Merasa Belum Merdeka, Nakes Asahan Geruduk Kantor Bupati

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Asahan, Diwarnai dengan aksi jahit mulut, ratusan Tenaga Kesehatan Sukarela dari seluruh Puskesmas se-Kabupaten Asahan Gruduk Kantor Bupati Asahan untuk memperjuangkan nasibnya, dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, di Halaman Kantor Bupati Asahan, Selasa (27/09/2022).

Kordinator Aksi Andrian Sulin dalam orasinya menyampaikan aksi damai ini digelar untuk meminta Pemerintah Kabupaten Asahan memperhatikan nasib para nakes yang tidak memiliki gaji/honor, selama mengabdi sebagai pejuang kesehatan di Kabupaten Asahan.

“Kami meminta para pemimpin yang ada di Kabupaten Asahan agar memperhatikan kesejahteraan para Nakes, merek sudah mengabdi cukup lama, ada yg 5, 10, bahkan 15 tahun, tapi tidak pernah menikmati gaji/honor dari APBD,” tegas Andrian.

Lanjut Andrian menceritakan seperti di Kodya Tanjung Balai, Nakes nya berjumlah 550 orang, dan APBD nya sekitar 600 Milyar, tapi bisa menyahuti dan memperhatikan nasib Nakesnya, pertanyaan nya, kenapa daerah termiskin ke 3 di Sumut itu bisa berbuat seperti itu, dibanding Asahan yang APBD nya sekita 1,6 Triliyun dan nakes nya sekitar 255 orang, ada apa dengan Kabupaten Asahan?

“Kita akan terus berjuang, dan melakukan aksi nginap sampai ada keputusan yang menyahuti tuntutan dari kami,” tegas Andrian.

Dikesempatan ini, Wakil Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mendengar tuntutan dari para Nakes Asahan, dan mengajak para Nakes untuk duduk bersama mencari solusi yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Untuk menyahuti tuntutan rekan rekan sekalian, kita harus menyelesaikan pendataan dulu, apakah semua Nakes yang hadir sudah terdaftar di BKD? Kalau belum, tolong di daftarkan sekarang,” imbau Taufik.

Selanjutnya dihadapan para Nakes, Taufik menyatakan akan melakukan Rapat Kordinasi OPD terkait, untuk mencari solusi tuntutan para Nakes, yang sesuai dengan payung hukum dan meminta sebanyak 3 orang perwakilan dari para Nakes untuk mengikuti rapat tersebut.

“Kalau bisa kita sahuti dan selesaikan kenapa tidak, tapi semua harus sesuai dengan aturan hukum, sekarang ini saya akan laksanakan rapat bersama OPD terkait, mohon rekan rekan bersabar, inti nya tuntutan para Nakes kita upayakan dapat terealisasi,” pungkas Taufik sambari bergerak kedalam kantor Bupati Asahan guna melakukan rapat kordinasi.

Amatan wartawan, selain 3 orang perwakilan yang ikut dalam rapat kordinasi, para Nakes masih terlihat duduk duduk di emperan Kantor Bupati menunggu hasil rapat tersebut.(Dek)