DETEKSI.co-Medan, Turnamen Catur SIWO PWI Sumatera Utara (Sumut)–STOK Bina Guna mendapat antusiasme tinggi. Hingga pendaftaran ditutup pada Jumat (28/8/2026) sore, tercatat 122 peserta akan bersaing dalam empat kategori.
Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung di Aula STOK Bina Guna, Jalan Aluminium Raya, Medan Deli, pada 4–5 September 2026.
Jumlah peserta yang mendaftar tersebut melampaui target awal panitia sebanyak 100 peserta.
Dari total peserta, sebanyak 42 orang akan berlaga pada kategori SMP Putra. Kemudian 44 peserta mengikuti kategori SMA Putra.
Sementara kategori Putri yang mencakup jenjang SMP dan SMA diikuti 18 peserta. Adapun kategori wartawan juga diikuti 18 peserta.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, H. Farianda Putra Sinik, S.E., menyambut positif tingginya minat peserta mengikuti turnamen tersebut.
Menurut Farianda, turnamen catur ini bukan sekadar ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus penjaringan atlet catur dari kalangan wartawan.
“Kita ingin pertandingan berlangsung secara fair dan profesional. Semua peserta harus tunduk dan menghormati peraturan yang telah ditetapkan,” ujar Farianda saat menerima audiensi panitia Turnamen Catur SIWO PWI Sumut–STOK Bina Guna di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2026).
Dalam pertemuan itu, Farianda didampingi Sekretaris PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean dan Ketua SIWO PWI Sumut Johny Ramadhan Silalahi.
Sementara rombongan panitia dipimpin Ketua Panitia Pujianto, didampingi Sekretaris Haris Dasril, Bendahara Juraidi, dan Bidang Pertandingan Deking Sembiring.
Farianda menekankan pentingnya profesionalisme panitia dalam menjalankan pertandingan. Menurutnya, seluruh peserta harus memperoleh kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
Ia juga meminta panitia menjalankan pertandingan berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan tanpa membeda-bedakan peserta.
“Jangan sampai ada yang merasa dirugikan. Kita ingin para peserta bertanding dengan kemampuan masing-masing. Yang menjadi juara nantinya benar-benar mereka yang terbaik dari yang terbaik,” tegasnya.
Farianda berharap prinsip kejujuran dan sportivitas menjadi landasan utama selama turnamen berlangsung.
Dengan pertandingan yang sehat dan transparan, para juara diharapkan benar-benar lahir dari kemampuan dan hasil pertandingan yang sesuai aturan.
Untuk kategori pelajar, turnamen ini diharapkan menjadi wadah untuk menemukan sekaligus membina bibit pecatur muda potensial.
Sedangkan kategori wartawan menjadi bagian dari proses penjaringan atlet catur PWI Sumut yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027.
“Juara bukan hanya soal mendapatkan piala atau medali. Juara harus lahir dari proses pertandingan yang benar, mengikuti aturan dan menjunjung tinggi sportivitas. Karena itu, kita ingin yang terbaiklah yang keluar sebagai pemenang,” katanya.
Turnamen Catur SIWO PWI Sumut–STOK Bina Guna juga diharapkan menjadi bagian dari pembinaan olahraga catur secara berkelanjutan.
Selain itu, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi antara PWI Sumut dan STOK Bina Guna dalam mendorong perkembangan olahraga catur, khususnya bagi kalangan pelajar dan wartawan.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 122 orang, turnamen yang digelar 4–5 September 2026 itu diharapkan mampu melahirkan pecatur terbaik sekaligus menjadi langkah awal mempersiapkan wakil Sumatera Utara menuju Porwanas 2027.(Ril)


