spot_img
spot_img
Beranda MILITER Lahirnya Batik Buana Sekar Kedataon, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang...

Lahirnya Batik Buana Sekar Kedataon, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta

0
114

DETEKSI.co-SURAKARTA, Sosok inspiratif muncul dari keluarga besar TNI AD di lingkungan Kodim 0735/Surakarta. Adalah Cita Putri Karisma Sari, istri dari Peltu I Made KP yang berdinas di Koramil 05/Pasar Kliwon, sukses mengubah hobi dan kecintaannya terhadap alam menjadi lini bisnis batik yang berkarakter bernama Batik Buana Sekar Kedaton, Minggu (8/3/2026).

Perjalanan kreatif ini dimulai pada tahun 2011. Saat itu, Cita masih berstatus sebagai karyawan swasta. Di sela rutinitas pekerjaan yang padat, ia mulai menekuni dunia batik secara otodidak. Baginya, batik bukan sekadar kain bermotif, melainkan warisan budaya yang memiliki jiwa dan filosofi mendalam.

“Awalnya hanya kegemaran sederhana terhadap kain tradisional. Waktu luang setelah bekerja saya manfaatkan untuk belajar teknik cap dan tulis, serta mencoba merancang motif sendiri. Prosesnya tidak mudah, banyak kegagalan dalam pencampuran warna dan desain, namun dari sana saya belajar tentang kesabaran dan konsistensi,” kenang Cita Putri.

Keunikan Batik Buana Sekar Kedaton terletak pada motifnya yang sangat terinspirasi dari alam. Pengalaman pribadi Cita saat mendaki gunung dan menyusuri perbukitan menjadi sumber ide segar. Bentuk dedaunan, bunga liar, hingga siluet pegunungan dituangkan ke dalam desain cap batik yang memiliki ciri khas tersendiri namun tetap memegang teguh nilai tradisi.

Dengan tekad yang kuat, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735/Surakarta ini akhirnya berani merintis usaha secara profesional. Mulai dari pemilihan bahan kain berkualitas hingga pengawasan produksi dilakukan dengan penuh ketelitian dan rasa hormat terhadap budaya bangsa.

“Batik Buana Sekar Kedaton lahir sebagai wujud nyata dari perjuangan dan doa yang panjang. Bagi kami, batik adalah simbol ketekunan dan ekspresi rasa syukur atas keindahan alam Indonesia. Harapan kami, setiap karya yang dihasilkan mampu membawa kebanggaan bagi siapa pun yang mengenakannya,” pungkasnya dengan bangga.

Kisah Cita Putri menjadi bukti bahwa peran sebagai istri prajurit tidak membatasi kreativitas untuk berkarya dan mandiri secara ekonomi, sekaligus menjadi pelopor dalam melestarikan warisan budaya nusantara. (Pendim Surakarta)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini