Pemko Medan Harap BPD HIPMI Gerakkan Kembali Perekonomian

Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp
Share on telegram

DETEKSI.co – Medan, Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sumut diharapkan dapat mengambil peran besar dalam memulihkan dan membangkitkan kembali perekonomian, terutama di Kota Medan. Sebab, pandemi Covid-19 yang melanda berdampak terhadap semua sendi kehidupan masyarakat, terutama perekonomian.

Harapan ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman di Forum Bisnis Daerah dan Silaturahmi Daerah (Forbisda & Silatda) BPD HIPMI Sumut 2022 di Regale International Convention Center, Jalan H Adam Malik Medan, Jum’at (30/9) sore.

“Forum ini kami harapkan dapat membantu upaya Pemko Medan dalam menggerakkan kembali perekonomian di Kota Medan,” kata Wiriya seraya menyampaikan salam dari Bobby Nasution kepada seluruh tamu yang hadir.

Dalam acara yang mengusung tema “Peran pengusaha Muda Dalam Berkolaborasi Untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional” tersebut, Wiriya menyampaikan, saat ini tidak hanya Indonesia, tapi negara maju lainnya juga tengah mengalami inflasi.

“Menyikapi itu, sesuai arahan Bapak Presiden, Pemko Medan juga telah mengalokasikan penggunaan 2 % Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk menangani dampak yang ditimbulkan dari penyesuaian harga BBM beberapa waktu lalu. Untuk itu, Pemko Medan pun menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak seperti nelayan, jasa ojek online dan becak bermotor serta pelaku UMKM,” imbuhnya.

Terkait itu, sambung Wiriya, Forbisda dan Silatda yang digelar HIPMI Sumut mampu menjadi forum yang melahirkan upaya dalam menggerakkan perekonomian Kota Medan. “Semoga berjalan sukses dan menghasilkan yang terbaik,” harapnya.

Sementara itu, Ketua BPD HIPMI Sumut Ade Jona Prasetyo menyampaikan, HIPMI Sumut akan senantiasa berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menaikkan kelas UMKM, terutama di Kota Medan. “Hadirnya kita adalah untuk membantu pemerintah, karena pertumbuhan ekonomi didorong dari majunya UMKM,” bilang Ade Jona. (Van)