DETEKSI.co – Deliserdang, Pelaku pembacok Agung Wardana Sembiring (14) pelajar kelas IX salah satu Madrasah Tsanawiyah di Bangun Purba yang telah diambil alih Polresta Deli Serdang dari Polsek Bangun Purba hingga saat ini belum tertangkap meski indentitas pelaku sudah diketahui.
Kasus ini telah diambil alih Polresta Deli Serdang untuk percepatan. Sebab korban dan terduga pelakunya merupakan anak di bawah umur.
Menurutnya, penyidik Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Aipda Apden Takdir kepada media beberapa waktu silam bahwa terduga pelaku sudah diketahui identitas maupun tempat tinggalnya.
“Baru beberapa hari ini pelimpahan berkas penyidikannya ditangani Polresta,” jelasnya.
Penyidik Aipda Apden Takdir juga menyarankan pihak keluarga korban untuk menghubungi KBO Sat Reskrim Polresta Deli Serdang guna mengetahui proses penyidikan selanjutnya di Polresta.
Dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan Perkara (SP2HP) Polsek Bangun Purba yang diterbitkan pada tanggal 20 September 2024 dan 22 Oktober 2024 disebutkan bahwa akan segera dilakukan gelar perkara untuk penetapan tersangka terhadap terduga pelaku pembacokan terhadap korban.
Kedua SP2HP yang ditandatangani oleh Kapolsek Bangun Purba AKP Firdaus Kemit tersebut diantar sekaligus keduanya oleh petugas ke rumah korban pada Sabtu (2/11/2024) silam.
Akibat pembacokan tersebut anak keempat dari enam bersaudara pasangan Jaraman Sembiring (45) dan istrinya Sabur Raihom (40) sempat sekarat dan menjalani operasi batok kepala di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam.
Diceritakan ayah korban, Jeraman Sembiring, anaknya Agung dibacok kepalanya oleh pelaku sepulang dari Desa Petangguhan Kecamatan Galang menuju rumahnya di Dusun II Lau Bintang, Desa Lau Rempak, Kecamatan STM Hilir pada Minggu (8/9/24) tahun lalu.
“Pembacokan terjadi di depan SMA Negeri Bangun Purba, setelah Agung (korban) yang dibonceng temannya berinisial MAP mengendarai sepeda motor Suzuki FU menolak berhenti di depan kantor Camat Bangun Purba usai dihadang oleh pelaku,” ujar Jeraman Sembiring kepada sejumlah wartawan, Selasa ( 28/7/2026) di Bangun Purba.
Karena tidak mau berhenti, lanjut Jeraman, Sepeda motor yang dikendarai korban dan temanya dikejar oleh sejumlah pria yang diduga anggota geng motor, lalu pelaku membacok bagian kepala korban.
“Anak saya (Agung) sempat dibawa ke RSUD Bangun Purba. Namun karena lukanya cukup parah anak saya dirujuk ke RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam,” terang Jeraman sambil meneteskan air mata.
Hingga kini pelaku pembacokan yang kabarnya sudah diketahui identitas maupun tempat tinggalnya itu belum juga di tangkap oleh petugas Kepolisian “Sudah hampir dua tahun kasus ini berjalan, tapi pelaku tak kunjung ditangkap dan diproses secara hukum,” ungkap Jaraman.
Terkait Hal ini Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana yang dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (28/7/2026) sekira pukul 14.35WIB, belum menjawab. (Pea/Ril)


