Mediasi Warga Singkil Berhasil, Polsek Satukan Dua Kelurahan Cegah Konflik dan Tawuran

DETEKSI.co-Manado, Mediasi warga Singkil yang difasilitasi Polsek Singkil menjadi langkah nyata dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pertemuan yang mempertemukan perwakilan warga Kelurahan Wawonasa (Kampung Mahakam) dan Kelurahan Karame itu berlangsung di Mapolsek Singkil, Senin (6/7/2026).

Mediasi warga Singkil digelar sebagai upaya memperkuat komunikasi sekaligus mencegah potensi gesekan sosial yang dapat mengganggu kondusivitas di wilayah Kecamatan Singkil. Pendekatan dialogis dipilih agar setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa berkembang menjadi konflik yang lebih luas.

Pertemuan dipimpin langsung Kapolsek Singkil, Ipda Matrial Barahama. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Singkil Syeni Rau, Lurah Wawonasa M.A. Abas, Lurah Karame Iskandar Polontalo, para kepala lingkungan, tokoh agama, serta perwakilan warga dari kedua kelurahan.

Dalam arahannya, Ipda Matrial Barahama menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi yang aman dan damai.

Ia menjelaskan, penyelesaian persoalan melalui dialog dan musyawarah merupakan cara terbaik untuk menghindari konflik yang dapat merugikan semua pihak. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan diyakini dapat diselesaikan tanpa menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.

“Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik dan penyelesaian melalui musyawarah, setiap persoalan dapat diselesaikan secara damai tanpa menimbulkan konflik yang lebih besar,” ujar Ipda Matrial Barahama.

Langkah yang dilakukan Polsek Singkil mendapat apresiasi dari masyarakat. Perwakilan warga berinisial F.D. menilai forum mediasi tersebut menjadi ruang yang penting untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara warga Kelurahan Wawonasa dan Kelurahan Karame.

Menurutnya, pertemuan seperti ini tidak hanya membantu menyelesaikan persoalan yang ada, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan antarmasyarakat, terutama di kalangan generasi muda agar terhindar dari tindakan yang dapat memicu konflik.

Dari hasil mediasi tersebut, seluruh pihak menyepakati komitmen bersama untuk mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat.

Selain itu, warga juga menyatakan penolakan terhadap segala bentuk aksi balasan maupun tawuran antarkelompok pemuda yang berpotensi memecah persatuan dan mengganggu keamanan di wilayah Kecamatan Singkil.

Komitmen bersama tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga hubungan harmonis antarwarga sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah kelurahan, dan kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. (Ril)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']