DETEKSI.co-Jakarta, Prabowo Subianto menjadi pusat perhatian saat menghadiri aksi Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026). Setelah menyampaikan pidato di hadapan ribuan massa, Presiden melakukan aksi spontan yang langsung memicu sorak sorai buruh.
Prabowo Subianto tiba-tiba membuka baju safari yang dikenakannya di atas panggung. Tanpa diduga, baju tersebut kemudian dilempar ke arah massa buruh yang memadati area depan panggung.
Aksi spontan itu terjadi usai Presiden menyapa para peserta aksi. Setelah melempar baju, terlihat ia mengenakan kaus hitam dan tetap melanjutkan interaksi dengan buruh, termasuk menyalami mereka yang berada di barisan depan.
Prabowo Subianto kemudian berjalan turun dari panggung sambil terus menyapa massa. Ia selanjutnya menuju kendaraan dinasnya dan meninggalkan lokasi bersama rombongan.
Di balik momen tersebut, Presiden juga membawa sejumlah pengumuman penting untuk kaum buruh dan nelayan. Dalam pidatonya, ia menyampaikan telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 25 Tahun 2026 tentang ratifikasi Konvensi International Labour Organization (ILO) Nomor 188.
Kebijakan ini ditujukan untuk memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan awak kapal perikanan. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor kelautan dan perikanan.
Selain itu, Prabowo Subianto mengungkapkan rencana besar pembangunan kampung nelayan di seluruh Indonesia. Pada tahun ini, pemerintah akan meresmikan 1.386 kampung nelayan, dan program tersebut akan terus berlanjut setiap tahun.
Target jangka panjangnya, jutaan nelayan akan mendapatkan peningkatan kesejahteraan. Pemerintah juga berencana membangun fasilitas pendukung seperti pabrik es di setiap kampung nelayan serta bantuan kapal untuk menunjang aktivitas melaut.
Kehadiran Presiden dalam peringatan Hari Buruh ini tidak hanya menghadirkan kebijakan, tetapi juga momen kedekatan dengan masyarakat. Aksi spontan melempar baju menjadi simbol interaksi langsung yang jarang terjadi dalam acara resmi kenegaraan. (Red/d)


