DETEKSI.co-Medan, Perguruan Pencak Silat Militer (PSM) Sumatera Utara resmi memperkuat struktur organisasinya hingga tingkat cabang dan ranting. Pengukuhan kepengurusan yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodam I/Bukit Barisan, Kamis (11/6/2026), menjadi langkah strategis dalam memperluas pembinaan atlet sekaligus menjaga kelestarian pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
PSM Sumut kini memiliki kepengurusan yang lebih lengkap dan terstruktur setelah Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PSM Sumatera Utara, Kolonel Inf Batara C. Pangaribuan, S.E., resmi dikukuhkan oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat PSM, Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar, S.I.P., M.M.
Pengukuhan tersebut tidak hanya menandai terbentuknya Pengprov PSM Sumut, tetapi juga terbentuknya kepengurusan tingkat cabang dan ranting di lingkungan Kodam I/Bukit Barisan. Struktur organisasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam pembinaan pesilat secara berjenjang dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan itu, amanat Ketua Umum Pengurus Pusat PSM Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah, S.Sos., M.H., M.Han., yang dibacakan oleh Sekjen PSM Kolonel Inf Mochamad Arief Gumelar, menyampaikan apresiasi kepada Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa atas dukungan penuh terhadap pembentukan kepengurusan PSM hingga ke tingkat bawah.
Dukungan tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pengembangan organisasi, termasuk pembentukan padepokan-padepokan PSM di berbagai wilayah Sumatera Utara. Apresiasi juga diberikan kepada IPSI Sumatera Utara serta berbagai perguruan pencak silat yang telah mendukung kehadiran dan perkembangan PSM.
Pencak Silat Militer sendiri lahir dari gagasan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Kehadiran organisasi ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan pencak silat sebagai identitas budaya Indonesia.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, pencak silat dinilai tidak hanya berfungsi sebagai seni bela diri, tetapi juga sebagai simbol karakter, disiplin, dan jati diri bangsa yang harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Perkembangan PSM semakin mendapat pengakuan setelah organisasi tersebut resmi ditetapkan sebagai salah satu perguruan besar anggota IPSI Pusat dalam Musyawarah Nasional IPSI XVI Tahun 2026 di Jakarta. Status tersebut membuka peluang lebih besar bagi PSM untuk berkontribusi dalam pembinaan atlet serta peningkatan prestasi pencak silat di tingkat nasional maupun internasional.
Acara pengukuhan turut diwarnai dengan demonstrasi kemampuan para pesilat yang menampilkan berbagai teknik bela diri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam memajukan Pencak Silat Militer di Sumatera Utara.
Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina PSM Pengprov Sumatera Utara menegaskan bahwa pengukuhan kepengurusan merupakan langkah penting untuk memastikan proses pembinaan organisasi dan atlet berjalan lebih terarah, sistematis, dan berkesinambungan.
Menurut Pangdam, kehadiran PSM harus mampu menjadi wadah yang tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk generasi muda yang memiliki disiplin tinggi, karakter kuat, serta kecintaan terhadap budaya bangsa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapoksahli Pangdam I/Bukit Barisan, Danrindam I/Bukit Barisan, Danrem 022/Pantai Timur, para pejabat utama Kodam I/Bukit Barisan, Kadispora Sumut, Ketua Umum KONI Sumut beserta jajaran, Ketua Umum IPSI Sumut beserta jajaran, para pimpinan perguruan pencak silat, serta sejumlah tamu undangan lainnya. (Ril)


