Warga Dukung Polres Nisel Tangkap Pelaku Pengrusakan Gedung Puskesmas Hilizalootano

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Nias Selatan, Warga dan Pemerintah Desa Hilizalootano Larono mendukung penuh pihak Polres Nias Selatan menangkap para terduga pelaku pengrusakan gedung Puskesmas Hilizalootano yang lama, berlokasi di Desa Hilizalootano Larono, Kecamatan Mazino, Kabupaten Nias Selatan.

Pengrusakan gedung Puskesmas itu dilakukan oleh sebanyak 5 orang pada siang hari pada bulan Juli 2022 lalu.

Hal itu diungkapkan oleh salah seorang warga Desa Hilizalootano Larono, Faatulo Gohae kepada beberapa awak media pada Senin (21/11/2022).

“Para pelaku ada sebanyak 5 orang. Mereka merusak gedung Puskesmas pada siang hari dengan membongkar dan mengambil seng pada atap gedung. Namun ketika aksi para pelaku diketahui warga, mereka berhenti melakukan pembongkaran itu”, terang Faatulo.

Lanjutnya, ia berharap kepada Polres Nias Selatan untuk menangkap para pelaku karena sangat meresahkan warga dikampung.

Kepala Desa Hilizalootano Larono, Yaaroziduhu Zamili, saat ditemui dikantornya, menuturkan bahwa pengrusakan gedung Puskesmas lama tersebut sudah dilaporkan oleh Kepala Puskesmas Mazino.

“Kepala Puskesmas sudah melaporkan itu, dan sangat kami sayangkan bahwa tindak lanjut laporan Kapus tidak ada realisasi, tidak ada hasil. Saya tidak tahu dimana kelemahan-kelemahan”, ucap Kades.

Kades menyampaikan bahwa pihaknya mendukung pihak kepolisian untuk mengangkap para pelaku. Kalau penegak hukum butuh keterangan dari Pemerintah Desa dan warga, kita siap memberi keterangan asal dipanggil, kapan saja dan dimana saja. Kalau petugas datang di Desa Hilizalootano Larono jangan pernah ragu kita siap di garis depan untuk keamanan petugas.

Lanjut Kades, ia mengaku bahwa dirinya melihat langsung para pelaku-pelaku pengrusakan gedung puskesmas itu dan kemudian menegurnya untuk jangan dibuka karena itu aset pemerintah, dan nama-nama mereka sudah kita kantongi semua bahkan ada yang satu keluarga.

Para pelaku melakukan aksi pembongkaran atap gedung puskesmas tersebut pada siang dan malam hari.

“Saya mohon dan memohon supaya polisi bisa menangkap pelaku-pelaku ini semua supaya ada efek jera karena sangat meresahkan warga”, harap Kades.

Ditempat terpisah, Kepala Puskesmas Hilizalootano, Sartika Dewi Bago, saat ditemui di Puskesmas Hilizalootano, membenarkan bahwa dirinya telah membuat laporan di Polres Nias Selatan terkait pengrusakan gedung Puskesmas itu.

“Ia benar, saya telah melaporkannya di Polres dan saya lupa kapan laporan itu saya buat”, ucap Sartika.

Namun sampai saat ini, ia mengaku bahwa dirinya belum mengetahui sejauh mana perkembangan laporannya. Dirinya belum pernah dipanggil dan dimintai keterangan atas laporannya tersebut.

“Saya mendengar kemarin bahwa para saksi sudah dipanggil dan setelah itu saya tidak tahu lagi”, tutur Kapus.

Sementara Kasat Reskrim Polres Nias Selatan, Freddy Siagian, saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp, menyebut bahwa pihaknya telah mengundang para pelapor dan para saksi tetapi tidak dihadiri.

“Kami sudah dua kali mengundang pelapor dan saksi-saksi, namun tidak hadir”, tutur Freddy. (HL)