menstabilkan tanah dan mengatur siklus air.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal menjaga ekosistem dan kelestarian alam. Kegiatan ini akan terus kita lakukan dan terus kita jaga,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mahmud mengajak masyarakat Tapteng untuk menjaga alam, tidak melakukan penebangan liar, dan melakukan hal-hal baik dengan menanam pohon yang sangat berarti bagi kehidupan.

Sementara itu, Kepala Balai Besar KSDA Sumatera Utara, Novita Kusuma Wardani menyampaikan, penanaman pohon yang dilaksanakan merupakan upaya mencegah terjadinya bencana di masa yang akan datang.

“Menanam bersama adalah langkah kecil yang berdampak besar bagi bumi dan kehidupan manusia. Komitmen kita, kawasan hutan tetap terjaga, terhindar dari bencana. Tidak boleh lagi ada penebangan hutan,” sebut Novita.

Novita berharap, masyarakat dapat menjaga hutan agar terhindar dari bencana dan mara bahaya. Ditekankannya, masyarakat bisa berdampingan harmonis dengan alam dan dengan berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di dalamnya.

“Kami berharap di daerah perbukitan ditanam jenis tanaman durian, matoa, dan aren, yang juga mempunya nilai ekonomis meningkatkan pendapatan masyarakat,” tandasnya. (Dzulfadli Tambunan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini