DETEKSI.co-Medan, Ancaman megathrust yang berpotensi memicu bencana besar di Indonesia menjadi fokus utama dalam kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira Siswa Pendidikan Reguler (Dikreg) LV Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI Tahun Ajaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung AH Nasution Lantai II Makodam I/Bukit Barisan, Medan, Rabu (10/6/2026).
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa hadir langsung dalam kegiatan yang menjadi bagian dari proses pendidikan strategis para perwira siswa untuk mendalami berbagai isu nasional dan kewilayahan.
Kegiatan diawali dengan sambutan Wakil Komandan Sesko TNI Mayjen TNI Teguh Puji Rahardjo, S.I.P., M.Han yang membacakan amanat Komandan Sesko TNI Marsdya TNI Arif Widianto, S.A.B., M.Tr(Han). Dalam amanat tersebut disampaikan apresiasi kepada Pangdam I/BB beserta jajaran yang telah menerima dan memfasilitasi pelaksanaan KKDN di wilayah Kodam I/Bukit Barisan.
KKDN tahun ini diikuti sebanyak 157 perwira siswa dari berbagai matra dan institusi. Peserta terdiri atas 73 personel TNI Angkatan Darat, 38 personel TNI Angkatan Laut, 27 personel TNI Angkatan Udara, 15 personel Polri, serta lima perwira negara sahabat yang berasal dari Australia, India, Malaysia, Papua Nugini, dan Singapura.
Dalam pelaksanaan pendidikan, Sesko TNI menerapkan metode blended learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Sebanyak 122 peserta mengikuti pendidikan secara langsung, sedangkan 35 peserta lainnya mengikuti kegiatan secara daring.
Untuk mendukung pelaksanaan KKDN, para peserta dibagi ke dalam dua wilayah studi. Sebanyak 60 perwira siswa melaksanakan kajian di Provinsi Sumatera Utara, sementara 62 peserta lainnya melakukan kegiatan serupa di Provinsi Sumatera Barat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung selama sepekan, mulai 8 hingga 12 Juni 2026.
Mengusung tema “Penanganan Ancaman Megathrust dalam Perspektif Kebijakan Nasional, Pertahanan Negara, dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah”, para peserta ditugaskan melakukan pengamatan dan analisis langsung terhadap kondisi wilayah yang memiliki potensi terdampak ancaman megathrust.
Melalui kegiatan tersebut, para perwira siswa diharapkan mampu menghasilkan analisis yang komprehensif serta rekomendasi strategis yang dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah daerah maupun satuan komando kewilayahan dalam meningkatkan mitigasi bencana dan kesiapsiagaan masyarakat.
Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh Perwira Siswa Dikreg LV Sesko TNI yang melaksanakan kegiatan di wilayah Kodam I/BB.
Pangdam juga menyampaikan apresiasi kepada Sesko TNI atas kepercayaan yang diberikan kepada Kodam I/Bukit Barisan sebagai salah satu lokasi pelaksanaan KKDN. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai bencana geologi.
Mayjen TNI Hendy Antariksa menegaskan bahwa ancaman megathrust merupakan salah satu ancaman nonmiliter yang dapat berdampak luas terhadap stabilitas dan ketahanan nasional. Karena itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat dalam membangun sistem mitigasi dan kesiapsiagaan yang efektif.
Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi faktor penting agar upaya pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan darurat saat terjadi bencana dapat berjalan secara terpadu dan optimal.
Pangdam berharap kegiatan KKDN tidak hanya memperluas wawasan strategis para perwira siswa, tetapi juga menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan bermanfaat bagi kepentingan bangsa serta negara dalam menghadapi potensi ancaman bencana di masa mendatang.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembekalan materi dan diskusi interaktif melalui sesi tanya jawab. Acara kemudian ditutup dengan penyerahan cinderamata antara Wadan Sesko TNI dan Pangdam I/BB serta foto bersama seluruh peserta dan pejabat yang hadir.
Turut mendampingi Pangdam I/BB dalam kegiatan tersebut antara lain Kasdam I/BB, Irdam I/BB, Kapoksahli Pangdam I/BB, Asrendam I/BB, serta para Asisten Kasdam I/BB.
Sumber: Pendam I/Bukit Barisan.


