
DETEKSI.co-Labuhanbatu, Menjelang hiruk-pikuk Hari Raya Idul Fitri, Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bergerak cepat. Bukan sekadar seremonial, Bupati Maya secara tegas menginstruksikan penguatan pengendalian inflasi guna memastikan “isi dompet” masyarakat tetap aman menghadapi lonjakan harga musiman.
Langkah strategis ini dibahas tuntas dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Ruang Rapat Bupati, Selasa (03/03).
Bagi Bupati Maya, inflasi bukan sekadar deretan angka statistik di atas kertas. Ia menekankan bahwa fluktuasi harga berdampak langsung pada piring nasi masyarakat.
“Pengendalian inflasi ini menyangkut stabilitas harga, tapi ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat. Saya berharap pertemuan ini melahirkan solusi konkret, bukan hanya diskusi di meja rapat,” tegas Bupati di hadapan para pimpinan OPD.
Kabar baik datang dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia Pematangsiantar, Ahmadi Rahman Muqorobin. Ia mengungkapkan bahwa Labuhanbatu kini tengah berlari kencang menuju digitalisasi penuh.
Data menunjukkan performa digitalisasi daerah ini sangat mengesankan, mulai dari Indeks Elektronifikasi (ETPD): Mencapai 95,5% (Masuk kategori Digital), dan Kanal Digital Pendapatan Daerah: Sudah menyentuh angka 75%.
Bank Indonesia juga mendorong perluasan penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran non-tunai yang lebih transparan dan efisien bagi warga Labuhanbatu.
Acara yang berlangsung hangat ini ditutup dengan diskusi interaktif antar pimpinan OPD dan sesi foto bersama sebagai simbol solidnya komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.(Dn)





