Dalam Rangka World Cleanup Day 2025, Kades Mascospd Lakukan Goro

DETEKSI.co-LAMPUNG, Kepala Desa Simpang Mesuji, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji Lampung, Supardi yang kerap dipanggil Mascospd bersama perangkat desa dan masyarakat melakukan kegiatan Gotong Royong (Goro) di lingkungan masing-masing bahkan fasilitas umum.

Bukan hanya itu, Kades Simpang Mesuji bersama masyarakat juga melakukan kegiatan Goro perbaikan talud yang rusak. Namun diketahui, pembangunan takud tersebut dibangun ketika sebelum beliau menjabat sebagai Kades alias masih Lurah yang lama yaitu almarhum Kaielani.

Kegiatan semua itu merupakan kegiatan dalam rangka World Cleanup Day(WCD) tahun 2025 dan mengusung tema, “Menuju Indonesia Bersih 2029”.

Aksi bersih-bersih atau Goro tersebut menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan setempat.

Kades Simpang Mesuji menjelaskan, kegiatan ini bukan hanya sekedar aksi bersih-bersih, WCD juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan pelestarikan lingkungan hidup.

“World Cleanup Day merupakan sebuah kegiatan global tahunan, dimana bukan hanya membersihkan lingkungan sekitar, tetapi juga kita melaksanakan kegiatan pemilahan sampah, dimana ini merupakan pembiasaan kepada seluruh elemen dari masyarakat Desa Simpang Mesuji agar mampu memilah sampah dari rumah tangga, mana sampah organik anorganik,” terang Mascospd ditengah tengah kegiatan, Jumat (26/9/2025).

Kades Mascospd menegaskan, menjaga kebersihan harus berawal dari rumah tangga. Kalau setiap warga Desa Simpang Mesuji menjaga kebersihan pekaranganya, tidak buang sampah sembarangan pastilah Desa akan selalu terlihat bersih, sehat bahkan nyaman dan bangunan talud terawat serta air sungai pun bersih. Kerja bakti ini wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan, bukan sekadar seremonial, ujarnya.

WCD bukan sekadar agenda internasional, tetapi juga selaras dengan nilai budaya bangsa. Di Desa Simpang Mesuji, Goro bukan sesuatu yang baru. Dalam falsafah dalihan natolu terdapat pesan moral tentang kebersamaan, “melalui Goro kita bisa memperkuat persatuan sekaligus menjaga lingkungan,” paparnya.

Menurutnya, kegiatan Goro adalah warisan leluhur yang releven dengan tantangan modern, termasuk isu lingkungan global. Ia mengajak warga Desa Simpang Mesuji untuk menjadikan kebersihan lingkungan sebagai gaya hidup sehari hari. “Mari kita selalu menjaga lingkungan agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan. Momentum WCD ini harus menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap bumi adalah tanggung jawab bersama,” kata Mascospd.

Gerakan WCD tersebut, sejalan dengan visi Desa Simpang Mesuji hebat, dengan misi yang salah satunya menekankan mewujudkan dukungan sarana dan prasarana (infrastruktur dasar) yang berkualitas dan ramah lingkungan.

Melalui kegiatan itu, salah satu warga Desa Simpang Musuji mengharapkan, “Semoga desa kita ini dapat menjadi bagian dari gerakan global aksi bersih serentak, sekaligus memperkuat edukasi dan semangat positif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.(Yusri)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']