Sedekah Jumat KSJ Sisir Bantaran Sungai Deli, Haru Temukan Warga Dhuafa Bertahan Hidup

DETEKSI.co-Medan, Sedekah Jumat KSJ kembali bergerak membantu masyarakat kurang mampu. Kali ini, Komunitas Sedekah Jumat (KSJ) menelusuri kawasan bantaran Sungai Deli, mulai dari Kecamatan Medan Deli hingga Pekan Labuhan, Kota Belawan, Jumat (24/4/2026).

Sedekah Jumat KSJ dilakukan dengan turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi warga dhuafa yang tinggal di daerah terpencil dan minim perhatian. Tim relawan menyusuri permukiman sederhana di sepanjang aliran sungai dan menemukan sejumlah warga yang hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Koordinator kegiatan, Agus Leo, yang juga dikenal sebagai relawan KSJ serta berprofesi sebagai jurnalis di wilayah Medan Belawan, mengatakan kegiatan ini bertujuan memastikan bantuan tepat sasaran.

Menurutnya, masih banyak warga yang hidup memprihatinkan di bantaran Sungai Deli dan membutuhkan perhatian nyata dari masyarakat maupun pihak terkait.

Salah satu warga yang ditemui adalah Wak Men (65). Ia mengaku sudah lebih dari tiga tahun tinggal di bantaran Sungai Deli. Untuk bertahan hidup, dirinya mencari pasir dan menangkap ikan di sungai dengan penghasilan sekitar Rp60 ribu per hari.

Pendapatan tersebut tidak menentu karena sangat bergantung pada kondisi cuaca dan hasil yang didapat di lapangan. Meski hidup serba kekurangan, Wak Men mengaku tetap bersyukur dan menjalani kehidupan dengan sabar.

Sedekah Jumat KSJ juga menjumpai Pak Siregar (67), warga lain yang tinggal di kawasan sama. Ia menggantungkan hidup dari hasil kebun kecil yang ditanam sendiri di sekitar tempat tinggalnya.

Berbagai tanaman buah seperti pisang, ubi, jambu, hingga matoa menjadi sumber penghasilan keluarganya. Namun hasil panen tidak datang setiap hari sehingga pemasukan keluarga sering kali tidak menentu.

“Saya jual hasil kebun kalau sedang ada buah. Kadang ubi, pisang, jambu, atau matoa. Tapi tidak setiap hari ada yang bisa dijual,” ujar Pak Siregar.

Pak Siregar mengaku sangat terharu saat menerima bantuan dari relawan KSJ. Menurutnya, bantuan itu datang di saat keluarganya sedang tidak memiliki beras untuk dimasak.

“Hari ini saya sangat bahagia. Saat kami tidak punya beras, bantuan datang. Ini anugerah bagi keluarga kami. Semoga menjadi amal kebaikan bagi yang membantu,” katanya dengan mata berkaca-kaca.

Pendiri sekaligus Pembina Utama KSJ, H. Ikhwan Lubis SH MH, menegaskan bahwa seluruh relawan harus turun langsung melihat kondisi masyarakat dhuafa agar bantuan benar-benar diberikan kepada mereka yang membutuhkan.

Ia menilai masih banyak warga miskin yang tinggal di lokasi terisolasi dan luput dari perhatian. Karena itu, KSJ diminta terus hadir secara nyata, bukan hanya sebatas kegiatan seremonial.

“Lihat langsung kondisi masyarakat dhuafa. Cari yang benar-benar layak dibantu. Jangan biarkan mereka lapar. KSJ harus hadir dan membantu secara nyata,” tegas Ikhwan Lubis.

Sedekah Jumat KSJ selama ini dikenal rutin menyasar masyarakat kecil, lansia, pekerja harian, dan warga di daerah pinggiran. Kegiatan sosial tersebut diharapkan terus menjadi jembatan kepedulian bagi warga yang sedang berjuang menghadapi kerasnya kehidupan. (Boim)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER

[wpp post_type='post' limit=5 range='daily' order_by='views']