DETEKSI.co-Lampung Selatan, Penemuan mayat anak perempuan tanpa identitas di Desa Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, menggemparkan warga pada Jumat (22/5/2026) dini hari. Di dekat jasad korban, polisi menemukan sepucuk surat wasiat yang diduga ditulis oleh orang tua korban dan berisi permintaan memilukan.
Mayat anak perempuan tersebut ditemukan warga yang hendak menunaikan salat subuh. Kondisi jenazah saat ditemukan terbungkus kain putih di lokasi penemuan.
Kapolsek Katibung, Dita Hidayatullah, mengatakan korban diperkirakan berusia sekitar 11 tahun.
“Saat ditemukan, kondisi tubuh korban kurus. Pada bagian pinggang belakang ditemukan luka yang sudah mengalami pembusukan dan keropeng,” kata Iptu Dita Hidayatullah kepada wartawan, Sabtu (23/5/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin perempuan dan memiliki luka di bagian pinggang belakang. Luka tersebut diduga muncul akibat korban terlalu lama berbaring di tempat tidur karena sakit yang dideritanya.
Dokter memperkirakan korban meninggal dunia kurang dari 1×24 jam sebelum ditemukan warga.
Peristiwa ini semakin menyita perhatian setelah polisi menemukan surat wasiat di dekat jenazah. Surat tersebut diduga ditulis oleh orang tua korban yang mengaku tidak mampu memakamkan anaknya secara layak karena kondisi ekonomi yang sulit.
Dalam surat itu, orang tua korban menyampaikan permohonan maaf dan meminta agar jenazah anak mereka dimakamkan dengan baik.
“Assalamualaikum, bagi yang menemui mayat anak saya, ia meninggal karena penyakit diabetes. Kami sebagai orang tua tidak bisa memakamkannya secara layak karena kami baru 3 hari berada di Kota Lampung dan terlunta-lunta tanpa tempat tinggal karena telah ditipu oleh seseorang,” demikian isi surat wasiat yang ditemukan polisi.
Polisi menduga keluarga korban sedang mengalami kesulitan ekonomi dan tidak memiliki tempat tinggal tetap saat berada di Lampung.
Setelah dilakukan proses visum di RS Bhayangkara Polda Lampung, jenazah anak perempuan tersebut dimakamkan pada Jumat sore.
Kapolsek Katibung menyatakan pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan dan berupaya mencari keberadaan orang tua korban untuk mengungkap identitas lengkap anak tersebut.
“Kami masih terus berupaya mencari orang tuanya,” ujar Iptu Dita Hidayatullah.
Kasus penemuan mayat anak perempuan ini kini menjadi perhatian warga setempat dan pihak kepolisian masih mendalami seluruh fakta terkait penyebab serta latar belakang kejadian tersebut. (Red/d)


