DETEKSI.co-Langkat, Komisi IX DPR RI dari fraksi partai Golkar dapil Sumut III Delia Pratiwi Bru Sitepu, SH melakukan sosialisasi dalam rangka mendukung program makan bergizi gratis (MBG) bersama mitra kerjanya Badan gizi nasional (BGN). Pada hari Senin 04 mei 2026 sosialisasi di berikan kepada masyarakat kecamatan besitang yang dilaksanakan di desa pir ADB dan kelurahan besitang. Pada hari ini Selasa (05/05/2025) sosialisasi diberikan kepada masyarakat kecamatan tanjung pura dan masyarakat kecamatan Padang tualang.
Hadir dalam sosialisasi tersebut Agung Kurniawan S.T, M.Han Koordinator Regional BGN Sumatera Utara, Camat kecamatan Padang tualang Muhammad Iswanda, kepala desa, desa Suka ramai Recki Abrar Sinulingga, ketua KNPI Kabupaten Langkat M.A. Bahrum, ST, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan dan tokoh pemuda kecamatan Padang tualang.
Koordinator Regional BGN Sumatera Utara Agung Kurniawan S.T, M.Han dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa selain anak sekolah program makan bergizi gratis ini juga ditujukan kepada kelompok rentan yaitu ibu hamil, ibu menyusui dan balita non paud yang berfokus pada pencegahan stunting melalui intervensi gizi sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan.
Kemudian ia juga menyampaikan bahwa Seluruh elemen masyarakat dipersilakan dan berhak memantau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan kualitas dan keamanannya.
“Siapa pun boleh mengecek dapur-dapur MBG untuk komplain atau memastikan standar higienitasnya” ujar Agung Kurniawan S.T, M.Han.
Sementara itu Delia Pratiwi Bru Sitepu mengatakan terdapat semangat besar untuk memperhatikan kesejahteraan anak-anak.
“Bayangkan jika seorang anak berangkat dari rumah menuju sekolah tanpa sarapan. Tentu konsentrasinya akan terganggu, karena rasa lapar membuatnya tidak fokus dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu, kita patut bersyukur atas hadirnya program MBG (Makan Bergizi Gratis). Program ini tidak hanya mendorong perputaran roda perekonomian, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi anak-anak kita terpenuhi dengan baik. Alhamdulillah, perhatian ini telah diberikan oleh Bapak Presiden demi masa depan generasi penerus bangsa. Lalu, siapa saja yang menjadi penerima manfaat dari program MBG ini ? Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya, penerima manfaat mencakup anak-anak sekolah, balita, ibu hamil (bumil), serta ibu menyusui (busui). Dengan demikian, program ini menyasar kelompok yang memang sangat membutuhkan asupan gizi yang cukup dan berkualitas” terang Delia.
“Saya juga berharap khususnya di Kabupaten Langkat, dapur MBG dapat lebih kreatif dalam menyajikan makanan. Misalnya, nasi dapat dibentuk menjadi bintang, hati, atau bentuk menarik lainnya sehingga menambah selera makan anak-anak. Saya pernah berkunjung ke salah satu lokasi bersama anggota dewan lainnya. Di sana, saya melihat dapurnya sangat kreatif, begitu juga dengan anak-anaknya. Bahkan, anak-anak diberikan ruang untuk menyampaikan keinginan mereka melalui surat, seperti meminta menu spaghetti atau burger. Dan menariknya, keesokan harinya menu yang mereka inginkan benar-benar disajikan. Ini menunjukkan bahwa selain terpenuhi gizinya, anak-anak juga merasakan kebahagiaan.
Oleh karena itu, saya berharap hal serupa dapat diterapkan di Kabupaten Langkat. Dapur MBG tidak hanya harus kreatif, tetapi juga wajib menjaga kebersihan. Aspek higienitas ini sangat penting untuk memastikan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keracunan makanan” harap Delia.
Ketua KNPI Kabupaten Langkat M.A. Bahrum, ST mengatakan, “Apa yang telah dirintis dan dijalankan ini tidak hanya berhenti sebagai sebuah program, tetapi benar-benar dapat dirasakan dampaknya oleh masyarakat. Dengan manfaat yang dirasakan tersebut, diharapkan pula tumbuh dukungan yang kuat dari masyarakat terhadap kinerja Ibu Delia dan seluruh tim BGN.
Dukungan ini sangat penting, agar bersama-sama kita dapat mewujudkan program Makan Bergizi Gratis sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, khususnya generasi masa depan bangsa” tutur Bahrum.(AR Lim)


