DETEKSI.co-Jakarta, Prabowo Subianto menutup Ramadan 1447 Hijriah dengan suasana hangat bersama keluarga. Presiden Republik Indonesia itu membagikan momen kebersamaan dengan putranya, Didit Hediprasetyo, serta mantan istrinya, Titiek Soeharto, melalui akun Instagram resminya, Jumat (20/3/2026).
Presiden Prabowo Subianto terlihat duduk bersama dalam satu meja makan. Momen tersebut mencerminkan kebersamaan yang sederhana namun penuh makna di penghujung bulan suci. Dalam unggahannya, Presiden menyampaikan rasa syukur karena telah menjalani ibadah Ramadan selama 30 hari dengan baik.
“Alhamdulillah, 30 hari Ramadan telah kita lalui dengan penuh keimanan. Kini kita sambut hari kemenangan dengan hati yang bersih,” tulis Prabowo Subianto.
Ramadan 1447 H menjadi momen refleksi bagi Presiden. Ia berharap kebersamaan serupa dapat kembali terulang di masa mendatang. Harapan tersebut tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Indonesia agar dapat kembali dipertemukan dengan Ramadan berikutnya.
“Semoga kita diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan Ramadan di tahun mendatang. Selamat berkumpul bersama keluarga dan orang-orang tercinta,” lanjutnya.
Idul Fitri 1447 H tahun ini juga akan dirayakan Presiden dengan agenda berbeda. Prabowo Subianto memilih Pulau Sumatra sebagai lokasi perayaan Lebaran. Ia dijadwalkan berangkat ke Medan, Sumatra Utara, untuk mengikuti malam takbiran.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, membenarkan agenda tersebut. Ia menyebut Presiden akan melaksanakan takbiran di Sumatra Utara sebelum melanjutkan perjalanan ke Aceh.
“Iya betul, Pak Presiden akan malam takbiran di Sumatra Utara,” ujar Teddy.
Setelah dari Medan, Presiden akan bertolak ke Aceh untuk melaksanakan salat Idul Fitri 1447 Hijriah. Salat Id tersebut dijadwalkan berlangsung pada pagi hari berikutnya.
“Insyaallah Presiden akan salat Idul Fitri di Aceh besok pagi,” tambahnya.
Momentum ini menunjukkan bagaimana Prabowo Subianto tidak hanya menjalankan agenda kenegaraan, tetapi juga menjaga nilai kebersamaan keluarga dan kedekatan dengan masyarakat di momen penting keagamaan.(Red)


