Kapolres dan Bripda dari Papua Lakukan Cek Vaksin ke Seberang Laut Tanjung Tiram Batu bara

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Batu bara, Vaksinasi yang di gelar Pemerintah Kabupaten Batu bara untuk para anak sampai saat ini tetap terus dilaksanakan sampai mencapai target yang ditentukan.

Saat ini Kapolres Batu bara AKBP Ikhwan SH.MH didampingi Waka Polres Kompol Rudi Chandra SH.MM, Kapolsek Lahuhan Ruku, AKP Jagani Sijabat SH serta seorang Bintara Bripda Soleman Arumisore, Yang baru baru ini sempat Viral karena menurut masyarakat Batu bara Unik dan sangat Tampan, berasal dari Provinsi Papua Barat ( Manokwari ) melakukan Pengecekan Vaksin anak di Desa Bandar Rahmad Kec. Tanjung Tiram berada di tepi selat Malaka pantai timur Sumatra Utara Kamis ( 20/1/2022 ).

Dengan berbekal Sembako dan Jajanan serta mainan anak rombongan menyeberangi laut di Pesisir pulau yang ada, SD N 15 Bandar Rahmat menjadi target kunjungan Kapolres Untuk mengecek Gelar Vaksinasi yang dilakukan Vaksinator kepada para anak di Desa sebrang laut Tanjung tiram tersebut.

Kapolres Batu bara AKBP. Ikhwan SH.MH mengatakan disini, Kami sengaja melakukan pengecekan langsung kepada Gelar Vaksinasi yang di lakukan SD N Desa Bandar Rahmad ini untuk melihat langsung antusias Vaksin yang di lakukan anak anak SD walau daerahnya harus menyebrangi lautan.

Diri saya sangat Bangga dan mengapresiasi para Vaksinator karena mau berkorban jiwa raga untuk menyelamatkan anak anak Indonesia, Saya membayangkan mereka berangkat dari Pagi buta untuk mencapai daerah Terpencil ini, mengarungi laut dan tidak gentar dengan apa resiko yang mereka hadapi, semua itu hanya 1 tujuan memaksin anak anak masyarakat di Nusantara. Jadi saya patut memberikan Apresiasi baik kepada mereka.

Kami saja yang memiliki fasilitas lengkap harus melakukan perjalanan yang dramatis di mana kapal harus Karam sebelum mencapai lokasinya dan harus perlahan menjalani perjalanan ke Desa Bandar Rahmad tersebut .ungkap Kapolres.

Dalam Amatan Media Rombongan menempuh perjalanan di saat air Pasang Mati dan Sampan terpaksa harus perlahan di karenakan karam di tepi laut pesisir Pantai timur. ( Boim )