
DETEKSI.co-Dairi, Jumlah pasien (siswa-red) yang diduga keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari SMK HKBP dan SMK Arina Sidikalang kabupaten Dairi terus bertambah.
Data pada pukul 13.00 Wib, Rabu (11/2/2026), jumlah siswa SMK Arina yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Sidikalang sebanyak 29 orang, sementara yang dirawat di rumah Sakit Serenapita berjumlah 23 orang.
“Pada pukul ini, (13.00 Wib-red), siswa SMK Arina berjumlah 52 orang, dirawat pada dua Rumah Sakit”, Sebut Asisten Pemerintahan Sekretariat Pemkab Dairi yang juga Sekretaris Satgas MBG, Agel Siregar di kompleks RSUD Sidikalang, Rabu siang.
Agel menyebut, selain siswa SMK Arina, pasien yang berasal dari SMK HKBP Sidikalang yang masih menjalani perawatan berjumlah 76 orang.
Baca berita sebelumnya:Belasan Siswa SMK Arina Sidikalang dilarikan ke RSUD Sidikalang, Diduga Akibat Konsumsi MBG – Deteksi
“Per hari ini, jumlah dari SMK HKBP bertambah 24 orang dari sebelumnya 54 orang yang menjalani rawat inap”, sebutnya.
Jumlah tersebut, tidak termasuk dari pasien yang telah pulang setelah observasi.
Dijelaskan, jumlah pasien yang membludak dan terus bertambah, menyebabkan Rumah Sakit kekurangan tempat tidur, padahal di IGD 2 orang pasien telah ditempatkan dalam 1 tempat tidur dan sebagian terpaksa dirawat diatas kasur yang digelar diatas lantai.
Untuk mengatasi kekurangan dimaksud, Pemkab Dairi kemudian menambah Field Bed dan Matras Ke RSUD Sidikalang.
“50 fielld bed dan 15 matras milik BPBD telah didrop dan dimasukkan ke sejumlah ruang rawat RSUD Sidikalang”, sebut Agel.
Baca berita sebelumnya: Puluhan Siswa SMK HKBP Sidikalang Diduga Keracunan MBG Masih Dirawat di Rumah Sakit – Deteksi
“Semoga jumlah ini tidak bertambah lagi”, harapnya.
Sementara untuk jumlah tenaga medis, Agel Siregar menyebut masih memadai, hal itu berdasarkan konfirmasinya ke petugas RSUD. (NGL)





