DETEKSI.co-MESUJI, Plt. Inspektur Kabupaten Mesuji, Najmul Fikri, S.IP., M.IP., CGRE., mendampingi Bupati Mesuji, Hj. Elfianah, S.E., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji, Budiman Jaya, S.STP., M.IP., dalam Rapat Pembahasan Atensi Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) dan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Tahun 2025.
Kegiatan berlangsung Jumat (5/6) di Ruang Bupati Mesuji dan dilaksanakan secara hibrida melalui Zoom Meeting bersama Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil Rapat Koordinasi Pengawasan Peningkatan Integritas Tata Kelola Sistem Pemerintahan Kabupaten Mesuji. Pembahasan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Direktorat Korsup Wilayah II, Untung Wicaksono, didampingi oleh Rusfian (PIC Korsup Wilayah Lampung), Norce Sitanggang (PIC Korsup Wilayah Sumatera Selatan), dan RM Muhammad Daffa (PIC Korsup Wilayah Bangka Belitung).
Fokus utama pertemuan adalah menelaah capaian, tantangan, dan langkah perbaikan terkait instrumen MCSP dan IPKD 2025, dua indikator utama penilaian efektivitas sistem pencegahan korupsi di daerah.
Aspek yang dibahas secara mendalam meliputi tata kelola pengadaan barang dan jasa, pengelolaan anggaran daerah, kualitas pelayanan publik, efektivitas pengawasan internal, serta penguatan sistem pengendalian dan transparansi dalam setiap kebijakan pemerintah.
Ketika dihubungi media ini pada Sabtu(6/6/2026), Plt Inspektur Kabupaten Mesuji, Najmul Fikri, menyampaikan pernyataan resmi terkait komitmen dan langkah tindak lanjut yang akan dijalankan.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam membangun pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Instrumen MCSP dan IPKD bukan sekadar penilaian, melainkan panduan dan alat kendali kita untuk memastikan setiap langkah kebijakan, pengelolaan keuangan, maupun pelayanan publik berjalan sesuai aturan, bebas dari potensi penyimpangan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat, terang Najmul Fikri.
Najmul Fikri menegaskan, pihaknya selaku unsur pengawas internal akan berperan aktif mengawal seluruh rekomendasi hasil pembahasan bersama KPK. Inspektorat Kabupaten Mesuji akan memperkuat sistem pengawasan, memperketat pemantauan di setiap perangkat daerah, serta mendorong budaya kerja yang transparan dan patuh hukum, tegasnya.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal dan memastikan seluruh perangkat daerah melaksanakan perbaikan berkelanjutan sesuai arahan. Penguatan integritas dan pencegahan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama, demi mewujudkan Mesuji yang maju, dipercaya masyarakat, dan memberikan pelayanan terbaik yang berkualitas serta berkeadilan,” tambahnya.
Melalui pertemuan strategis ini, Pemerintah Kabupaten Mesuji semakin mempertegas tekadnya untuk menjadikan tata kelola pemerintahan yang bersih sebagai pondasi utama pembangunan daerah, guna mewujudkan kesejahteraan dan kepercayaan publik yang semakin kuat.
(Yanguji)


