Green Policing Riau Jadi Terobosan Besar, Satu Tahun Kepemimpinan Kapolda Tuai Apresiasi Luas

DETEKSI.co-Pekabbaru, Green Policing Riau menjadi sorotan setelah satu tahun kepemimpinan Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan dinilai menghadirkan perubahan besar dalam tubuh kepolisian. Pendekatan ini tidak hanya sekadar program kerja, tetapi berkembang menjadi paradigma baru yang menghubungkan aspek keamanan dengan kelestarian lingkungan.

Green Policing Riau dinilai sukses karena mampu mengubah cara pandang institusi kepolisian. Persatuan Hijau Riau (PeHR) menyebut konsep ini telah melampaui batas kebijakan biasa dan menjadi kerangka berpikir yang lebih luas dalam menghadapi tantangan global.

Ketua Umum PeHR, Hengky Primana, menegaskan bahwa pendekatan tersebut merupakan langkah progresif dengan dasar pemikiran yang kuat. Ia menilai keamanan tidak lagi bisa dipisahkan dari isu keberlanjutan lingkungan.

Green Policing Riau terbukti melalui berbagai langkah konkret di lapangan. Dalam dimensi praksis, kepolisian aktif menangani kebakaran hutan dan lahan, menggelar Jambore Karhutla 2025, serta melakukan penertiban kawasan hutan di Taman Nasional Tesso Nilo.

Langkah-langkah tersebut menunjukkan kehadiran negara dalam menjaga ekosistem sekaligus memastikan stabilitas keamanan wilayah. Upaya ini juga memperkuat peran kepolisian sebagai garda terdepan dalam isu lingkungan.

Green Policing Riau tidak hanya berdampak pada institusi, tetapi juga melahirkan gerakan sosial di masyarakat. PeHR mencatat munculnya berbagai inisiatif baru sebagai efek turunan dari kebijakan ini.

Beberapa di antaranya adalah berdirinya Persatuan Hijau Riau, penetapan Hari Ekosistem Riau, serta dorongan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang lingkungan hidup.

Menurut Hengky, hal ini menjadi bukti bahwa Green Policing mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Green Policing Riau juga memperkuat legitimasi sosial kepolisian di tengah masyarakat. Tingginya partisipasi publik dalam kegiatan berbasis lingkungan menunjukkan adanya kepercayaan yang semakin kuat terhadap institusi Polri.

Selain itu, kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi lingkungan juga semakin solid. Kondisi ini mencerminkan keberhasilan kepemimpinan yang mampu membangun otoritas moral dan dukungan sosial.

Green Policing Riau kini dinilai berpotensi menjadi model nasional dalam pembangunan berkelanjutan. PeHR menilai pendekatan ini dapat menjadi referensi bagi daerah lain dalam mengintegrasikan fungsi keamanan dengan agenda lingkungan.

Momentum satu tahun kepemimpinan Kapolda Riau menjadi bukti bahwa konsep kepolisian yang adaptif dan ekologis bukan sekadar wacana, melainkan sudah teruji dalam praktik nyata.

“Ini bukan hanya tentang satu tahun kepemimpinan, tetapi fondasi perubahan jangka panjang. Green Policing di Riau telah membuktikan dirinya sebagai model transformasi yang berhasil,” tutup Hengky.(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']